Laman

Minggu, 06 Mei 2012

Sinopsis Playful Kiss Episode 1

Title : 장난스런 키스 / Jangnanseureon Kiseu / Mischievous Kiss
Chinese Title : 韩版惡作劇之吻
Also known as : Playful Kiss / Naughty Kiss
Genre : Romance, school
Episodes : 16
Broadcast Network : MBC
Broadcast period : 2010-Sep-01 to 2010-Oct-21
Air time : Wednesday & Thursday 21:55

Cast:
Kim Hyun Joong as Baek Seung Jo
Jung So Min as Oh Ha Ni
Lee Tae Sung as Bong Joon Gu
Lee Si Young as Yoon He Ra
Jung Hye Young as Hwang Geum Hee (Seung Jo’s mother)
Oh Kyung Soo as Baek Soo Chang (Seung Jo’s father)
Choi Won Hong as Baek Eun Jo (Seung Jo’s brother)
Kang Nam Gil as Oh Ki Dong (Ha Ni’s father)
Hong Yoon Hwa as Jung Joo Ri (Ha Ni’s friend)
Yoon Seung Ah as Dok Go Min Ah (Ha Ni’s friend)
Jang Ah Young as Hong Jang Mi
Bye Bye Sea as Bong Joon Gu’s followers
Hwang Hyo Eun as Song Kang Yi (Ha Ni’s homeroom teacher)
Song Yong Shik as Song Ji Oh
Moon Hoe Won as Head Teacher Hwang
Choi Sung Gook as Wang Kyung Soo
Yoon Bo Hyun
Abigail Alderete as Chris

Cerita di mulai dari Baek Seung Jo berada ditaman.
Dia mencium harumnya bunga.
Tapi perhatiaannya teralihkan oleh sesosok gadis.
Oh Ha Ni yang tengah tertidur dibawah pohon.
Seung Jo menghampirinya dan mencium bibir Ha Ni.
Saat Ha Ni terbangun dia merasakan sesuatu yang terjadi Ha Ni melihat seekor kuda putih yang mulus dan mengikuti kemanapun kuda itu pergi.
Kuda itu menghilang Ha Ni melihat Seung Jo sedang berdiri di hadapannya.
Seung Jo memajukan wajahnya hendak mencium Ha Ni lagi Ha Ni pun sudah menyorongkan bibirnya namun semua itu hanya mimpi.
Ha Ni terbangun dari tidurnya dan terburu-buru pergi kekelas karena bel berbunyi dan meninggalkan buku gambarnya Ha Ni kembali lagi untuk mengambil bukunya.
Di dalam kelas Ha Ni masih memikirkan mimpinya tadi ibu guru Song Kang Yi menggoda Ha Ni, Oh Ha Ni apa yang sedang kau pikirkan pagi ini? sementara itu Boong Joon Gu memandangi Ha Ni dari belakang guru Song kembali berkata apakah kalian tahu betapa sulitnya menjadi seorang guru senior?
Ha Ni bersama teman-temannya sedang berada di kantin mereka sedang membicarakan mengenai nilai-nilai mereka yang selalu berada di bawah.
Min Ah : pembangunan rumahmu sudah selesaikan? kau tidak akan mengadakan pesta panas dirumah?
Ha Ni : aku belum bisa membereskan semuanya karena ayahku pulang terlambat setiap hari aku juga terlambat sampai rumah.
Joo Ri : berikan pada Bong Joon Gu sja aku lihat tadi dia melihatmu seperti ini dia terus melihatmu seperti ini Ha Ni menepuk bahu Joo Ri dan mereka tertawa bersama.
Ha Ni : dia (Joon Gu) tidak.
Joo Ri : apa yang kau maksud dengan dia tidak? Bong Joon Gu baik seperti itu juga karenamu.
Min Ah bertanya pada Joo Ri apa dia tidak bosan makan itu.
Joo Ri : apa? ini ah kalau anak penjual kaki babi bosan dengan kaki babi lalu siapa yang akan makan? Ha Ni apa kau bosan makan mie sebagai seorang putri pemilik restaurant mie?
Ha Ni menggerakan jarinya pertanda tidak : kau tidak akan pernah bosan makan mie ayahku.
Joo Ri menjawab dengan riang : itu benar miemu benar-benar lezat aku setuju, aku setuju.
Min Ah : aku setuju.
Hong Jang Mi and the gang lewat di depan meja Ha Ni and the gang, Jang Mi menyapa Ha Ni dan Ha Ni membalas sapaannya Joo Ri bingung dengan sapaan Jang Mi karena Jang Mi junior mereka Jang Mi mencoba untuk mengambil minuman ringan dari dalam mesin namun minumannya tidak juga keluar. Ha Ni yang melihatnya merasa ini waktunya dia memamerkan bakatnya di dukung dengan alunan musik dari teman-teman Joon Gu, Ha Ni menurunkan leggingnya dan berjalan menuju mesin minuman dengan yakin dan mantap. Ha Ni mengetuk-ngetuk mesin dan sebelum melakukan gerakan akrobatik, Ha Ni meregangkan ototnya dulu dan Ha Ni menendang dan minuman ringannya keluar Ha Ni sukses bersama membuat Jang Mi Cheming dan dia pun berbalik dengan bangga dan bersorak bersama teman-teman Jang Mi mengambil minumannya.
Jang Mi duduk bersama teman-temannya dan mengucapkan "gomawo" pada Ha Ni. Salah satu teman Jang Mi berkata kalau kak Baek Seung Joo dalam ujian tahun ke 3 berada di puncak lagi.
Joo Ri bertanya pada Ha Ni : apa Baek Seung Jo mendapat nilai penuh lagi? apakah dia manusia?
Ha Ni : dia pasti bukan manusia Joo Ri dan Min Ah memandang Ha Ni dengan aneh.
Ha Ni : dia jin, jin dari hutan Ha Ni mulai mengkhayal lagi Min Ah dan Joo Ri hanya bisa menghela napas melihat sahabatnya itu.
Ha Ni menceritakan mimpinya aku mengikuti kuda putih sampai tiba-tiba kuda putihnya menghilang dan muncul lagi di hadapanku bagaimana mengatakannya ya kecantikan kuda putih itu membuatku ingin mengigitnya.
Min Ah : kau mengigitnya?
Ha Ni : ya itu pertama kalinya aku mengerti perasaan vampir ah apakah waktu pesta perasaan vampir seperti itu juga? karena leher satu-satunya perempuan yang di cintai begitu putih dan begitu indah mereka harus mengigitnya ke dalam.
Joo Ri : ckckc aigoo Ha Ni, Joo Ri menyuapi dagingnya ke mulut Ha Ni.
Para siswi berteriakteriak saat Seung Jo masuk ke kantin mereka terus memanggil kak Seung Jo, kak Seung Jo yang membuat perhatian Ha Ni, Min Ah dan Joo Ri terpecahkan Ha Ni melihat Seung Jo dengan salah tingkah dan jantung berdebar saat Seung Jo lewat di belakangnya. Seung Jo menuju mesin minuman dan memasukan koinnya tapi minumannya tidak juga keluar Jang Mi mendekati Seung Jo, Jang Mi menawarkan minuman kalengnya pada Seung Jo dan berkata kalau dia belum terlalu lama membelinya. Seung Jo tidak memperdulikannya dan menekan tombol mesin namun masih tidak keluar juga Jang Mi tertawa pelan Jang Mi berkata lagi kalau ibunya ingin memberi salam pada ibu Seung Jo, Jang Mi memperkenalkan dirinya pada Seung Jo, Jang Mi mengatakan kalau ibunya dan ibu Seung Jo bersahabat.
Jang Mi menyadari kalau minumannya masih tidak keluar dan dia memanggil Ha Ni.
Jang Mi : kak Ha Ni ini tidak keluar lagi Ha Ni menelan ludah Seung Jo menoleh ke arah Ha Ni, Jang Mi memanggil Ha Ni lagi.
Ha Ni berjalan dengan kaku ke arah mesin dan tidak mau melihat Seung Jo, Ha Ni mengetuk-ngetuk mesin lagi tapi masih tidak keluar juga Ha Ni bersiap menendang dan meregangkan kembali ototnya dengan ragu akhirnya Ha Ni melakukannya dan minuman pun keluar. Seung Jo sedikit terperangah dengan apa yang dilihatnya dan memandang Ha Ni, Ha Ni lemas dan pasrah saja akan imagenya dimata Seung Jo, Jang Mi mengambil minumanya dan memberikannya pada Seung Jo. Seung Jo menerima minumannya dan pergi, Jang Mi masih mengikutinya Joo Ri agak kesal dengan sikap Seung Jo dan dia berteriak-teriak memangil Ha Ni, Ha Ni, Oh Ha Ni Oh Ha Ni.
Seung Jo berbalik dan berjalan mendekat Ha Ni sudah memasang senyum.
Namun Seung Jo malah mengambil koinnya di dalam mesin Seung Jo pun pergi dan Ha Ni terdiam.
Di dalam Kelas Ha Ni, Min Ah dan Joo Ri duduk bersama lagi Joo Ri menyarankan agar Ha Ni mengaku saja pada Seung Jo tentang perasaannya karena mereka akan segera lulus.
Ha Ni : itu benar karena aku belum mengaku padanya dia tidak tahu hatiku itulah sebabnya dia tidak menunjukkannya karena dia malu.
Min Ah menggunakan ponselnya Joo Ri penasaran dengan apa yang dilakukan Min Ah dan bertanya apa yang sedang dilakukannya Min Ah menjawab aku sedang mencari makna 'pemalu'.
Ha Ni : itu benar! aku harus mengaku perasaanku dengan baik tapi bagaimana aku mengakui? harus pengakuan yang meninggalkan kesal mendalam pada dirinya"
Joo Ri menyarankan agar Ha nI menggunakan kostum menyeramkan dan mengaku pada Seung Jo kalau Ha Ni mencintainya Ha Ni berkata kalau ide Joo Ri tidak buruk Joo Ri berkata kkau mengatakan ini tidak buruk apa maksudmu? Min Ah masih berkutat dengan ponselnya kali ini Ha Ni yang bertanya apa yang sedang dicari Min Ah, Min Ah menjawab kalau dia sedang mencari makna 'tidak buruk'.
Ha Ni bertanya pada Min Ah : apakah kau memikirkan sesuatu? kau yang paling baik di sekolah.
Min Ah : ehmm hewan menari saat mereka mengaku.
Ha Ni : menari?
Min Ah : ya ikan, burung, pinguin bahkan lalat rumah juga melakukan ini juga.ketika hewan mengakui cintanya satu sama lain mereka akan menari tarian kawin.
Ha Ni : tarian kawin? Ha Ni mengkhayal lagi.
Ha Ni menari balet dan Seung Jo sebagai penari prianya saat Seung Jo mengulurkan tangannya Ha Ni menolaknya.
Lalu Seung Jo mengangkat tubuh Ha Ni ke atas dan Seung Jo melemparkannya Ha Ni kesal dengan khayalan.
Ha Ni masih dikelas dan sedang merapikan bulu-bulu Jang Mi mendatangi Ha Ni, Jang Mi berkata kalau Ha Ni sudah kelas 3 dan seharusnya belajar Joo Ri datang dan berkata kami tidak belajar Jang Mi menghina suara Joo Ri seakan-akan paru-parunya mau keluar. Jang Mi berkata kalau itu sedikit? Ha Ni bingung apa yang dimaksud Jang Mi kemudian melihat kearah Ha Ni dan memperhatikan sesuatu. Ha Ni mengerti dia melihat payudaranya dan membandingkannya dengan melihat milik Jang Mi, Ha Ni berkata Seung Jo menyukai gadis yang dianugerahi kebaikan juga Jang Mi membalas dengan berkata kalau Ha Ni harus berpikir karena Seung Jo juga laki-laki Jang Mi juga menanyakan kemana kak Joon Gu karena dia model untuk hari ini.
Dilorong sekolah kelima anak muda sedang bergaya ternyata itu Joon Gu and the gang mereka berjalan menuju kelas mereka muncul dengan masing-masing kepalanya dari balik pintu Joon Gu masuk ke dalam kelas dan membawakan Ha Ni koper yang berisi makanan. Joo Ri penasaran dan menorobos untuk melihat isi panci dalam koper itu Joon Gu mngatkan kalau isinya ayam Joon Gu mengambil pancinya dari tangan Joo Ri dan memberikannya pada Ha Ni. Ha Ni bertanya kenapa Joon Gu menyuruhnya untuk memakannya Joon Gu menjawab kalau Ha Ni begitun kurus Jang Mi berkata kalau Joon Gu harus cepat karena dia modelnya hari ini Joon Gu akan bersiap-siap dan menyerahkan supnya pada Ha Ni tapi Joo Ri ingin mengambilnya lagi. Joon Gu dengan sigap menghentikan Joo Ri dan berkata pada Ha Ni kalau dia harus memakannya sendiri Jang Mi mengatur bagaimana Joon Gu harus berpose para siswa mulai menggambar Joon Gu waktu berlalu dan Joon Gu mulai tidak tahan menahan posisinya itu. Tapi Joon Gu ingin bertahan karena Ha Ni sedang menggambarnya dan menatapnya juga ini sakit tapi tidak apa-apa di kertas gambarnya Ha Ni menuliskan kata pengakuan tarian kawin.
Diruang guru, ibu guru Song Kang Yi sedang tertawa menonton video dari layar ponselnya lalu seseorang mengambil ponselnya dan ibu guru Song agak terkejut pria itu adalah wakil kepala sekolah dia datang dan menegur ibu Guru Song dengan menunjukkan grafik semua siswa dan nilai-nilai mereka. Stiker putih mewakili mereka yang lulus ujian dan stiker biru adalah bagi mereka yang gagal tebak siapa yang mendapat stiker yang berwarna biru? ibu Guru Song tidak peduli sampai wakil kepala sekolah mulai memuji Seung Jo yang kebetulan masuke ruang guru untu mengumpulkan buku.
Kembali di kelas seni Joon Gu sekarang bisa berhenti berpose walaupun ia membutuhkan sedikit bantuan dari anak buahnya Jang Mi berjalan kesekitar para siswa dan memeriksa gambar semua orang kemudian ia berhenti di meja Ha Ni ternyata Ha Ni menggambar tubuh Joon Gu dengan wajah Seung Jo!
Setelah sekolah Ha Ni pergi ke restoran mie ayahnya untuk membantu Ha Ni meminta ayahnya menceritakan bagaimana ayahnya mengakui cintanya untuk ibunya dia berkata pada ayahnya bahwa cerita itu bukan untuk dirinya melainkan untuk temannya Joo Ri. Tapi ayahnya tidak cukup bodoh untuk tertipu atau dia cukup bodoh untuk membiarkan apa yang dia tahu ayah menceritakan kisah dramatis tentang bagaimana dia membawa ibunya keluar untuk berputar di mobil jelek dan bertanya apakah kau ingin menciumku atau berkencan denganku? apakah kau ingin berencan denganku atau tinggal bersamaku? apakah kau ingin hidup denganu atau apakah kau hanya ingin mati bersamaku?
Ha Ni mulai berfantasi lagi dalam fantasi kali ini kita melihat Seung Jo berlari dari kejaran geng haus darah ke sebuah gudang tua geng masuk diikuti oleh seluruh anggota termasuk pemimpin mereka : Ha Ni, Ha Ni sekarang bergaya lengkap anggota gang mengelilingi Seung Jo dan Seung Jo melihat peti mati.
Ha Ni mendekati Seung Jo dan menanyakan pertanyaan.
Ha Ni : apakah kau ingin menciumku atau berkencan denganku? apakah kau ingin berkencan denganku atau hidup denganku? apakah kau ingin hidup denganku atau mati?
Dan ternyata Seung Jo memilih masuk ke dalam peti mati.
Untungnya ayah memberi saran yang lebih praktis daripada teman-temannya dan menyarankan Ha Ni untuk membuat surat cinta Ha Ni setuju dan keesokan harinya surat jatuh dari loker Seung Jo saat dia membuka lokernya. Kemudian Seung Jo berjalan di sekitar ruang tunggu tapi tidak menunjukkan tanda apapun pada Ha Ni ini membuat Ha Ni berpikir Seung Jo belum membaca surat itu Joo Ri kembali melakukan aksi yang sama dengan hari kemarin dengan memanggil nama Ha Ni dengan suara keras dan kali ini Min Ah juga ikutan Seung Jo berkata apakah kau Oh Ha Ni? Seung Jo mendekatinya dengan amplop ditangannya.
Ha Ni mulai tersenyum dan mengatakan ia tidak mengharapkan balasan dari Seung Jo, Ha Ni memutuskan untuk membukanya di depan teman-temannya yang sedang berkumpul dan dia membuka surat itu tapi saat dia membacanya senyumnya diwajahnya perlahan tapi pasti memudar.
Jang Mi merebut surat dari tangan Ha Ni dan tertawa ternyata Seung Jo tidak membalas suratnya melainkan Seung Jo memberi penilaian pada surat Ha Ni dan memberinya nilai D-! Jang Mi mulai membaca surat itu dengan keras sampaimenghentikan langkah Joon Gu, Seung Jo berkata pada Ha Ni maaf aku tidak suka gadis bodoh.
Joon Gu meminta Seung Jo untuk meminta maaf dan Seung Jo membalas dengan dingin untuk apa? memperbaiki kesalahannya?
Joon Gu : apakah kau hanya melihat kesalahan? jangan melihat suratnya lihatlah isinya!
Joon Gu marah dan bersiap menyerang Seung Jo.,Joon Gu mengayunkan tangannya tapi Seung Jo berhasil menghindar Joon Gu akan melakukannya lagi tapi terhenti karena wakil kepala sekolah datang dan Wakepsek memerahi Joon Gu sementara Seung Jo yang menjadi anak emas dilepaskan begitu saja. Wakil kepala sekolah bahkan pergi jauh dengan mengatakan bahwa Seung Jo tidak boleh menjadi orang seperti Joon Gu. Seung Jo menunjuk poin grafik dengan jarinya yang menunjukkan setiap siswa dan nilai ujian mereka Ha Ni dan teman-temannya berada diurutan terakhir lalu ia menunjukkan daftar dari 50 siswa yang diberi ruang studi khusus. Seung Jo mengatkan pada Ha Ni untuk kalau Ha Ni hanya membuang-buang waktu daripada memikirkan tentang hal-hal yang lebih penting.
Seung Jo : aku benci gadis yang tidak punya pikiran.
Hati Ha Ni hancur Ha Ni adalah siswa skor terendah dia memilih berlari di sekitar sekolah untuk menghilangkan rasa frustasinya.
Ha Ni lelah dan terhuyung-huyung teman-temannya mendorong dia untuk berhenti tapi dia bersikeras untuk menjalankan dua laps lagi meskipun dia basah oleh keringat dan seragamnya berantakan.
Teman-temannya memberinya tangan dan berjalan bersamanya di lap terakhir peristiwa pertemuan memalukan Ha Ni dengan Seung Jo menyebar ke seluruh sekolah membuat Ha Ni menjadi pusat perhatian yang tidak diinginkan. Saat di kantin semua siswa yang sedang antri makanan juga menggosipkan Ha Ni, Ha Ni yang berada dalam antrian hanya tertunduk saat dia meminta makanan pada ibu kantin, ibu kantin memberinya porsi yang lebih Ha Ni terkejut juga dengan apa yang di dapatkannya.
Ha Ni dan ayahnya menetap dirumah mereka yang baru di perbaiki ayahnya melihat ekspresi wajah murung Ha Ni dan mengerti kalau proses pengakuan anak gadisnya tidak berjalan dengan mulus ayah mencoba untuk ceria dan membongkar sesuatu ayah menemukan sebuah plakat tua yang dibuat saat Ha Ni masih bayi.
Plakat itu berisi cetakan tangan orang tuanya serta tangan dan kaki bayinya.
Joo Ri, Min-Ah, dan Joon Gu datang ke rumah Ha Ni dan mengagumi rumah barunya mereka berjalan berkeliling dan menikmati pemandangan dari jendela lantai atas.
Kemudian mereka duduk untuk makan makanan lezat yang disiapkan ayah sambil makan ayah mendesah karena Ha Ni tidak mengambil kelas memasak Joon Gu mengambil ini sebagai isyarat dari ayah dan memastikan ayah tidak perlu khawatir karena dia yang akan mengurus mereka berdua. Yang lain menertawakan deklarasi Joon Gu dan menggodanya yang membuatnya menangis dalam arti kata sikap yang berlebihan dan memukul kepalanya di dinding yang memicu serangkaian jerit dan bergemuruh.
Berikutnya hal yang kalian semua tahu GEMPA terjadi lantai mulai bergocang semua benda-benda berjatuhan.
Mereka semua bergegas keluar rumah tapi kemudian ayah ingat sesuatu yang penting dan berjalan kembali ke dalam rumah Ha Ni hancur sementara bangunan disekitar rumah Ha Ni masih berdiri kokoh.
Untungnya ayah selamat dan berpelukan dengan Ha Ni, Ha Ni kemudian bertanya kepada ayah mengapa plakat itu begitu penting semua orang bertepuk tangan merasa lega.
Sementara itu berita yang meliputi gempa bumi dan menunjukkan video close-up ayah memeluk putrinya wajahnya muncul di TV dan seorang pria botak memakai jam tangan berteriak Oh Oh Gi! Dong? ayah melihat sekeliling dan melihat bahwa semua rumah lainnya berdiri utuh jadi hanya rumahnya yang ambruk? ayah tampaknya tidak terlalu senang tentang itu.
Seolah-olah semua yang terjadi pada Ha Ni belum cukup buruk sekarang Ha Ni menjadi pusat perhatian yang tidak diinginkan lagi.
Pertama ada wanita aneh yang terus mengambil gambar dirinya dalam perjalanan ke sekolah kedua semua siswa dan menatap berseru ini dia itu dia dan tertawa.
Joon Gu berdiri di depan sekolah dengan megafon atau bahasa kita mah toak sementara krunya memegang tanda-tanda dan membawa sebuah kotak Joon Gu sedang meminta sumbangan!
Joon Gu bermaksud baik tapi dia benar-benar tidak membuat sesuatu menjadi lebih baik Ha Ni mencoba untuk pergi tanpa diketahui namun Joon Gu melihatnyadan menyeret dia masuk dalam acara amal Joon Gu.
Saat itu Seung Jo sedang berjalan dan dihentikan oleh Joon Gu dia menuntut Seung Jo untu menyumbang dan menyalahkan Seung Jo untuk masalah Ha Ni, Seung Jo menunjukkan bahwa bukan dia itu adalah gempa bumi yang menghancurkan rumah Ha Ni dan bukan dia yang menyebabkan gempa bumi.
Joon Gu sempat sedikit emosi tetapi kemudian dengan cepat membalas kalau Seung Jo bertanggung jawab untuk gempa bumi dihatinya dan telah menyakiti Ha Ni, Seung Jo menawarkan untuk berkontribusi ₩ 20.000 ($ 20) dan akan memasukkannya ke dalam kotak.
Ketika Ha Ni muncul dari bali tembo dan berkata pada Seung Jo untuk menyimpan uangnya dan mengatakan ia tidak akan menerima sumbangan itu jika ia adalah seorang pengemis tunawisma.
Tentu saja ini tidak mempengaruhi Seung Jo tapi Ha Ni belum selesai dia meledak marah.
Ha Ni : siapa kau memandang rendah orang-orang seperti itu? aku berani bertaruh denganmu semua anak-anak ini terlihat seperti idiot ya? kau pikir kau mengejek kami? apakah kau benar-benar hebat? jadi kau memiliki IQ tinggi? kau murid yang baik? kau tampan dan tinggi dan Ha Ni melanjutkan aku juga bisa belajar aku hanya tidak mau repot-repot melakukannya Seung Jo mengatakan kepadanya untuk membuktikannya.
Ha Ni tidak bisa menarik perkataannya dan harus membuktikannya pada ujian berikutnya untuk mendapatkan salah satu kursi di ruang studi khusus itu berarti top 50 Seung Jo Jelas tidak percaya padanya Seung Jo setuju untuk menggendong Ha Ni keliling sekolah jika dia berhasil.
Ayah dan Ha Ni berada di dalam van mereka dalam perjalanan menuju rumah seorang sahabat lama ayah yang menawarkan mereka tempat tinggal ayah senang karena akan bertemu kembali dengan sahabatnya yang sudah seperti saudara dari sejak lahir Ha Ni dan ayah menyanyi di dalam mobil.
Ketika mereka tiba di rumah besar milik sahabat ayah, Ha Ni mengagumi rumah besar itu ayah dan sahabatnya melompat-lompat saling berpelukan seperti anak kecil.
Orang botak itu bernama Baek Soo Chang dan istrinya bernama Hwang Geum Hee, Soo Chan berkata kalau Ha Ni jauh lebih cantik dari fotonya Geum Hee mengaku ia sangat ingin tahu mengenai Ha Ni dan ia tidak tahan akhirnya Geum Hee mencari Ha Ni di sekolah. Ha Ni menyadari Geum Hee adalah wanita aneh yang mengambil gambarnya tadi pagi Geum Hee lalu memanggil anaknya untuk membantu membawakan barang bawaan Ha Ni dan ayahnya ke dalam rumah.
Sementara Ha Ni sedang memberesan barang-barang bawaannya si anak muncul di belakangnya dan bertanya apakah ia bisa membantu Ha Ni berpikir itu anak Geum Hee dan dia berkata tidak apa-apa saat Ha Ni berbalik dan mendongak. Dia terperangah tidak percaya dengan apa yang sekarang ada di hadapannya Baek Seung Jo ada di depan Ha Ni.
Ha Ni berusah mengontrol emosinya dan bertanya kau, kau apa yang kau lakukan disini? Seung Jo dengan tenang menjawab aku tinggal disini ini rumahku nonya Baek (Geum Hee) berkata lewat speaker : Seung Jo, Ha Ni ayo masuk ke rumah!
Ha Ni masih tidak percaya kalau dirinya akan tinggal satu atap dengan Seung Jo.

Credit : pelangidrama.net
            koreandrama.org

Tidak ada komentar:

Posting Komentar