Laman

Minggu, 10 Juni 2012

Sinopsis Flower Boy Ramyun Shop Episode 8

Di cafe Cha Sung, Eun Bi dan Jae Ho (mantan pacar Eun Bi ) mereka berbicara mengenai kematian ayah Eun Bi .
Jae Ho : aku mendengar berita ayahmu kenapa kau tidak memberi tahuku?
Eun Bi : bagaimana aku harus memberi tahumu hubungan antara kita bukan kah sudah berakhir.
Jae Ho : hanya karena hubungan kekasih berakhir bukan berarti semua hubungan berakhir bukan? aku bicara seperti ini pikirmu mungkin aku tidak tahu malu.
Sambil bicara Jae Ho meregangkan tubuhnya untuk memamerkan kartu tanda anggota bahwa dia sedang magang di sebuah perusaan terkenal, Eun Bi yang melihat pun langsung terkejut dan kemudian mengucapkan selamat.
Jae Ho kemudian menyanyakan apakah Eun Bi benar memiliki kekasih baru dan hidup bersama membangun toko ramen, Eun Bi hanya menjawab aku kira itu bukan urusanmu.

Di rumah saat mereka sedang menonton televisi, Ba Wool menanyakan sebenarnya Eun Bi dan Chi Soo ada hubungan apa? dan sampai kapan akan melakukan ini? hentikan saja kak bahkan jika ini hanya main-main mohon hentikan kak. Di dunia ini masih banyak pria baik lain kenapa harus Cha Chi Soo orangnya? atau kakak apakah kau sebenarnya memang menyukai Chi Soo? apakah ada perasaan itu? Eun Bi terdesak ingin menjawab Kang Hyuk pun memperhatikannya.
Eun Bi itu sebenarnya belum sempat Eun Bi menjawab suara reporter di televisi memotongnya Eun Bi lega
Ba Wool kemudian melanjutkan kak apakah kau bersikap seperti ini karena mantan pacarmu sebelumnya? Eun Bi langsung sewot dan memukul kepala Ba Wool itu.
Eun Bi menghubungi temannya, Dong Joo menceritakan mengenai perasaan mantannya yang ditunjukkan kepadanya sekarang.
Dong Joo : itu tidak mungkin mengingat dulu telah ia meninggalkanmu mengapa kau masih dapat berpikir seperti itu sunbaenim? oh iya sebaiknya kau jangan pernah mencoba secara pribadi membuka blognya, Eun Bi menjawab ya untuk apa aku membuka blognya!
.Eun Bi membuka blognya untuk melihat profil Jae Ho Ssatus terbarunya “naneun ajik du”
Eun Bi pun berpikir maksud dari status mantannya itu apa aku masih ahhh aku masih apa sebenarnya? apa tidak ada kalimat lagi setelah titik-titik ini? gerutu Eun Bi
Tiba-tiba Kang Hyuk menggagetkannya Eun Bi pun langsung menutupi layar laptopnya, Eun Bi pun protes karena Kang Hyuk masuk tidak mengetuk pintu dahulu Kang Hyuk pun menjawab kalau aku ketuk terlebih dahulu jadinya tidak seru jadi mantan kekasih isteriku ya aku bisa bicara apa Kang Hyuk menghela nafas dan meninggalkan Eun Bi. Eun Bi duduk kembali di depan layar komputernya sambil mendengarkan lagu ia teringat masa lalunya dengan mantannya di restoran itu Eun Bi dan Jae Ho terlihat sedang berkencan.
Mereka duduk berhadapan Eun Bi bertanya menurutmu aku ini apa?
Mie ramen jawab Jae Ho.
Benarkah? tanya Eun Bi, Jae Ho pun menjawab satu makna yang sangat universal, semuanya ada di isi kepalaku ini.
Sederhanya, kau telah menaklukanku.
Di rumah Cha Chi Soo, Cha Chi Soo menyapa sang ayah dengan sangat hangat dan bersemangat.
Ayah Chi Soo berpikir mungkin Chi Soo telah berhasil menaklukkan si hidung bengkok dan kacamata besar a.k.a Eun Bi.
Chi Soo pergi dengan So Yi membeli sebuah ransel ketika sedang mencoba ransel tersebut So Yi memperhatikannya Chi Soo pun bertanya ada apa?
Kau memiliki wajah yang baik Cha Chi Soo apa kau serius bersandiwara dengannya (Eun Bi )? tanya So Yi.
Chi Soo menjawab aku melakukan dengan serius ada apa denganmu ini? kau cemburu?
Aku? kenapa aku harus pedulikan ini? menurutku, aku tidak perlu ada cemburu terhadapnya jawab So Yi.
Eun Bi yang sedang menyapu teras tokonya bergumam bagaimana bisa sampai larut malam memikirkannya? tiba-tiba ponsel Eun Bi berdering Chi Soo meneleponnya, Eun Bi teringat akan perjanjiaanya dengan Chi Soo kalau Chi Soo bersedia pura-pura menjadi kekasihnya maka Eun Bi harus menjawab telepon dan menemuinya, Eun Bi akhirnya menjawab teleponnya.
Chi Soo langsung memarahinya kenapa kau lama sekali menjawab teleponku? kau ingin melanggar kesepakatan ini?
Sambil berjalan Chi Soo melihat wanita cantik yang mengenakan seragan voli tersenyum kepadanya, Eun Bi  lebih tepatnya hanya imajinasi Chi Soo sekarang aku ingin bertemu denganmu cepat datang dengan segera pinta Chi Soo masih di telepon.
Memangnya kau di mana? tanya Eun Bi.
Akhirnya mereka menyadari bahwa mereka hanya beda beberapa meter saja Chi SookKe sini kau ahh poo poo ku kau sudah datang ucap Eun Bi manja kemudian langsung menghampiri Chi Soo dan menggandengnya Chi Soo pun risih aku hanya minta agar kau menemuiku lebih cepat saja. Jangan pernah melakukan hal yang persis seperti ini menggelikan Eun Bi berbisik aku bukan sedang berlatih.
Chi Soo bagaimana bunyi kucing? ujar Eun Bi manja.
Kemudian mereka berbalik badan maka tampaklah mantan pacar Eun Bi di depan mereka, Chi Soo pun langsung merangkul Eun Bi.
Di toko ramen Jae Ho agak protes mengapa Eun Bi jadian dengan laki-laki yang lebih muda darinya dan bagaimana mereka bertemu, Chi Soo pun menjawab jaman sekarang umur tidak jadi masalah asalkan hati sudah cocok aku bingung masih ada saja orang seperti kau.
Meskipun pertemuan kami sangat singkat tapi sangat memprovokasi hari itu di club ia memakai pakaian voli dan langsung menari dengan gaya tahun 80an tarian itu sangat-sangat menyilaukan karang Chi Soo.
Sementara itu Ba wool, Kang Hyuk dan Hyun Woo melihatnya dengan heran Jae Ho pun agak terkejut pertemuan yang sangat singkat, memakai pakaian voli? langsung jalan untuk menari?
Chi Soo : memangnya kau tidak tahu?
Eun Bi menghampiri Chi Soo yang berada di dapur.
Eun Bi : kenapa kau berkata seperti itu?
Chi Soo : memangnya aku salah? kalau menurutmu aku salah ya sudah kita sudahi saja semuanya Eun Bi pun terdiam sesaat mulai besok kau jangan ke sini lagi.
Kau lupa ya dengan semua perjanjian kita? aku masih mengingatnya, Chi Soo tersenyum licik dan langsung meninggalkan Eun Bi.
Kang Hyuk berjalan di depan Eun Bi sambil menari dan menyanyi 80-lines, Eun Bi keheranan sedang apa kau?
Kang Hyuk : ku sedang mencoba menari seperti yang kau lakukan pada saat bertemu Chi Soo ya bagaimana pun aku iri padanya kau kan calon istriku.
Di studio balet saat So Yi sedang latihan balet Ba wool termenung apa yang sedang kau pikirkan kak? apa yang terjadi?
Ba Wool pun memberi tahu So Yi soal Eun Bi dan Chi Soo.
So Yi : soal itu kan hanya pura-pura saja.
Ba Wool : tidakkah kau sedikit khawatir? Cha Chi Soo yang biasanya bersamamu tiba-tiba berjalan dengan wanita lainnya?
So Yi : buatku itu tidak masalah Chi Soo memiliki wajah yang tampan alasan itulah mengapa aku menyukainya.
Ba Wool : lalu aku bagaimana? jika aku juga menemukan wanita lain kau akan membiarkanku?
So Yi : hmmm aku pikir itu tidak akan terjadi.
Ba Wool : ya Chi Soo saja bisa kenapa aku tidak? aku juga punya keberanian seperti itu aaa ini membuatku gila sambil berdiri dan memegang kepalanya.
So Yi pun menghampiri Ba Wool mengatakan bahwa jika dapat diisyaratkan dengan tanganku maka Ba Wool tangan kanannya dan Chi Soo tangan kirinya.
Mengapa? tanya Ba Wool.
Karena tangan kananku tidak mungkin mengkhianatiku jawab So Yi.
Ba Wool berjalan pulang dari studio balet sambil minum yakult di tangan kanan dan kirinya, ia bergumam bahwa ia senang menjadi tangan kanan So Yi kemudian Ba Wool menghabiskan yakult ditangan kirinya (seolah-olah itu Chi Soo ) lalu menginjak dan menendangnya ternyata yakult yang ditendangnya tadi mengenai Jae Ho.
Eun Bi, Dong Joo dan pelatih Seo berkumpul dan minum-minum Dong Jo menanyakan apakah Eun Bi pernah menari dengan menggunakan seragam voli? Eun Bi langsung tersedak dan memuntahkan minumannya.
Eun Bi : kenapa kau bertanya seperti ini? kau kan tahu aku bagaimana.
Dong Joo : bukan begitu di sekolah rumor ini sudah sangat menyebar.
Eun Bi kemudian menceritakan kalau Jae Ho masih menyimpan lagu dan foto mereka di blog pribadinya. Dong Joo pun marah mengapa kau membuka blognya diam diam? apa kau ingin kembali padanya? kau ini masih saja!
Tiba-tiba Eun Bi mendapat sms dari Chi Soo, aku ingin bertemu denganmu sekarang Eun Bi jengkel dan langsung berpamitan dengan pelatih Seo dan Dong Joo dan meninggalkan mereka berdua.
Dong Joo : kakak kau mau kemana? apakah kau pergi menemui pria itu (Jae Ho) pelatih Seo menjawab biarkan saja dia pergi cinta pertama itu sulit dilupakan.
Kalau cinta pertama buruk seperti ini maka harus dilupakan balas Dong Joo.
Chi Soo berdiri di loteng toko ramen dan memandangi bulan.
Tiba-tiba dalam bulan itu muncul wajah Eun Bi ahh jinjjaa kenapa ada wajahnya di bulan Chi Soo pun menelepon Eun Bi.
Eun Bi berjalan sampai bergumam bahwa ia jengkel terhadap Chi Soo lalu di di depannya telah berdiri Jae Ho, aku sudah tahu semuanya, Eun Bi ayo kita mulai lagi dari awal Jae Ho kemudian memeluk Eun Bi.
Chi Soo melihatnya dari atas loteng kau ini kenapa? tanya Eun Bi heran.
Jae Ho : aku tidak bisa melihat kau dipermainkan olehnya, aku tidak bisa melepaskanmu.
Eun Bi : apa kau sudah lupa? bukankah kau lelah bahwa hanya mencintai satu orang? kalimatmu ini selalu membuatku takut.
Jae Ho : karenanya sekarang setiap hari aku menyesal.
Jae Ho kemudian memberikan sesuatu kepada Eun Bi, Chi Soo tertegun melihat adegan yang dilihatnya barusan.
Di kamar Eun Bi membuka barang yang pemberian Jae Ho yang ternyata isinya adalah album foto mereka (saat sedang menjadi kekasih) dan sebuah Mp3 player yang terbungkus kotak perhiasan beserta cincinnya Eun Bi pun mendengarkan mp3 player tersebut. Lalu teringat akan kenangan masa lalunya dengan Jae Ho ketika itu Jae Ho meminta Eun Bi untuk menengoknya saat wamil Eun Bi pun bertanya baiklah tapi kenapa harus aku.
Itu karena Jae Ho langsung mencium Eun Bi.
Saat Eun Bi sedang merenung tiba-tiba ada yang melepaskan headphone dari telinga Eun Bi ternyata Chi Soo yang melepasnya.
Eun Bi : hey apa yang kau lakukan?
Chi Soo : (sambil memasangkan headphone ke telinga kanannya) kenapa kau tidak menjawab teleponku?
Eun Bi : mengapa kau masuk ke kamarku? bagaimanapun juga sekarang kau harus keluar!
Chi Soo : aku bertanya kenapa kau tidak menjawab teleponku? (sambil melempar mp3 tadi).
Kau, Eun Bi langsung memungut mp3 tadi.
Chi Soo : untuk apa kau mengambil benda yang sudah rusak itu? aku kan bertanya kenapa kau tidak menjawab teleponku? apa kau tergoda karena ia memelukmu?
Eun Bi : benar aku memang telah tergoda Chi Soo pun berteriak kenapa kau masih punya perasaan setelah apa yang telah ia lakukan kepadamu? lalu ada apa dengan lagu bodoh ini?
Ini bukan hanya sekedar lagu aku sudah bersama lagu dari umur 20-21-22 6 tahun aku bersama lagu ini aku juga ingin melupakannya tapi ketika aku menyetel lagu ini masa itu dan semua kejadian itu berulang jadi aku harus bagaimana? walaupun aku terus mencoba tapi lagu ini menghentikanku ini bukan hanya sebuah lagu lebih daripada itu apa yang harus aku lakukan dengan itu? Eun Bi berkata sambil berlinang air mata.
Chi Soo pun matanya sudah penuh dengan air mata kemarahan dan berkata tolong jangan menangis kemudian Chi Soo membuang sekali lagi mp3 player tersebut dan pergi meninggalkan Eun Bi, Kang Hyuk terbangun dan mendengarkan pertengkaran mereka.
Eun Bi turun ke toko ramen dilihatnya Kang Hyuk, Eun Bi pun segera berbalik lalu Kang Hyuk memanggilnya dan memasakkan omelete, Kang Hyuk pun berkata kalau ia mendengar pertengkaran antara Eun Bi dan Chi Soo karena hadiah dari Jae Ho.
Kang Hyuk menyetel radio lalu mendengar sebuah lagu yang tidak asing Eun Bi pun sama secara bersamaan mereka berkata.
Kang Hyuk : ini lagu ibuku.
Eun Bi : ini lagu ayahku.
Chi Soo mengendarai mobil pulang sambil mengingat perkataan Eun Bi mengenai lagu tadi sampai di rumah ayah Chi Soo yang sedang berendam sambil mendengarkan radio menawari Chi Soo mandi air hangat dan spa. Chi Soo mengabaikannya kemudian tertegun mendengar lagu di radio tersebut lagu ini ayah Chi Soo : kau masih ingat? ini adalah lagu ibumu, Chi Soo pun akhirnya mengerti perkataan Eun Bi tadi.
Di toko ramen Eun Bi minum soju ditemani Kang Hyuk dan bergerutu ahh aku ini hidup di era yang salah seharunya aku hidup pada dekade 80 an sehingga nanti aku bisa menjadi penulis/pujangga yang terkenal di dunia seperti yang dikatakan Chi Soo.
Kang Hyuk : kau peduli sekali dengan ucapan Chi Soo (jealous)
Eun Bi : bukan begitu itu karena ia memanggilku dengan sebutan ‘poop’ setiap hari.
Kang Hyuk : aahh jeongmal ini membuatku iri padanya.
Malam ini mereka bertiga sedang galau besamaan Chi Soo terus tertegun memandangi tanda pengenal Eun Bi, Kang Hyuk terus minum soju sambil memanangi tulisan Eun Bi kecil di meja Eun Bi memandangi mp3 yang rusak tadi.
Di cafe Cha Sung, Chi Soo menemui Hyun Woo, Hyun Woo menanyakan Chi Soo mengapa ia tidak masuk kelas hari ini apakah ia sakit?
Chi Soo : aniyoo aku kelihatannya baik baik saja.
Hyun Woo : lalu ada apa?
Chi Soo : aku merasa gelisah dan tidak nyaman.
Hyun Woo kurang tanggap dan bertanya apa ada sesuatu yang membasahi/menodai pakaianmu? Chi Soo berkata bukan dipakaian tapi di tempat lain sehingga semuanya berubah menjadi tidak normal.
Chi Soo kemudian tertegun mendengar lagu yang diputar di cafe tersebut Chi Soo pun menyanyakan kepada Hyun Woo apakah ia tahu lirik lagu tersebut Hyun Woo pun heran dan bertanya apa yang terjadi padamu? sebelumnya kau tidak pernah tertarik dengan lirik lagu.
Eun Bi keluar dari supermarket kemudian pergi ke sebuah toko kaset untuk membeli lagu tersebut tiba-tiba ada yang memanggilnya, Eun Bi panggil Jae Ho.,Eun Bi pun heran bagaimana Jae Ho bisa ada di toko ini juga kemudian Jae Ho memasangkan headpone untuk Eun Bi ayo ingat lagu kita kata Jae Ho, Eun Bi pun terhanyut oleh lagu tersebut dan terbayang kenangan bersama Jae Ho dulu.
Setelah sadar dari kenangannya bersama Jae Ho, Eun Bi kemudian mengembalikan cincin yang diberikan oleh Jae Ho kemarin.
Eun Bi : aku tidak bisa menerima cincin yang bertahtakan berlian ini kalau lagu ini mungkin masih bisa kuterima itu karena poo poo aku jadi menganggap masa laluku berharga.
Tiba-tiba Jae Ho dikejutkan oleh kedatangan wanita yang ia panggil kakak, wanita itu kemudian melepaskan headphone Eun Bi apa yang kalian lakukan? siapa perempuan ini? apakah dia menarik? apakah kau melakukan perselingkuhan dengannya? kata wanita tersebut kepada Jae Ho dan melirik tajam ke arah Eun Bi .
Jae Ho : tidak kami akan menikah (Eun Bi pun melihat Jae Ho terkejut)
Kakak : kau tidak berkata akan menikah.
Jae Ho : benar aku sudah satu minggu putus dengan adikmu.
Kakak : satu minggu? ahh itukan ketika aku di club atau aku salah soal waktu? bahkan aku tidak menerima panggilan darimu.
Jae Ho : masalah itu sudah kubilang tidak penting aku tidak akan membahasnya.
Kakak : jadi sekarang kau menyukai wanita seperti ini?
Jae Ho : asal kau tahu saja aku banyak sakit karenanya (mantannya) setiap aku berjalan dengan adikmu walau ia hanya mengenakan jeans jelek saja banyak yang memandanginya sedangkan Eun Bi , walaupun memakai pakai mahal tetap terlihat biasa kau tahu itu sangat tidak nyaman.
Kakak lalu menarik tangan Eun Bi dan mengajaknya keluar Eun Bi mengelak kenapa aku harus mengikutimu?
Kakak : kau dan aku akan membereskan beberapa urusan tapi kemudian tangan kakak tersebut dilepaskan oleh Chi Soo, kakak pun bertanya siapa kau?
Chi Soo : aku? apa aku perlu memberi tahumu siapa aku? aku adalah poo poo kakakku.
Jae Ho : biarkan aku pergi Chi Soo pun langsung meninju wajah Jae Ho, Chi Soo marah-marah karena Jae Ho berkata kalau Eun Bi adalah wanita yang jika memakai pakain bagus pun akan terlihat biasa saja a.k.a wanita jelek dan kau masih berkata apa? bertunangan? kau pikir lucu? apakah kau tahu bagaimana sakit hatinya? Chi Soo kemudian sadar kalau Eun Bi telah pergi ia pun meninggalkan kakak dan Jae Ho.
Chi Soo mencari Eun Bi ke toilet wanita, ia pun membuka satu per satu pintu toilet dan akhirnya menemukan Eun Bi di salah satu toilet tersebut Chi Soo pun menyuruh Eun Bi untuk keluar sambil menarik tangannya.
Eun Bi : aku tidak mau lalu kau mau apa?
Chi Soo : lalu? mau melarikan diri? kau sangat mengesankan saat men-smash bola ayo lakukan itu juga kepadanya tunjukkan kekuatan dan kedisiplinan untuknya.
Eun Bi : saat ini mau tidak mau aku harus mengembalikan cdnya kau ingin aku begitu kan? kau berkata padaku untuk tidak memperhatikannya tapi aku bahagia, bahagia karena ia melihatku sebagai perempuan tapi kali ini aku bukan perempuan, aku bukan pasta tapi ramen, Eun Bi bergetar dan ingin mengangis.
Chi Soo : jangan menangis aku pernah berkata padamu dulu JANGAN MENANGIS tidakkah kau ingat?
Eun Bi pun berusaha tidak menangis Chi Soo melanjutkan jangan lakukan hal ini lagi terhadap laki-laki lain di hadapanku jangan sampai ada tetesan air mata, mereka kemudian saling bertatapan wajah Chi Soo semakin mendekat bahkan hidung mereka sudah bersentuhan namun.
Kang Hyuk datang dan meninju Chi Soo, Eun Bi pun terkejut Kang Hyuk pun mengingatkan Chi Soo, aku juga tahu bahwa hatinya sedang sakit hati meskipun dia ini hot, kau tidak diijinkan melakukannya ini adalah toilet dan itu tidak baik baginya.
Ayo pergi Kang Hyuk menarik tangan Eun Bi dan meninggalkan Chi Soo sendirian di toilet.

Credit : pelangidrama.net

Tidak ada komentar:

Posting Komentar