Laman

Senin, 19 September 2011

Sinopsis City Hunter Episode 9

Yoon Sung yang sedang menyamar sebagai City Hunter terus berusaha menyelamatkan Nana yang hampir jatuh.
Yoon Sung terus berusaha untuk menarik Nana walaupun lukanya mengeluarkan darah dengan sekuat tenaga Yoon Sung berhasil menyelamatkan Nana.
Di lantai dasar Jin Pyo mengamati kejadian itu semua.
Ketika berhasil menyelamatkan Nana, Yoon Sung yang akan segera pergi di tahan oleh Nana tunggu orang yang waktu itu menyelamatkanku dari tembakan waktu itu adalah kau iya kan? tanya Nana tapi Yoon Sung pergi begitu saja dan Nana melihat kepergiannya sambil menahan rasa sakit pada tangannya.
Seo Yong Hak terus berusaha lari dari kejaran Jaksa Young Jo.
Seo Yong Hak berhasil keluar dari gedung ketika Young Jo akan keluar tiba-tiba pintu keluar tidak bisa terbuka Young Jo melihat kepergian Seo Yong Hak dengan marah ternyata yang menekan tombol pintu tersebut agar tidak bisa terbuka adalah anak buah Jin Pyo.
Seo Yong Hak berusaha kabur dengan menodong sebuah mobil menggunakan pistol sebagai ancaman ketika akan berhasil Jin Pyo menahannya dan langsung memukul Seo Yong Hak hingga tidak berdaya menggunakan tongkatnya Jin Pyo segera mengeluarkan pisau yang terdapat dalam tongkatnya.
Seo Yong Hak yang melihat itu ketakutan tiba-tiba Yoon Sung datang dan mencegah Jin Pyo, Shik Joong segera datang menggunakan mobil dan menyuruh Yoon Sung dan Jin Pyo untuk membawa Seo Yong Hak pergi.
Ketika Mobil Yoon Sung yang membawa Seo Yong Hak pergi baru kemudian jaksa Young Jo datang bersama polisi dan sudah kehilangan mereka Young Jo mengikuti perginya mobil Yoon Sung menggunakan pendeteksi lebih cepat perintah Young Jo.
Di suatu tempat Yoon Sung dan Jin Pyo menahan Seo Yong Hak mengapa kau menyelamatkan wanita itu? tanya Jin Pyo kepada Yoon Sung kau seharusnya segera menangkap Seo Yong Hak dan membunuhnya ujar Jin Pyo marah ketua kita harus segera menyelesaikan ini semua dan pergi.
Kita tidak punya banyak waktu ucap anak buah Jin Pyo, Jin Pyo segera mengalihkan perhatiannya kepada Seo Yong Hak dan mengancamnya menggunakan pistol  Jin Pyo mengeluarkan semua isi peluru yang ada di dalam pistol dan sengaja menyisakan satu di dalamnya lalu menembakkan pada Seo Yong Hak tapi tidak berhasil karena tepat pada peluru kosong siapa mereka yang terlibat dalam serangan? tanya Jin Pyo tajam.
Jadi ini semua karena seragan waktu itu ujar Seo Yong Hak kaget sepertinya kau mengharapkan ini dan kau berhak mendapatkannya ujar Jin Pyo sambil menembakkan pistol ke arah Seo Yong Hak tapi tepat pada peluru kosong siapa mereka? tanya Jin Pyo lagi aku benar-benar minta maaf atas kejadian yang lalu dan sepertinya kau kemari untuk melakukan balas dendam ucap Seo Yong Hak memohon baik aku akan bicara tapi tolong bawa aku ke tempat yang aman kemudian aku akan mengatakan semuanya padamu ucap Seo Yong Hak terbata-bata ingin mengkhianati teman sejawat kau benar-benar orang yang brengsek ucap Jin Pyo.
Lalu menembak lagi gagal lagi Seo Yong Hak terkaget-kaget baik aku akan bicara Kim Jong Sik merupakan menteri pendidikan dan juga direkur dari perusahaan Myeong Mun ucap Seo Yong Hak lalu siapa lagi? ujar Jin Pyo.
Polisi sudah berdatangan dan mulai mengepung tempat tersebut Shik Joong segera mengeluarkan gas yang dapat membuat orang tidak sadarkan diri dan segera memakai masker juga Yoon Sung mereka meninggalkan tempat tersebut.
Jaksa Young Jo dan polisi segera masuk ke dalam ruangan tersebut tapi sudah tidak menemukan siapapun Young Jo menemukan chip pelacaknya Young Jo terlihat sangat marah tiba-tiba ada panggilan masuk ke hp Young Jo segeralah ke kantor polisi aku akan mengirim Seo Yong Hak ke sana ucap City Hunter (Yoon Sung).
Apa sebenarnya yang kau ingin lakukan? tanya Young Jo apakah aku harus menaruhnya di gudang ini adalah tugasmu ucap City Hunter lalu memutuskan pembicaraan.
Lalu salah satu karyawan Young Jo menemukan sebuah jaket.
Jaket ini adalah milik salah satu merek terkenal ini pasti mahal ucap karyawan Young Jo, Young Jo segera mengambil jaket tersebut dan mencium baunya segera cek tentang merek jaket dan parfum yang digunakannya perintah Young Jo.
Yoon Sung pergi ke kantor polisi menggunakan ambulan dan segera menurunkan Seo Yong Hak dengan keadaan diikat di atas kasur rumah sakit dengan kalung militer di lehernya lalu ia segera pergi sesaat setelah Yoon Sung pergi Young Jo datang dan mendapati Seo Yong Hak sudah berada di depan kantornya Young Jo terkejut ketika melihat kalung yang digunakan oleh Seo Yong Hak sama persis dengan kalung yang di gunakan Lee Kyung Wan para wartawan segera mengerumuni Seo Yong Hak.
Di kediaman Jin Pyo, Jin Pyo yang baru sadarkan diri bingung ketika melihat dirinya sudah berada di rumahnya tanpa Seo Yong Hak, Jin Pyo marah apakah Yoon Sung yang melakukan ini semua? tanya Jin Pyo marah ya Seo Yong Hak sudah dikirim ke kantor polisi ucap Shik Joong.
Apa yang sebenarnya kau lakukan? teriak Jin Pyo dan memukuli Shik Joong, Yoon Sung meninggalkan mobil ambulan di bawah jembatan di pinggir sungai dan polisi menemukannya di dalam mobil.
Yoon Sung mendapatkan panggilan dari Jin Pyo dalam layar hpnya terlihat Shik Joong yang babak elur dipukuli oleh Jin Pyo, Yoon Sung yang khawatir melihatnya segera menyusul ke rumah Jin Pyo.
Yoon Sung yang akan menemui Jin Pyo dihalangi oleh anak buah Jin Pyo tapi Yoon Sung berhasil menghajarnya babak belur dan segera menghampiri Shik Joong yang babak beluar.
Jin Pyo yang melihat Yoon Sung marah dan akn memukul Yoon Sung tapi Yoon Sung dengan sigap dapat menangkis pukulan Jin Pyo.
Beranimya kau merubah rencana kedalam permainanmu teriak Jin Pyo sambil akan memukul Yoon Sung menggunakan tongkatnya kau memiliki kesempatan yang bagus untuk membunuhnya mengapa kau malah mengirimnya ke jaksa itu teriak Jin Pyo.
Itu karena aku tidak mau membuat aku-aku yang lain ujar Yoon Sung menahan pukulan Jin Pyo dan melemparkan tongkat Jin Pyo.
Jika bukan karena lima orang itu aku akan hidup bersama orang tuaku ujar Yoon Sung aku ingin membunuh mereka berlima lebih dari siapapun tapi darah dibalas darah tidak akan pernah berhenti jika semua ini selesai aku ingin hidup bersama ayah dengan tenang tambah Yoon Sung.
Walaupun aku mati aku akan tetap mengejar mereka dan membunuh mereka apa kau ingin membantahku? jawab aku ujar Jin pyo ya ini adalah balas dendamku ucap Yoon Sung walaupun kau harus bertengkar denganku? tanya Jin Pyo bertengkar? walaupun itu lebih menakutkan jangan sentuh orang yang berharga bagiku karena aku akan melindungi mereka kecuali kau ayah ucap Yoon Sung sambil menghampiri Shik joong dan mengajaknya pergi.
Pengawal wanita yang Yoon Sung selamatkan tadi cari tahu siapa dia perintah Jin Pyo kepada anak buahnya.
Nana berada di rumah sakit seorang penyelidik menanyai Nana tentang City Hunter.
Tapi Nana menjawab tidak tahu dia hanya melihat kedua mata City Hunter yang memiliki double eyelid.
Ketika sedang mengingat mata City Hunter waktu menolongnya Nana teringat mata Yoon Sung yang memiliki kemiripan dengan City Hunter di rumah Shik Joong menemani Yoon Sung yang akan istirahat maafkan aku paman gara-gara aku ujar Yoon Sung jangan ingat itu lagi bagaimanapun ketua adalah manusia biasa dan tidak akan membunuhku tenang Shik Joong.
Shik Joong khawatir tentang luka tembak di bahu Yoon Sung yang bertambah parah tapi Yoon Sung mengabaikannya dan malah khawatir tentang Nana, Yoon Sung akan segera menemui Nana tapi ketika dia berdiri akan pergi Yoon sung pingsan Shik Joong khawatir.
Shik Joong pergi ke klinik milik So Hee untuk meminta tolong kau tahu Lee Yoon Sung kan? tanya Shik Joong masuk ke klinik milik So Hee, Lee Yoon Sung? pastikan So Hee iya benar jawab Shik Joong, Shik Joong segera membawa So Hee ke rumah Yoon Sung untuk memeriksanya apakah ini rumahmu? tanya So Hee pada Yoon Sung ya ini adalah rumahku kau tahu rahasia sekarang itu berarti kau mungkin sekarang dalam bahaya So Hee ucap Yoon Sung aku cukup berterima kasih karena kau telah mempercayaiku apakah terlihat aneh? senyum So Hee.
Karena aku memberikan sedikit anastesi pada bahumu mungkin kau akan merasa sedikit mengantuk ujar So Hee, Shik Joong menghampiri Yoon Sung yang telah beristirahat Yoon Sung segera bangun dan menanyakan tentang keadaan Nana bagaiman Nana? apakah kau sudah mencari tahu tentang keadaannya? tanya Yoon Sung dia pergi ke rumah sakit dan mengalami cedera pada tulangnya cederanya tidak terlalu serius jawab Shik Joong bagus kalau begitu pasti dia sedang ketakutan sekarang ujar Yoon Sung ayo makanlah dulu ujar Shik Joong sepertinya aku harus segera keluar dari rumah Nana ucap Yoon Sung mengapa? tanya Yoon Sung.
Ayah aku tidak tahu apa yang akan dia lakukan pada Nana itu adalah satu-satunya cara untuk aku melindunginya ucap Yoon Sung kau jatuh cinta pada Nana kan? tanya Shik Joong ah aku tidak tahu aku hanya sedikit khawatir jika sesuatu terjadi pada Nana ujar Yoon Sung maafkan aku Yoon Sung jika saja aku tidak memperayakan Nana padamu itu semua tidak akan terjadi ucap Shik Joong.
Lalu sebuah panggilan masuk ke hp Yoon Sung dari Nana, Yoon Sung segera mengangkatnya Lee Yoon sung? ucap Nana ada apa? jawab Yoon Sung dingin dimana kau? tanya Nana aku sedang sibuk sekarang aku tutup ujar Yoon Sung.
Tunggu sebentar apa kau bai-baik saja? tanya Nana tidak jawab Yoon Sung hari ini sesuatu yag besar telah terjadi pasti kau tidak tahu kan? Seo Yong Hak ujar Nana belum selesai lalu Yoon Sung menyela aku sangat sibuk sekarang aku tutup ujar Yoon Sung menutup telponnya.
Shik Joong menemani Yoon Sung yang sedang tertidur.
Di dalam mimipinya Yoon Sung bermimpi kalau dia sedang berusaha menolong Nana tapi tidak berhasil menyelamatkan Nana yang berakhir kematian Nana.
Yoon Sung langsung terbangun Shik Joong yang tertidur di kursi juga bangun ada apa? tanya Shik Joong
Tidak aku tidak bisa seperti ini aku khawatir tentang Nana ucap Yoon Sung, Yoon Sung segera pergi ke rumah Nana.
Di rumah Nana tidak bisa tidur dan memutuskan bangun dan pergi ke atap rumahnya aku merindukannya aku khawatir gumam Nana.
Hey Kim Nana ujar Yoon Sung, Nana kaget melihat kedatangan Yoon Sung kau tahu jam berapa sekarang? ini sudah jam 2 pagi kau juga tidak mengunci pintumu kau berani pergi malam hari karena kau tahu judo? ucap Yoon Sung marah kau pikir aku suka keluar malam-malam begni? aku hanya khawatir dan tidak bisa tidur aku hanya keluar untuk menghirup udara dapatkah kau pulang lebih awal jadi aku tidak khawatir kau membuatku marah dan khawatir jika kau tidak mengangkat teleponku mengapa kau melakukan ini padaku? ujar Nana.
Tiba-tiba Yoon Sung menghampiri Nana dan menciumnya Nana terkejut melihat perlakuan Yoon Sung.
Jangan pergi keluar hanya karena kau khawatir dan tidak bisa tidur kau juga harus mengunci pintunya jangan terlalu yakin karena kau pandai judo walaupun kau suka kimchi tapi jangan terlalu sering memakannya janga hanya merawat Backie kau juga harus merawat dirimu sendiri.
Kopi yang kau buat sangat enak ujar Yoon Sung sambil memeluk Nana, Nana yang mendengar kata-kata Yoon Sung tersenyum apakah kau ingin secangkir kopi? tanya Nana ok berikan aku satu cangkir ujar Yoon Sung.
Nana pergi ke dalam rumah dan segera membuatkan kopi untuk Yoon Sung ketika dia kembali ke atap rumah Yoon Sung sudah pergi.
Nana mencoba untuk menghubungi Yoon Sung tapi hpnya tidak aktif.
Kau sangat cepat pulih sepertinya aku dokter yang baik ucap So Hee.
Paman akan mengantarmu ujar Yoon Sung apa kau ingin mengusirku sebelum memberiki sarapan pagi? oh kau sangat pelit ujar So Hee tersenyum Shik Joong menghampiri Yoon Sung dan So Hee dan mengajak mereka untuk sarapan bersama ada apa dengan Kim Yong Shik? aku mendengarnya semalam kau terus menyebutnya putra Kim Yong Shik yang merupakan lulusan dari universitas terkenal adalah jaksa Kim Young Joo ujar So Hee.
Shik Joong dan Yoon Sung terkejut mendengar perkataan So Hee di kediaman Jin Pyo anak buah Jin Pyo mengatakan kalau jaksa Young Jo adalah putra dari Kim Yong Shik, Jin Pyo marah mengetahui hal tersebut anak buah Jin Pyo mengatakan bahwa hubungan antara Kim Yong Sik dan young Jo tidak baik Jin Pyo mengatakan bahwa bagaimanapun mereka berdua adalah ayah dan anak.
Yoon Sung berada di rumahnya menyesali karena seharusnya dia tahu lebih awal tentang Young Jo, Yoon Sung menganggap bahwa apa yang dilkukan selama ini sia-sia karena memberikan mereka pada Yong Joo sama saja menyodorkan domba ke mulut harimau sebuah panggilan masuk dan panggilan tersebut dari Jiin Pyo, Jin Pyo memberitahu bahwa Kim Jong Sik adalah ayah dari jaksa Kim Young Joo, Jin Pyo mengatakan kalau dia tidak akan kehilangan lagi kecuali Lee Kyung Wan dan Seo Yong Hak yang lainnya akan mati di tangannya Yoon Sung marah mendengar itu semua.
Di kantor pengawal Nana dimarahi habis-habisan oleh kepala pengawal karena kepala pengawal menganggap bahwa kehilangan pistol bagi seorang pengawal adalah suatu kesalahan besar kepala pengawal mengatakan agar Nana pulang dan mengirimkan surat pengunduran dirinya dan menyuruh Nana untuk menunggu kabar selanjutnya.
Shin eun Ah menghampiri Nana yang sedang membereskan barang-barang miliknya Eun marah pada perlakuan kepala pengawal terhadap Nana yang dianggapnya tidak bersalah sama sekali.
Nana yang berjalan pulang dengan membawa kotak barangnya tanpa sengaja berpapasan dengan Yoon Sung.
Lee Yoon Sung panggil Nana tapi Yoon Sung tidak menjawab panggilan Nana dan pergi begitu saja tunggu sebentar tapi Yoon Sung tetap pergi.
Kim Nana apakah kau baik-baik saja? panggil Young Jo dari belakang.
Ya aku baik-baik saja mengapa kau da disini? tanya Nana ada sesuatu yang ingin aku tanyakan padamu pada saat di stasiun tv waktu itu siapa orang yang menyelamatkanmu waktu itu apakah kau ingat? tanya Young Jo.
Ya aku ingat jawab Nana apakah kau tahu orangnya? tanya Young Jo tidak aku hanya melihat matanya saja jawanb Nana apakah kau pikir matanya terlihat familiar? tanya Young Jo lagi aku tidak yakin kenapa? apakah kau menemukan dia sangat familiar? tanya young jo.
Young Jo mengatakan kemungkinannya iya Young Jo mengatakan kalau mereka sedang menunggu hasil tes darah yang sedang diperiksa dilain sisi Yoon Sung melihat Nana dan Young Jo yang sedang berbicara.
Young Joo melihat mainan pororo diantara barang-barang Nana dia pun bertanya punya siapa itu? karena tidak tahu apa-apa Nana pun menjawab itu milik Lee Yoon Sung yang diberikan kepadanya Young Joo pun teringat akan mainan yang sama yang dilihatnya di rumah Jin Pyo tak jauh dari mereka berdua Yoon Sung melihat semuanya dan tahu Young Joo mulai mencurigainya.
Seo Yong Hak dibawa ke kantor kejaksaan untuk memberikan pernyataan masyarakat yang marah melempari dia dengan telur saat akan masuk ke gedung.
Di ruangan Young Joo langsung menginterogasi Soe Yong Hak apa benar anda memberikan suap ke Lee Kyung Hwan? Yong Hak mengiyakan walaupun kau tahu ada masalah dengan perusahaan peawat Mars Inc? Young Joo mengajukan semua pertanyaan yang semakin memberatkan Seo Yong Hak dan semuanya dibenarkan oleh Yong Hak.
Jadi cepatlah ajukan gugatan dan biarkan aku cepat ke penjara yang aman ucap Seo Yong Hak memohon Young Joo tentunya terheran-heran orang yang disebut City Hunter atau apalah tidak akan mengejar aku sampai kesini dan membunuh aku kan? lakukan apa yang kau inginkan aku akan menerimanya.Kemudian staf Young Joo mengabarkan bahwa sudah diketahui siapa penulis surat pernyataan yang memberatkan Young Hak yaitu Lee Kyung Hwan sendiri Seo Young Hak syok dia kesal sekaligus marah.

Young Joo pun bertanya mengenai kalung tentara yang dikalungkan oleh City Hunter kalung yang sama saat Lee Kyung Hwan diserahkan ke kejaksaan apa arti oktober 1983? Young Hak terdiam seribu bahasa para tentara khusus yang ditugaskan kini entah dimana keberadaaannya jika anda punya informasi yang bisa disampaikan jelas Young Joo sedikit mendesak kasus besar yang menewaskan 21 tentara bahkan presiden pun terlibat haruskah aku mengatakan semuanya? batin Yong Hak akhirnya Yong Hak mengatakan tidak mengetahui apapun Seo Yong Hak dibawa kembali kepenjara.
Young Joo frutasi karena apa yang dicarinya mengenai informasi apa yang terjadi 1983 tidak didapatnya dia yakin bahwa kasus antara Lee Kyung Hwan dan Seo Yong Hak memiliki kaitan di masa lalu sedang seluruh informasi tentara militer hanya bisa didapatkan setelah tahun 2030 Young Joo semakin frustasi bagaimana dengan presiden? tanya Young Joo kepada stafnya.
Di lain tempat presiden sedang menghadiri penganugrahan kepada para tentara yang mengalami kecelakaan selama bertugas termasuk adik Go Ki Joon dihadapan presiden.
Adik Ki Joon berpidato bahwa dirinya tidak menyesal kehilangan kakinya akibat ikut militer dan berkat City Hunter mereka hampir saja memilih presiden yang bobrok.
Yoon Sung yang juga hadir tersenyum.
Kita sebagai pemuda harus mampu melindungi bangsa kita dan para politis jangan hanya bisa mengirim mereka ke medan perang namun juga harus bisa melindungi mereka!
Adik Ki Joon berdiri di hadapan lain dan memberikan hormat.
Selesainya upacara presiden sempat memberikan selamat kepada yang lain dan dengan syoknya dia melihat Jin PYo yang berseragam tentara yang memandang presiden dengan penuh kebencian.
Presiden pucat pasi saat dilihatnya lagi Jin Pyo telah pergi.
Young Joo besarta stafnya menghampiri presiden Young Joo memperkanalkan dirinya dari kejaksaan dan presiden pun mengenalinya anak dari Kim Jong Shik.
Saya tahu ini tidak sopan hanya saja aku sudah memikirkannya ucap Young Joo sebagai pembuka menganai apa? sampai 2030 semuanya tidak akan diumumkan ke publik oktober 1983 para tentara khusus yang ditugaskan disuatu tempat saya mohon diijinkan untuk diumumkan informasi mengenai mereka jelas Young Joo oktober 1983? gumam presiden.
Young Joo membenarkan bahwa Lee Kyung Hwan dan Seo Yong Hak pasti berhubungan dengan suatu peristiwa yang terjadi 1983 jika kita tidak membeberkan apa yang terjadi saat itu saya yakin penyelidikan mengenai City Hunter tidak akan menemui jalan presiden pun mengemukakan bahwa tidak mudah member ijin dan dia akan mendiskusikannya dengan pihak yang terkait.
Di luar ruangan Young Joo bertemu dengan Lee Yoon Sung, Young Joo langsung menanyakan apakah Yoon Sung mengenali Steve Lee (Jin PYo) dari USA? Yoon Sung mengegelangkan kepala dia mengaku tidak mengenalinya Yoon Sung pergi meninggalkan Young Joo kecurigaan Young Joo semakin kuat.
Di tempat latihan Blue House seperti biasa Ki Joon dibatai habis-habisan oleh Eun Ah, Ki Joon yang payah dalam bela diri kesal karena tahu Eun Ah tahu hanya ingin melepaskan rasa kekesalannya terhadap kepala.
Pengawal karena memecat Nana, Eun Ah kembali membanting Ki Joon.
Sedang Yoon Sung dilatih oleh kepala pengawal sebagai pengganti Nana.
Yoon Sung yang memang kesal langsung menahan serangan kepala pengawal dan dengan sekali gerakan balasan Yoon Sung mampu membanting kepala pengawal semua yang melihat sungguh terkejut itu yang diajarkan oleh Kim Nana ucap Yoon Sung dan langsung pergi.
Di ruangannya Yoon Sung masih terlihat menyimpan kekesalannya Ki Joon menghampiri Yoon Sung untuk meminjam USB yang berisi data Yoon Sung mengambilnya di laci dan terlihat hadiah dulu yang masih disimpan Yoon Sung untuk Nana.
Ki Joon sempat meledek Yoon Sung namun karena Yoon Sung sedang bad mood Ki Joon langsung menyingkir Yoon Sung pun melihat lagi bingkisan hadiahnya tiba-tiba sebuah panggilan dari Nana awalnya Yoon Sung enggan untuk mengangkatnya.
Diseberang Nana dengan sedikit gugup mengatakan untuk segera pulang Yoon Sung menjawab sibuk Jin PYo yang rupanya bersama Nana langsung mengambil alih pembicaraan apa kau benar-benar sibuk? tanya Jin Pyo sopan.
Yoon Sung syok bukan main saat mendengar suara ayahnya dia langsung melesat ke rumah Nana.
Yoon Sung mengebut untuk cepat sampai ke tempat Nana sungguh hal yang tak terduga sedang Jin Pyo menggunakan kesempatan ini untuk mencari tahu mengani Nana, Jin Pyo pun tahu kalau Nana merupakan pengawal di Blue House Nana gugup mengira Jin Pyo sebagai ayah Yoon Sung dan salah paham akan hubungan mereka apalagi diketahui tinggal bersama.
Kalung itu cocok dengan dirimu ucap Jin Pyo tahu itu kalung milik Yoon Sung aku berada ditempat saat kejadian seorang penembak misterius dan seseorang yang menyelamatan diriku dia menjatuhkan ini jelas Nana apa dia City Hunter?
Yoon Sung datang secara tiba-tiba dan mengagetkan Nana namun Yoon Sung sendiri pucat pasi melihat Jin Pyo bersama Nana, Yoon Sung menelan ludah tidak sanggup berkata apa.
Sedang Jin Pyo hanya melempar senyum Nana kebingungan.
Mereka keluar dari rumah Nana tanpa basa-basi Jin Pyo bertanya apa Yoon Sung mencintai gadis itu? Yoon Sung tertegun tidak sanggah Yoon Sung.
Aku sudah bilang kepadamu untuk tidak jatuh cinta ingat ini baik-baik gadis itu bisa saja mati karena dirimu!
Jin Pyo pergi meninggalkan Yoon Sung.
Nana menghampirinya dan mengatakan kepada Yoon Sung bahwa dirinya sudah menjelaskan kepada ayah Yoon Sung tidak terjadi apa-apa Yoon Sung malah menyuruhnya untuk mencemaskannya ayahku sudah lama berhenti khawatir masalah ini (masalah dengan para wanita bohong Yoon Sung) dan meninggalkan Nana yang terpaku diam.
Di rumah Shik Jong syok bukan main mendengar Jin Pyo datang menemui Nana.
Ya seperti menjatuhkan sebuah bom ucap Yoon Sung lemas aku harus cepat membunuh Kim Jung Sik, Yoon Sung benar-benar harus melindungi Nana, Yoon Sung pun berencana pindah dari rumah Nana, Shik Jong menyalahkan dirinya karena mengenalkan Nana kepada Yoon Sung dulu Yoon Sung langsung bergerak dan melacak keberadaan Kim Jong Sik dan rupanya dia tidak berada di Korea sekarang.
Sebelum kembali ke Korea kita harus menemukan keburukan Kim Jong Sik namun bagaimana jika tidak ada? pikir Yoon Sung ada pasti ada teriak Shik Jong ngotot Yoon Sung heran Shik Jong menyuruh Yoon Sung untuk meminum obatnya dan meninggalkan Yoon Sung.
Sendirian Yoon Sung kembali memikirkan Nana memandang anting Nana yang tertinggal di Yoon Sung dan betapa inginnya Yoon Sung meminta Nana membawakan Yoon sung kopi namun semuanya ditahannya oleh Yoon Sung.
Nana kini bekerja di sebuah cafe Da Ye dan Eun Ah mengunjungi Nana, Da Ye kesal karena Nana telah dipecat begitu juga Eun Ah, Nana senang atas kunjungan mereka.
Yoon Sung mendatangi Soo Hee untuk mengobati lukanya Shik Jong pun disuruh Yoon Sung untuk datang ke rumah Nana dan mengambil barang-barang Yoon Sung, Nana sedang bekerja.
Di kejaksaan staf Young Joo mendapatkan informasi mengenai barang-barang yang ditinggalkan City Hunter barang-barang itu bekum di impor ke Korea terutama parfum yang digunakan oleh City Hunter staf Young Joo pun memberikan daftar pelanggan yang memberli parfum yang limited edition itu Young Joo pun menemukan nama Yoon Sung diantara daftar!
Young Joo pun mengingat kembali Yoon Sung yang bersama dengan kekasih Lee Kyung Hwan saat pertama kali bertemu dengan Young Joo saat Seo Yong Hak bertemu dengan Hudson, Yoon Sung juga berada di hotel yang sama mainan yang sama di rumah Steve Lee dan yang disebut Nana pemberian Yoon Sung sedang Yoon Sung mengaku tidak mengenal Steve Lee (Jin Pyo) malam saat Yong Hak diculik City Hunter tertembak sedang Yoon Sung keesokan harinya terlihat memakai baju dirinya semua kajadian yang berkaitan dengan City Hunter mengarah ke sosok Yoon Sung.
Jadi Soo Hee gumam Young Joo sik menyadari sesuatu.
Soo Hee dikejutkan kedatangan Young Joo yang tiba-tiba kenapa Yoon Sung mengenakan pakaian diriku? tanya Young Joo tanpa basa-basi Soo Hee pura-pura tidak mengerti malam saat Seo Yong Hak terpilih sebagai kandidat Yoon Sung kesini dan kau memberikan pakaianku bukan?
Hari itu hujan dan pakaiannya basah sanggah Soo Hee, Young Sung serta merta tahu kalau Soo Hee berbohong malam itu tidak hujan dan kebiasaan Soo Hee yang selalu membuat lingkarang dengan jarinya di meja saat berbohong.
Soo Hee tidak panik dan tetap tenang bahkan dia pura-pura tidak tahu kalau Yoon Sung terluka saat itu Young Joo dibuat kesal.
Tidak jadi masalah kau tidak mengatakannya aku akan mencarinya sendiri Young Joo keluar dan langsung ke tempat sampah mencari petunjuk jika ada barang City Hunter yang terbuang.
Soo Hee mengamati Young Joo dan Young Joo kesal karena tidak menemukan apa-apa.
Soo Hee kembali kedalam dan menemui Yoon Sung yang bersembunyi Soo Hee seakan tahu tidak boleh meninggalkan jejak dia mengembalikan pakaian Yoon Sung saat tertembak.
Yoon Sung : kenapa kau selalu menolongku?
Soo Hee : (tersenyum) aku hanya kasihan saat melihat anak kecil yang tersesat aku rasa kau kini sedang tersesat Soo Hee mengingatkan Yoon Sung untuk tidak menyetir karena obat yang baru saja diberikan menyebabkan Yoon Sung mengantuk.
Shik Joo sedang memberesi barang-barang Yoon Sung, Shik Joong sedih memikirkan nasib Yoon Sung.
Seumur hidup aku bisa melihat senyummu karena bahagia rumah ini benar-benar bagus untukmu untuk apa rumah yang besar jika hanya berisi eksekusi dan dendam belum selesai bergumam sendiri Shik Jong menjatuhkan beberapa barang saat merapikan milik Yoon Sung tanpa disadari selembar foto milik Yoon Sung terjatuh di bawah meja tanpa dilihat Shik Jong.
Yoon Sung datang dalam keadaan yang tidak fit Shik Joong menyuruhnya untuk meminum obat yang ditemukan di antara barang-barang Yoon Sung sontak dia pun merebutnya dari Shik Joong, Yoon Sung tidak akan meminum obat itu Shik Joong keheranan.
Shik Jong : Nana belum mengenali bahwa dirimu adalah City Hunter bukan?
Yoon Sung : hmm aku rasa dia tidak mengenaliku
Shik Joong lega Yoon Sung menyuruh Shik Joong untuk pergi dahulu karena dia ingin mengucapkan perpisahan.
Nana berbelanja dia tetap saja memikirkan kemungkinan Yoon Sung adalah City Hunter.
Namun diusirrnya jauh-jauh pikiran tersebut Nana kemudian membeli makanan yang mahal.
Sekembalinya kerumah Nana tidak menyangka Yoon Sung berada di rumahnya karena dia tidak melihat mobilnya.
Kau terlihat sangat letih sampai-sampai kau tertidur disini gumam Nana.
Nana kemudian memasakkan untuk Yoon Sung.
Makanan selain kimchi yang selama ini Nana hidangkan untuk Yoon Sung.
Nana pun berusaha membangunkan Yoon Sung tetapi karena pengaruh obat Yoon Sung tidak segera bangun.
Nana mendekatinya pandangan Nana medekat pada wajah Yoon Sung dengan ragu-ragu Nana mengulurkan tanganya ke wajah Yoon Sung.
Dengan menutupi wajah Yoon Sung dengan tangannya Nana syok karena dia menyadari Yoon Sung adalah City Hunter sosok yang yang telah menolongnya Yoon Sung bangun dan kaget melihat Nana, Nana berusaha bersikap biasa-biasa saja namun Yoon Sung merasa ada yang janggal.
Mereka pun makan berdua keduanya membisu Nana pun membuka pembicaraan dia memasakan daging karena Yoon Sung selama ini komplain hanya memakan sayuran saat bersama Nana.
Lupakan kejadiaan saat itu karena kau punya harga diri yang tinggi bersikap sopan karenanya aku mulainya sebagai lelucon itu tidak berarti apa pun Nana bergetar mendengar perkataan Yoon Sung hanya karena kita berciuman dimatamu sekarang berbeda.
Namun bagiku kau itu mudah dan tidak berarti apa pun ucapan Yoon Sung yang sengaja untuk membuat Nana sakit hati dan menjauh dari Yoon Sung, Nana tidak menyangka ucapan dia.
Yoon Sung pun menjelaskan apa yang dipikirkan Nana mengenai dirinya saat pertama kali bertemu memang benar seorang pria yang suka dengan banyak wanita Yoon Sung mengijinkan Nana menempati rumah itu sesuka hati dan meminta Nana untuk bersikap biasa-biasa saja Kim Nana dibuat syok atas ucapan Yoon Sung dan akhirnya Yoon Sung pun pergi meninggalkan rumah Kim Nana tanpa menyentuh makanan yang dibuat khusus oleh Nana, Nana pun menahan tanggis.
Di luar Yoon Sung kenyataannya tak lebih sedih karena harus bersikap kasar kepada Nana yang mulai dicintainnya.
Namun dia harus melakukan itu demi melindungi Nana.
Aku tidak boleh jatuh cinta ini sudah takdirku gumam Yoon Sung pedih.
Yoon Sung teringat akan kebersamaan dengan Nana dan ciuman terakhir yang diberikan kepada Nana, Yoon Sung pun pergi dengan langkah gontai.
Tak jauh beda Kim Nana benar-benar merasa kehilangan Yoon Sung dia masuk ke kamar yang sebelumnnya ditempati Yoon Sung teringat kedekatan dia dengan Yoon Sung yang pada akhirnya Nana tidak bisa menyangkal lagi bahwa dia memang jatuh cinta kepada Yoon Sung.
Yoon Sung pulang dengan tidak semangatnya Shik Jong sedang membenahi barang-barang Yoon Sung dan kemudian dia memberikan sebuah buku yang dikiranya milik Yoon Sung apa kau tahu bahwa Kim Jong Sik salah satu dari 5 orang oleh karena itu kau mengumpulkan barang-barang ini?
Kenapa paman membawa itu? heran Yoon Sung ini ada di atas tumpukan pakaianmu karena itu aku membawanya itu milik Nana.
Yoon Sung mengambil buku tersebut dan kaget saat membukanya.
Yoon Sung pun heran kenapa Nana mengumpulkam artikel mengenai Kim Jong Sik, Shik Joo gugup karena sebenarnya dia tahu alasannya tiba-tiba siaran berita mengabarkan bahwa Lee Kyung Hwan kolaps dan dibawa kerumah sakit Yoon Sung terbelalak saat dilihatnya Jin Pyo juga terekam kamera itu berarti Jin Pyo berada di rumah sakit ayah? dia akan membunuh Lee Kyung wan teriak Yoon Sung yang mengejutkan Shik Jong.
Di kejaksaan Young Joo diberitahu bahwa Lee Kyung ingin memberi pernyataan kepadanya sehubungan dengan kejadian oktober 1983 Young Joo pun segera menuju ke rumah sakit.
Yoon Sung datang ke rumah sakit dan buru-buru masuk menuju Lee Kyung Hwan berada tak disangka dia bertemu dengan Young Joo.
Mereka saling berhadapan dan saling pandang perhatian mereka teralihkan saat mayat polisi dibawa melewati mereka mereka berdua terbelakak tak percaya Young Joo dan Yoon Sung berlari menuju kamar Yong Hak sungguh tak diduga Lee Kyung Hwan sudah tewas.
Yoon Sung terpukul karena perbuatan ayahnya tidak seharusnya polisi yang tidak bersalah juga harus mati Yoon Sung benar-benar tidak bisa memaafkan perbuatan ayahnya.
Yoon Sung mengedarkan padangan dan matanya berpandanng dengan ayahnya Jin Pyo kini Yoon Sung benar-benar akan melawan ayahnya!

Credit : pelangidrama.net

Tidak ada komentar:

Posting Komentar