Laman

Selasa, 20 September 2011

Sinopsis City Hunter Episode 10

Yoon Sung dan Young Joo mendatangi TKP bersamaan dan melihat dua orang polisi yang sudah tewas dan melihat keluarga polisi tersebut menangis Young Joo langsung melihat mayat yang sudah ditutupi kain putih Yoon Sung juga mendengar dua orang yang membicarakan lee kyung wan yang pantas mati karena kejahatannya tapi orang yang satunya mengatakan bahkan dua orang polisi yang tidak bersalahpun ikut mati Yoon Sung nampak sangat terkejut mendengarnya.
Yoon Sung langsung melihat sekelilingnya dan akhirnya melihat Jin Pyo yang memakai pakaian dokter Yoon Sung dan Jin Pyo saling memandang dengan tatapan tajam sebentar kemudian Jin Pyo langsung pergi.
Yoon Sung juga pergi dan dilihat oleh Young Joo kemudian Young Joo memerintahkan anak buahnya untuk mengikuti Yoon Sung, Yoon Sung ternyata pergi ke rumah Jin Pyo.
Young Joo dan anak buah berhasil mengikuti Yoon Sung Yoon Sung yang tidak tahu diikuti tanpa curiga langsung masuk ke rumah Jin Pyo anak buah Young Joo terkejut ternyata Yoon Sung mendatangi runah Jin Pyo ketika sampai didalam Yoon Sung dengan marah berkata kenapa Jin Pyo tega sekali membunuh Jin Pyo mengatakan bahwa begitulah cara Jin Pyo mengatasinya Jin Pyo bahkan membunuh dua orang polisi yang tidak bersalah? jika metode ini yang anda gunakan ini akan menjadi pembalasan darah untuk darah.Jin Pyo lalu mengatakan setiap hari telingaku mendengar tangisan dari 20 orang yang mati di Laut Nampo dan aku tidak pernah tidur dengan nyenyak selama 28 tahun terakhir hanya ada satu alasan aku hidup dipantai yang dingin pasukanku meninggal ditangan ditangan militer kita sendiri mereka menderita rasa sakit, depresi, kemarahan dan penghiatan semua itu harus dibayar mahal dan pantas untuk mati.Lalu Yoon Sung bertanya ini pembalasan untuk siapa? aku tiba-tiba kuatir apakah ini untuk pasukan yang dikhianati oleh negara sendiri atau untuk diri sendiri karena perasaan bersalah karena satu-satunya yang bias selamat? apakah anda masih belum mengerti? polisi yang anda bunuh sekarang ini mereka punya keluarga juga ini bukan sudah bukan balas dendam lagi tapi ini murni pembunuhan.
Dengan mengepalkan tangannya ditongkat Jin Pyo mengatakan kepada Yoon Sung jika kau tetap melawan aku maka kemungkinan kamu akan mati ditanganku Yoon Sung aku tidak akan bersembunyi karena akulah satu-satunya yang bias menghentikanmu.Aku akan mengorbankan hidupku untuk menghentikanmu setelah mengatakan semuanya Yoon Sung lansung meninggalkan Jin Pyo, Jin Pyo memandang kepergian Yoon Sung dengan tatapan yang sangat marah.
Sampai diluar ternyata Young Joo sudah menanti Yoon Sung, Yoon Sung pun bertanya kenapa Young Joo mengikutinya Young Joo pun mengatakan kenapa Yoon Sung bias di rumah Jin Pyo padahal Yoon Sung pernah mengatakan kalau Yoon Sung tidak mengenal Jin Pyo.
Yoon Sung mengatakan kalu Yoon Sung benar-benar tidak tahu Jin Pyo dan baru tahu setelah ada cara alumni dan berniat untuk berinvestasi tapi Young Joo masih belum percaya dan tidak perduli apa yang dikatakan Yoon Sung, Young Joo tetap mencurigai Yoon Sung sebagai City Hunter.
Besoknya dikantor Young Joo mendapat berita bahwa alibi Yoon Sung memang terbukti benar dan sudah mengkonfirmasi semuanya tetapi hanya ketika Seo Yon Hak diserang Yoon Sung tidak punya alibi.Akhirnya Young Joo mendapatkan solusi yaitu dengan mengetes DNA maka dari itu harus mendapatka sampel darah atau rambut dari Yoon Sung, Shik Jong sangat terkejut ketika mendengar kalau Jin Pyo telah membunuh dua orang polisi yang tidak bersalah Yoon Sung menjelaskan kalau Jin Pyo sekarang seperti kereta api yang remnya gagal dan ketika nama Kim Jong Shik muncul maka Jin Pyo pasti akan membunuhnya juga kereta api hanya akan bisa berhenti jika ada sesuatu yang menabraknya dan Yoon Sunglah satu-satunya yang bisa menabraknya dan bahkan Yoon Sung sudah siap untuk mati.Mendengar Yoon Sung mengatakan itu semua Shik Jong sangat khwatir dan menyarankan untuk berhenti dan pergi ketempat yang nyaman saja tapi tentu saja Yoon Sung menolaknya dan mengatakan karena Jin Pyo banyak orang akan mendapatkan penderitaan.Shik Jong pun mengerti tapi ternyata selain Jin Pyo masalahnya adalah Young Joo sekarang telah mencurigai Yoon Sung dan telah menyelidiki semua tentang Yoon Sung bahkan sampel darah Yoon Sung pun telah disimpan oleh Young Joo mendengar itu Shik Jong sangat geram karena seharusnya Young Joo berterima kasih karena yang menangkap semua penjahat adalah Yoon Sung dan Shik Jong melarang Yoon Sung untuk mendonorkan darahnya untuk menjaga sesuatu hal terjadi.Ketika sedang mencuci dirumahnya Nana melihat berita yang menayangkan tentang kematian Lee Kyeong Wan, Nana langsung menghentikan mencucinya dan memperhatikan berita dengan seksama setelah berita selesai Nana mengepalkan tangannya dan menggeleng memikirkan sesuatu.
Nana masuk ke kamar yang dulu ditempati Yoon Sung dan berfikir bahwa Yoon Sung bukan yang pembunuhnya tiba-tiba Nana melihat sebuah foto dilantai dan langsung terkejut melihat di foto tersebut adalah bibi yang berjualan Nana pun akhirnya menyadari kalau bibi tersebut adalah ibu Yoon Sung.
Yoong Sung memperhatikan data tentang siswa-siswa yang putus sekolah karena kekurangan anggaran sebesar 10 juta won namun dana yang diberikan ke universitas sebenarnya adalah sebesar 5 miliar won.Yoon Sung pun bingung mnegapa mereka menyimpan uang sebanyak itu tiba-tiba Shik Jong datang dan mengambil vitamin yang ada di meja Yoon Sung tentu saja Yoon Sung tidak memperbolehkan Shik Jong memakannya dan akan membelikan bahkan 100 botol untuk Shik Jong tapi tidak boleh menyentuh vitaminnya Yoon Sung akhirnya Shik Jong mengerti mengapa Yoon Sung tidak mau memberikannya karena vitamin itu pemberian dari Nana.
Ibu Yoon Sung mengecek kesehatannya di rumah sakit ternyata ibu Yoon Sung menderita penyakit leukemia dokter pun menyuruh ibu Yoon Sung untuk opname agar bias mendapatkan perawatan untuk anti kanker dan harus cepat mendapatkan donor ibu Yoon Sung secara tidak langsung menolak dengan mengatakan akan membereskan barang-barang dagangnya dan akan kembali segera.Sesampai dirumahnya ibu Yoon Sung langsung duduk dengan lemah dan memikirkan tentang penyakitnya kemudian membuka laci dan menemukan sebuah bungkusan kecil yang ternyata isinya adalah baju ketika Yoon Sung masih bayi dengan menangis ibu Yoon Sung mengatakan bahwa ibu Yoon Sung hidup hanya untuk bisa melihat Yoon Sung lagi.
Ibu Yoon Sung mendekap erat baju Yoon Sung akankah aku bisa melihatmu untuk terakhir kali dalam hidupku? dan ibu Yoon Sung pun menangis terisak tertidur dengan terus mendekap erat baju Yoon Sung aku sangat merindukanmu anakku sangat merindukanmu.
Yoon Sung menunjungi cafe tempat Nana bekerja Yoon Sung meyakinkan dirinya bahwa kalau bukan karena Kim Jung Shik maka Yoon Sung tidak datang ke tempat Nana, Nana terkejut melihat Yoon Sung dan Yoon Sung langsung memesan kopi dan mengatakan kepada Nana bahwa Yoon Sung ingin berbicara dengan Nana karena terlalu lama antrian dibelakang Yoon Sung menegur Yoon Sung dengan menepuk pundaknya.Na Na terkejut melihat pengantri dibelakang Yoon Sung yang menepuk pundak Yoon Sung dan mengatakan untuk hati-hati.
Akhirnya Yoon Sung dan Nana bicara berdua Yoon Sung menyerahkan buku yang berisi kliping tentang Kim Jung Sik kepada Nana dan menanyakan siapa yang ada di buku kliping Nana, Nana pun memberitahu bahwa orang yang ada di kliping tersebut adalah orang yang terkait dengan kecelakaan orang tua Nana.
Nana juga menjelaskan bahwa Nana mengumpulkan semua ini agar suatu hari nanti bisa dilakukan investigasi ulang walaupun kesempatannya kecil.Nana ingin agar mendapatkan keadilan karena yang seharusnya ayahnya jadi korban tetapi malah dalam sekejap berbalik menjadi tersangka dalam sehari dan hanya ada satu saksi mata di kejadian tersebut yang bernama Bi Man Deok.
Nana memberitahu Yoon Sung bahwa Nana pernah bertemu dengan Bi Man Deok disebuah karaoke ketika foto Dae Hye diambil Yoon Sung pun terkejut mendengar kata karaoke dan menanyakan cirri-ciri orang tersebut.Setelah Nana menyebutkan cirri-cirinya Yoon Sung sadar yang dimaksud Nana adalah Shik Joong.
Nana berharap agar bisa menemukan shik Jong agar bisa memberikan hukuman yang setimpal kepada Kim Jung Shik dan berharap Kim Jung Sik mati dan berharap City Hunterlah yang menagkapnya Nana juga menanyakan pendapat Yoon Sung bahwa City Hunter bukanlah orang yang akan membunuh orang dan Nana percaya itu.Yoon Sung pun mengatakan jika Nana percaya maka tetaplah percaya ketika akan pergi Nana menyuruh Yoon Sung untuk menunggu sebentar tapi ketika Nana kembali Yoon Sung sudah pergi.
Sampai dirumahnya Yoon Sung tanpa basa basi langsung menanyakan apakah Bi Man Deok itu adalah Shik Jong, Shik Joong terkejut mendengarnya.Yoon Sung jelaskan apa yang terjadi kenapa paman selalu menyuruhku untuk menjaga Nana? katakana padaku secepatnya!
Shik Joong akhirnya menceritakan kejadian sebenarnya ketika akan pulang dari acara temannya Shik Joong melihat seseorang menyetir mobil dengan ugal-ugalan dan terjadilah kecelakaan dengan cepat dan menabrak sebuah mobil yang berlawanan arah sehinggan mobil yang ditabrak itu jatuh berguling-gulingan dan menyebabkan salah satu penumpangnya meninggal yaitu ibunya Nana sedangkan ayah Nana koma sampai sekarang.
Orang tua Nana tergeletak tak bergerak Shik Jong menyaksikan semuanya sedang Kim Jong Shik hanya terluka ringan Nana histeris melihat orang tuanya dia pun menanggis meraung-raung melihat ibunya penuh darah masih menggenggam sabuk hitam Nana.Ibu, ibu apa yang harus aku lakukan tanpamu? ibu jangan tinggalkan aku teriak Nana dan semakin histeris saat melihat tubuh ayahnya di bawa.

Sedang tak jauh Kim Shik Joong sedang memberikan keterangan Nana memandang Kim Joong Sik lalu beralih ke Shik Joong, Shik Joong memasuki ruangan yang asing yang ternyata terdapat Kim Jong Sik.
Jong Sik : apa kau saksi itu? aku akan langsung saja kau harus merubah kesaksiaanmu
Shik Joong : tapi aku melihat sendiri kau mengendari mobil lalu menabrak dan membunuh orang itu bagaimana mungkin aku merubah kesaksianku?
Jong Sik : kau sedang masa percobaan hukuman terkait judi bukan? bagaimana bila hari itu aku mengatakan kau berada di kasino bagaimana?
Shik Joong tidak mengerti apa yang dimaksud dengan Kim Jong Sik, Shik Joong yang waktu itu baru saja menghadari upacara kematian dan menjadi saksi kecelakaan aku punya kekuasaan untuk merubahnya menjadi kasino Shik Joong tertegun karena dengan begitu dia dengan mudahnya bisa dijebloskan kepenjara karena Kim Jong Sik mampu saja sebagai orang yang punya kekuasaan.Dia akan memberikan kompensasi jika Shik Joong mau merubah kesaksiannya Shik Joong tidak berdaya
=Flasback End=

Aku benar-benar bodoh bukan? setiap aku memikirkan Nana hidupku tidak berarti sesal Shik Joong kepada Yoon Sung kini Shik Joong lega dapat memberi tahu kenyataannya kepada Yoon Sung dan mengenai Kim Jong Sik dia akan membantu sebaik mungkin untuk Yoon Sung.Setelah membantmu aku akan menerima apapun hukuman yang pantas untuku Shik Joong meneteskan air mata benar-benar menyesali perbuatannya jadi Kom Jong Sik orang yang seperti itu pikir Yoon Sung.
Akhirnya Kim Nana tidak jadi dikeluarkan sebagai salah satu pengawal mengingat kemampuan dia yang bagus bukan main senangnya Kim Nana saat mendengar langsung dari kepala pengawal namun dia hanya diperbolehkan mengawal putrid presiden Da Hye.Eun Ah yang mendengarnya juga ikut senang Nana pun berniat mentraktir Eun Ah memakan ddeokbokki tentu saja mereka berfikir ulang untuk memecat Nana karena Nana memegang sabuk judo tingkat hitam.

Waktu latihan Ki Joon memberi selamat karena Nana bisa kembali Nana pun menyatakan berterima kasih kepada seseorang sambil memegang kalung pelurunya di depan Yoon Sung waktunya latihan Ki Joo langsung berkata kepada Eun Ah bahwa latihan hanya di jadikan ajang pelepasan stress untuknya.
Eun Ah tersinggung maka dibantingnya Ki Joon dengan keras!
Sedang Nana seperti biasa mengajari Yoon Sung namun kali ini berbeda.
Nana ragu untuk melakukan gerakan bantingan karena jika kecurigaan Nana benar jikalau Yoon Sung adalah City Hunter maka bahu dia masih terluka karena tembakannya.Yoon Sung heran karena keraguan Nana akhirnya Yoon Sung membanting Nana dan dengan dingin Yoon Sung pergi meninggalkan Nana.
Nana menghampiri Yoon Sung sedang duduk di taman dengan memberikan kopi kesukaan Yoon Sung, Nana tetap berusaha bersikap hangat.
Yoon Sung hanya terdiam cuek tidak menyerah Nana pun memberi tahu rahasia kopinya yang enak saat dia memperlihatkan kopinya Yoon Sung menyentaknya dan kopinya tumpah apa ini yang namanya menyapa? apa kau tidak punya harga diri? kenapa kau seperti ini? teriak Yoon Sung.
Karena aku menyukaimu jujur Nana Yoon Sung terhenyak walaupun kau orang yang aneh dan berkata kasar tapi aku menyukaimu.
Sudah aku bilang kepadamu lupakan semuanya hari itu aku menciumu karena atmosfer jangan berpaling kepadaku karena ciuman bentak Yoon Sung, Yoon Sung berusaha keras untuk menolak Nana dengan berbagai alasan termasuk Nana bukan tipenya.

Nana tidak begitu saja menerimanya kau juga bukan tipeku tapi aku menyukaimu aku hanya ingin melihatmu Nana tidak ingin menahannya lagi apa kau sudah gila? aku benar-benar kacau saat ini tapi aku sudah putuskan untuk menghadapi perasaanku Nana seakan menahan tanggis karena sikap Yoon Sung aku akan berpura-pura tidak mengenalmu mulai sekarang aku sudah tidak tahan Yoon Sung pergi begitu saja meninggalkan Nana dengan segala perasaannya.
Tanggis Nana tertahankan kau sudah melakukan yang terbaik Kim Nana hal bagus karena menyukai seseorang gumam Nana sambil memukul-mukul kepalanya sendiri.Yoon Sung kembali ke ruangannya dengan masih memikirkan perkataan Nana sebelumnnya Yoon Sung sepertinya tidak menyangka akan pengakuan Nana, Yoon Sung membuka lacinya dan melihat hadiah yang seharusnya diberika kepada Nana, Yoon Sung mendesah.
Melihat Yoon Sung bermuram durja Ki Joon mendekatinya dan dikiranya Yoon Sung baru saja putus dari pacarnya sudah biasanya bertengkar dengan pacarmu lalu kemabli lagi kencan lagi ini hanya permainan tarik ulur saja kata Ki Joon dan berniat memberikan saran-sarannya Yoon Sung semakin kesal dibuatnya dan memasang muka angker Ki Joon menciut dan kembali kemejanya Yoon Sung kembali bergumam sigh.

Da Hye mengajak jalan di sebuah kampus Yoon Sung karena sebagai tutornya dan Nana, Da Hye benar-benar senang dapat menggandeng Yoon Sung, Da Hye berjanji akan belajar keras Yoon Sung sempat di buat kesal karena Da Hye menyuruhnya hanya melihat dia bukan gadis lain yang berseliweran di kampus.
Langkah mereka terhenti saat melihat sekelompok mahasiswa yang berunjuk rasa Kim Jong Sik harus melaksanakan perjanjian biaya kuliah yang hanya separuh tepati janjimu tepati janjimu kami terlalu letih dan lapar kami pemuda bangsa bukankah masih punya mimpi? dan kalian berkata bahwa kami tidak memiliki masa depan!
Barbagai hal diorasikan oleh para mahasiswa tersebut Da Hye menyadari bahwa biaya kuliah yang mencekik mereka betapa sulitnya harus dihadapi terutama masalah biaya Nana membenarkan taruhlah biaya kuliah persemesternya 10 juta won jadi satu tahun 20 juta won dan belum lagi untuk les bahasa inggris dan belum lagi biaya makan lebih baik jangan kuliah jika kau tidak memiliki uang tambah Eun Ah, Yoon Sung mencerna semua perkataan mereka.
Yoon Sung menghampiri seorang pelajar yang sangat arogan dimana dia membentak pelayan untuk membersihkan bekas makanannya di kantin Yoon Sung mencela sikapnya dan mengatakan dia tidak lebih baik dari siswa TK bersikap arogan hanya karena dia membayar tinggi biaya kuliah? Yoon Sung semakin emosi Yoon Sung melihat nama di buku gadis itu Kim Hye Ji putri dari Kim Jong Sik kan? belum dipastikan.

Yoon Sung membuka-buka buku-bukunya rupanya dia mencari foto ibu dan ayahnya Yoon Sung menggeledah semuanya namun nihil akhirnya dia menanyakan pada Shik Joong apa semua barangnya sudah dia bawa dari rumah Nana? tidak ada yang tertinggal? tanya Yoon Sung.Ya apa kau kehilangan sesuatu? tanya balik Shik Joong, Yoon Sung mengeleng.

Shik Jong mengajaknya makan daging kesukaan Yoon Sung dan masakan yang sama seperti Nana masakan terakhir kalinya Yoon Sung teringat Nana dan saat dia mengaku perasaanya Yoon Sung meletakan sumpitnya dan pergi.
Disaat yang sama Nana juga sedang makan malam sendirian dia memakan masakan yang sama.
Mendadak sms masuk dari Yoon Sung yang menyuruhnya datang sebagai supir pengganti Nana kegirangan.
Nana langsung berlari untuk menemui Yoon Sung dia berhenti di depan toko kosmetik Nana masuk dan mencoba beberapa kosmetik secara gratis Nana langsung pergi saat di pelototi oleh penjaganya.

Nana mencari mobil Yoon Sung yang terparkir hati Nana berdebar-debar bahkan dia sempat mengaca di spion mobil.
Yoon Sung menepuk pundak Nana senyum Nana langsung menghilang saat berbalik dan menemukan Yoon Sung menggandeng gadis lain Yoon Sung memberikan kunci mobil dan alamat hotel.
Nana mengendari mobil dengan terpaksa sedang Yoon Sung dan gadis itu duduk dibelakang pokoknya begitulah sampai membuat Nana jengah Nana mengeraskan suara musik Yoon Sung marah-marah.Orang yang terlalu sentimental seperti nenek-nenek bukanlah tipeku yang polos dan tidak berpengalaman dengan cinta benar-benar bukan seleraku!
Nana melihat melalui kaca spion dan betapa syoknya saat melihat Yoon Sung mencium gadis itu Nana langsung menghentikan mobilnya.
Keduanya tersentak aku mohon tahanlah selama 2 menit kita akan sampai di hotel dalam 2 menit teriak Nana gadis itu marah-marah Nana langsung menyeretnya keluar dan menyuruhnya naik taksi.
Apa yang kau lakukan? bentak Yoon Sung itu yang ingin aku tanyakan kepadamu apa kau cemburu? tidak gadis itu tidak layak untuk membuat aku cemburu jika kau melakukan ini hanya untuk menjauhkanku itu tidak perlu ini persaaanku sendiri aku tidak akan pernah memaksa dirimu jelas Nana.
Nana menyuruh Yoon Sung untuk mencari gadis yang layak untuk menjauhkan Nana.
Yoon Sung hanya diam saja jika sudah dapat maka Nana akan menunjukan kecemburuannya jangan melakukan hal yang percuma hanya buang uang dan waktu dan aku juga tidak mabuk untuk memanggilku sebagai supir!
Nana pun sempat menyinggung orang tua Yoon Sung pasti tidak suka melihat sikap Yoon Sung, Nana pun memberikan foto Yoon Sung yang ditemukan Nana lalu pergi.
Yoon Sung langsung merebahkan dirinya di kasur dan memikirkan kembali kata-kata Nana.
Jaksa Young Joo bersama asistennya sedang menyelidiki tentang kasus yang terjadi di rumah sakit.
Jaksa Young Joo menganggap bahwa orang yang melakukan pembunuhan itu adalah orang yang benar-benar sudah memiliki keahlian karena dia membunuh tanpa ragu-ragu tidak terdapat sidik jari yang tertinggal dan pembunuh tersebut tidak dapat dideteksi oleh kamera jaksa Young Joo menyuruh seorang asistennya untuk mengikuti Lee Yoon Sung karena pada saat kejadian Lee Yoon Sung berada di tempat yang sama.
Di kedai makanan milik ibu Yoon Sung, Ibu Yoon Sung tiba-tiba merasakan sakit ibu Yoon Sung duduk untuk beristirahat sebentar tiba-tiba Nana datang bibi panggil Nana.
Oh kau duduklah ujar ibu Yoon Sung.
Tadi aku berjalan-jalan dan melihat buah lemon segar jadi aku beli beberapa untukmu jadi makanlah ucap Nana sambil memberikan sekantong plastik buah lemon.
Bagaimana aku bisa menghabiskan ini semua aku hidup sendiri Nana kau harus makan ini juga senyum ibu Yoon Sung.
Aku juga sekarang tinggal sendiri ujar Nana tapi segera meralatnya ayahku masih berada di rumah sakit ucap Nana.
Ayahmu pasti akan segera bangun tenang ibu Yoon Sung tapi bibi benarkah kau tak memiliki keluarga satupun seorang anak misalnya tanya Nana memastikan.
Oh aku bilang aku tidak punya jawab ibu Yoon Sung Ibu Yoon Sung segera menanyakan makanan yang akan dipesan Nana ketika ibu Yoon Sung berdiri tiba-tiba dia kehilangan kesadaran Nana segera membantunya.
Apakah kau tahu yayasan Myeong Mun? tanya Yoon Sung kepada Shik Joong ketika berada di dalam mobil Shik Joong mengatakan bahwa tahun lalu yayasan Myeong Mun menggunakan separuh dana pendidikan untuk berinvestasi di pasaran tapi mengalami kegagalan dan untuk menutupi kegagalan tersebut mereka mengurangi dana beasiswa dan merubah beberapa peraturan.
Tiba-tiba panggilan masuk ke hp Yoon Sung panggilan dari Nana, Shik Joong menyuruh Yoon Sung untuk mengangkat telepon Nana hallo ucap Yoon Sung.
Lee Yoon Sung bibi dari warung makan sekarang berada di ruang gawat darurat rumah sakit kemarilah ujar Nana mengapa aku harus ke sana? ucap yoon Sung bukankah dia ibumu? benarkan? ujar Nana, Yoon Sung yang mendengar itu terkejut.
Akhirnya Yoon Sung segera memutar balik mobilnya dan menuju rumah sakit dibelakng mobil Yoon Sung asisten Young Joo mengikutinya.
Di rumah sakit Nana menunggui ibu Yoon Sung yang sedang terbaring tidur Yoon Sung datang dan melihat ibunya Yoon Sung langsung menghampiri Nana.
Oh Lee Yoon Sung ucap Nana ini dia anaknya ujar Nana lagi pada dokter mengapa kau memanggilku anaknya? sergah Yoon Sung dia adalah anak laki-lakinya ucap Nana lagi kepada dokter.
Dokter yanag memeriksa ibu Yoon Sung berkata kalau hasil tes dari pasien sudah keluar dan ibu Yoon Sung mengidap penyakit Leukimia Yoon Sung dan Nana yang mendengarnya sontak terkejut dokter melanjutkan kalau pasien harus segera mendapatkan kemoterapi sesegera mungkin karena mengetahui kondisinya yang buruk atau dia harus mendapatkan donor sumsum tulang belakang secepatnya.
Yoon Sung dan Nana bicara berdua di taman Yoon Sung masih terlihat terkejut dengan apa yang barusan dikatakan dokter.
Bibi tidak memiliki keluarga satupun walaupun aku tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi bagaimanapun juga kau adalah anaknya lakukanlah tes ucap Nana mengapa harus aku? Dda adalah orang yang telah membuangku sekarang dia membutuhkan anak untuk menemukan sumsum tulang belakang? ujar Yoon Sung marah.
Bibi membuangmu? ucap Nana terkejut mendengar perkataan Yoon Sung itu mengapa kau menyebutkan kalau kau tidak memiliki ibu? ujar Nana.
Walaupun begitu kau tetap menyayanginya itu mengapa kau masih menyimpan fotonya walaupun kau membencinya marah padanya kau bisa mengatakannya kau masih memiliki ibu jangan karena ada celah diantara kalian berdua kau melihatnya mati si depan matamu ucap Nana apa? tanya Yoon Sung kaget mendengar ucapan Nana yang terakhir tentu saja tidak maka dari itu segera pergilah mendaftar biarkan dia mendapatkan perawatan ucap Nana.
Yoon Sung akhirnya pergi untuk mengurus perawatan ibunya dia memberikan yang terbaik yang dia bisa.

Dibelakan Yoon Sung, Jang Pil Jae asisten dari jaksa Young Joo mengikuti Yoon Sung terus dan mengabarkan pada Young Jo tentang kegiatan yoon Sung dibelakang Jang Pil Jae anak buah Jin Pyo mengamatinya.
Anak buah Jin Pyo mengataka pada Jin Pyo bahwa Yoon Sung membantu seorang wanita yang bernama Lee Kyung Hee dan dia melkukan prosedur administrasi.
Jin Pyo kaget mendengar nama Lee Kyung Hee.
Anak buah Jin Pyo juga melaporkan bahwa asisten jaksa Young Joo sedang mencurigai sesuatu dan menguntit Yoon Sung.
Jin Pyo mengatakan untuk mencegah Lee Yoon Sung untuk melakukan tes darah.
Jang Pil Jae mengatakan pada jaksa Young Joo kalau salah satu keluarga Lee Yoon Sung terkena Leukimia dan kemungkinan Lee Yoon Sung akan melakukan tes darah untuk memastikan sumsum tulang belakang mereka cocok.
Jaksa Young Joo mengatakan kalau mereka harus mendapatkan sample darah Lee Yoon Sung.
Di ruangan ibu Yoon Sung, Lee Kyung Hee bicara pada Nana dan menolak semua perawatan.
Lee Yoon Sung tiba-tiba masuk dan mendengarkan pembicaraan Nana dan ibunya.
Jika kita memikirkan itu semua apa kondisinya akan berubah ujar Yoon Sung ketus bicaralah hati-hati bibi sedang sakit cegah Nana.
Aku hanya tidak mau merepotkan orang lain ucap Lee Kyung Hee makanya kau harus sehat jika penyakitmu kambuh lagi maka seseorang harus mengirimmu ke rumah sakit itu akan menjadi lebih bermasalah ujar Yoon Sung.Nana mencoba mencegah Yoon Sung tapi Yoon Sung terus berkata kalau sebaiknya Lee Kyung Hee mendengarkan apa yang rumah sakit katakan dan terima semua perawatan yang diberikan.

Yoon Sung keluar dari ruangan ibunya.
Lee Yoon Sung walaupun dia berkata seperti itu dia bukanlah orang yang buruk jawab Nana orang dengan tittle Ph.D itu bernama Lee Yoon Sung ucap Lee Kyung Hee.
Yoon Sung segera pergi ke atap rumah sakit Shik Joong mengikutinya di belakang Yoon Sung marah dan berteriak sambil berkaca-kaca Yoon Sung mengtakan kalau dia benar-benar membenci ibunya dan kenapa dia sekarang harus sakit di depan matanya Shik Joong melihat Yoon Sung dengan kasihan dan mencoba menenangkannya.
Yoon Sung menemui dokter yang merawat ibunya apaka kau anaknya? tanya dokter itu tidak ini hanya suatu kesalahpahaman ujar Yoon Sung dokter lalu memberitahu tentang penyakit Lee Kyung Hee lebih jelas dokter mengatakan pada kasus penyakit ini pasien akan sangat sakit dan kemungkinan akan meninggal jika donor sumsum tulang belakang tidak segera ditemukan Yoon Sung bertanya apakah dia bisa melakukan pengecekan untuk donor sumsum tulang belakang dokter menjawab kalau bisa saja tapi untuk melakukannya harus melewati tes darah Yoon Sung yang mendengarnya sedikit ragu.
Ketika Yoon Sung akan pergi ke laboratorium Jin Pyo datang dan mencegahnya mereka bicara berdua di taman.
Shik Joong yang melihat kedatangan Jin Pyo kaget setengah mati.
Kau akan melakukan tes darah benarkan? biarpun dia membuangmu kau melunak begitu mendengar kalau dia sakit jangan katakan padaku kalau kau juga akan mendonorkan sumsung tulang belakangmu pastikan Jin Pyo.
Jika itu dibutuhakan aku akan melakukannya ucap Yoon Sung kau akan melukannya tanpa ijin dariku? sebelum balas dendam ini selesai rambutmu dan darahmu masih dalam wewenangku ucap Jin Pyo.
Walaupun dia adalah orang yang membuangku bagaimanapun juga dia tetap ibuku jika dia meninggal seperti itu aku tidak akan pernah bisa benar-benar membencinya ucap Yoon Sung.Apa dengan menyelamatkannya kau akan membencinya? saat darahmu keluar identitasmu akan diketahui dan itu akan menjadi akhir dari balas dendam kita ucap Jin Pyo.
Hanya tes darah bagaimana identitasku dapat terungkap? ucap Yoon Sung tanpa kau ketahui jaksa Kim Young Joo selalu mengikutimu dan sekarang salah satu asistennya mengikutimu di rumah sakit ini ucap Jin Pyo jaksa Yeong Jo selalu membuntutimu apa kau berfikir dia tidak akan menemukan kalau kau adalah putra dari Lee Kyung Hee? aku memperingatkannmu keputusanmu akan menentukan hidupmu ujar Jin Pyo sambil berlalu dari Yoon Sung.
Asisten jaksa Yeong Jo, Jang pil Jae yang berada di kamar mandi dikunci dari luar oleh asisten Jin Pyo.

Jang Pil Jae berusaha minta tolong.
Ketika akan melakukan tes darah Shik Joong menghampiri Yoon Sung dan menanyakan apa yang dikatakan ketua dia mengatakan padaku untuk tidak melakukan tes darah ujar Yoon Sung apakah kau akan tetap melakukannya? tanpa kau mereka pasti juga akan menemukan donornya ungkap Shik Joong tapi jika tidak segera ditemukan maka dia akan meninggal ucap Yoon Sung.
Asisten Jin Pyo datang dan mencegah Yoon Sung untuk tidak melakukan tes darah asisten Jin Pyo menantang Yoon Sung Untuk bertarung Yoon Sung bertarung melawan asisten Jin Pyo dan dua orang lainnya Yoon Sung berhasil mengalahkan mereka semua.
Di kamar mandi Jang Pil Jae terus minta tolong jaksa Young Jo datang dan segera membuka pengganjal pintu yang sengaja digunakan untuk mengunci pintu pintu kamar mandi akhirnya terbuka jaksa ujar Jang Pil Jae apa yang sebenarnya terjadi? dimana Lee Yoon Sung? tanya jaksa Young Jo aku tidak tahu jawab Jang Pil Jae.
Yoon Sung sedang berada di laboraturiun untuk diambil sample darahnya.
Tiba-tiba jaksa Young Joo datang bersama Jang Pil Jae jika orang lain melihat ini akan salah paham mereka akan berfikir kau menyukaiku ucap Yoon Sung yang melihat kehadiran jaksa Young Jo dan asistennya.
Tidak ada yang perlu dikhawatirkan tentang itu aku adalah pria yang sehat jasmani maupun rohani balas Young Joo kalau begitu kau harus antri untuk mendapatkan nomor orang-orang yang telah menunggu akan marah jika tahu itu ujar Yoon Sung yang aku butuhkan adalah darahmu Lee Yoon Sung ucap jaksa Young Jo apakah ini permainan vampir menghisap darah? ejek Yoon Sung.
Young Jo akhirnya mengeluarkan kartu pengenalnya sebagai jaksa dan meminta pegawai lab untuk memberikan sample darah milik Yoon Sung pegawai lab meminta ijin kepada Yoon Sung untuk memberikan darahnya pada jaksa Young Jo, Yoon Sung mengiyakan.
Setelah mendapatkan sample darah Lee Yoon Sung jaksa Young Joo akan segera mengirimkannya NFS (National Forensic Science) dan memerintahkan Jang Pil Jae untuk terus mengikuti Lee Yoon Sung.
Nana yang secara tidak sengaja mendengarnya dan segera mengikuti Jang Pil Jae.
Jang Pil Jae mengawasi Yoon Sung yang mulai memasuki mobil dan pergi.
Jang Pil Jae akan mengikuti tiba-tiba Nana menghampirinya dan mengalihkan pandangan Jang Pil jae dari arah mobil Yoon Sung.
Penyelidik Jang Pil Jae dimana jaksa Young Jo? ada sesuatu yang harus kutanyakan tentang penyelidikan kembali suatu kasus apakah kau tahu nomor teleponnya? tanya Nana sambil berusaha mengalihkan pandangan Jang Pil Jae akhirnya Jang Pil Jae kehilangan Yoon Sung.
Jang Pil Jae menghubungi jaksa Young Jo untuk memberitahu bahwa dia kehilangan Yoon Sung.
Yoon Sung segera menuju NFS untuk mengambil sample darahnya karena tempat tersebut dalam pengawasan yang ketat  Yoon Sung mencoba menyelinap denga memasuki sebuah mobil ambulans Yoon Sung berhasil masuk ke dalam tempat tersebut.
Di tempat NFS seorang wanita peneliti marah-marah dikarenakan dengan seenaknya seorang jaksa datang dan meminta untuk meneliti sample darah dan meminta hasilnya segera.
Wanita tersebut segera menghampiri jaksa Young Jo tapi bukannya marah tapi malah jatuh hati pada jaksa Young Joo dan segera mengatakan kalau akan segera menyelesaikan pemeriksaanya.
Yoon Sung naik ke atap dan turun memasuki jendela Yoon Sung segera menggunakan kesempatannya untuk menukarkan sample darahnya dengan darah lain.
Jaksa Young Jo datang meminta hasil pemeriksaan tersebut segera wanita tersebut berkata akan segera melakukannya.
Di lain sisi Yoon Sung keluar melalui jendela dan bergelantungan di dinding.
Jaksa Young Jo segera melihat ada yang anaeh pada jendela tersebut dan segera mengeceknya tapi hasilnya nihil tidak ditemukan siapapun di sekitarnya.
Yoon Sung pergi setelah menukar sample darah miliknya.
Antara Young Joo dan Yoon Sung terus berselisihan tapi tidak ada seorangpun dari mereka menyadarinya.
Ketika Yoon Sung akan keluar dibelakangnya Young Jo yang sedang menuruni tangga.
Tiba-tiba ada seseorang yang menarik Yoon Sung masuk ke sebuah ruangan Young Jo lewat begitu saja tanpa mengetahui ada Yoon Sung dibalik ruangan tersebut.
Orang yang menarik Yoon Sung adalah Kim Nana.
Yoon Sung yang awalnya sontak menodongkan sebilah pisau ke leher Nana.
Tetapi Yoon Sung tiba-tiba tercengang melihat Nana yang menariknya!

Credit : pelangidrama.net

Tidak ada komentar:

Posting Komentar