Laman

Rabu, 14 September 2011

Sinopsis City Hunter Episode 3

Yoon Sung dan Nana mulai meninggalkan kantor sunshine welfare Yoon Sung melihat Shin Jae Dong menghancurkan dokumen di mesin penghancur kertas kebetulan Nana pergi ke toilet maka Yoon Sung juga mulai bergerak.
Yoon Sung mengambil kereta penuh kertas lalu membakarnya dan memasukkannya ke dalam toilet pria Yoon Sung memukul alarm kebakaran tidak lama gedung dipenuhi asap dan membuat panik semua orang semua staf termasuk Shim Jae Dong lari keluar gedung Nana keluar dan tidak menemukan Yoon Sung.
Yoon Sung mulai menyelinap ke kantor sunshine lagi tapi kali ini dengan cara memanjat dari luar balkon untuk menghindari CCTV.
Sampai di kantor sunshine Yoon Sung mengambil dokumen dan mengambil foto dari catatan di situ lalu mengumpulkan potongan-potongan kertas yang tadi dihancurkan.
Nana sudah sampai luar gedung karena tidak melihat Yoon Sung Nana marah-marah dan ingin masuk lagi ke dalam gedung Yoon Sung menepuk bahu Nana, Nana kesal kau mengagetkanku.
Yoon Sung :  kau kasar sekali
Nana : kau bahkan tidak mencoba untuk mencariku? kau hanya memikirkan keselamatanmu sendiri! Yoon Sung : aku punya harga diri juga bagaimana aku bisa masuk ke toilet wanita? tapi kau keluar dengan selamat iya kan?
Yoon Sung mengajak Nana pergi Nana heran apa isi tas itu? Yoon sung berkata itu dipakai untuk menghalangi asap Shim Jae Dong melihat tas plastik di tangan Yoon Sung ia bisa menduga isinya.
Yoon Sung sampai rumah dan kerja ia mencetak dokumen yang tadi difoto lalu menempelkan potongan kertas itu satu persatu astaga hebat sabar banget.
Setelah selesai Yoon Sung membandingkan keduanya ada nama Mi Jin dan Do Jin (tetangga Nana) di dokumen yang sudah dihancurkan tapi nama mereka tidak ditemukan dalam dokumen resmi sunshine welfare jadi kemana uangnya? Yoon Sung kesal sekali masih saja ada orang yang mencuci uang sementara anak-anak kelaparan.
Tiba-tiba ipadnya kelip-kelip terdengar rekaman pembicaraan antara Lee Kyung Wan dengan Shim Jae Dong
Lee : ini Lee Kyung Wan.
Shim : ini Shim Jae Dong uang 2 miliar won yang ditarik dari dana kesejahteraan sudah dimasukkan dalam 5 rekening tidak bernama saya juga mengirim cash cards dan passwordnya ada di belakang kartu anda bisa menarik dan menggunakannya.
Lee : terima kasih aku akan telepon wakil presiden untuk mempromosikan dirimu
Shim : terima kasih banyak Pak.
Itu adalah uang pajak yang tidak digunakan dan diedarkan diantara anggota dewan tidak boleh digunakan untuk memperbaiki jalan atau semacamnya dan harus diserahkan pada Lee langsung hanya dipotong sedikit untuk sunshine welfare.
Yoon Sung ngebut ke lokasi bersejarah tempat Shim Jae Dong akan memberikan uangnya Shin dan anak buahnya muncul mereka menyamar sebagai turis.
Yoon Sung muncul dan mengambil tas Shim tasku apa yang kau lakukan tasku, tasku anak buah Shim juga bukan tandingan Yoon Sung.
Tidak ada yang bisa dilakukan Shim Jae Dong, Yoon Sung sudah menghilang.

Sekarang giliran pak jaksa Young Jo debat lagi dengan bossnya tentang kejahatan Lee Kyung Wan.
Young Jo : jika anda melihat buku catatan konstruksi AL hasilnya jelas Lee Kyung Wan yang memiliki tanah ini bossnya berkata catatan itu tidak cocok dengan dokumennya Young Jo yakin dokumen itu sudah dipalsukan.
Boss Young Jo : apa kau pikir kau bisa mendapatkan surat perintah penggeledahan hanya dengan itu? siapa yang akan mempercayaimu anak muda? kau baru saja keluar dari pelatihan Jaksa.

Young Jo kesal rekannya menghibur lupakan saja dia tidak akan membantu tapi bagaimana dia bisa melakukan ini ada kiriman paket untuk Young Jo.Setelah dibuka isinya adalah rekaman pembicaraan Lee Kyung Wan dengan Shim Jae Dong foto-foto mereka uang dan catatan dari sunshine welfare Young Jo kaget tapi dia semangat dan mulai menuntut Lee Kyung Wan.
Jaksa Kim Young Jo pergi ke gedung parlemen untuk menyelidiki Lee Kyung Wan kasus ini menuntut perhatian anggota parlemen.
Lee Kyung Wan berdiri untuk membela dirinya hanya berpegang pada bukti yang lemah dan mengeluarkan surat perintah penangkapan anda semua jelas melihat kalau penyelidikan ini sengaja menjadikanku sebagai sasaran ini sudah melanggar peraturan undang-undang tentang penahanan ini sudah melanggar aturan prosedur hukum kriminal!
Lee : anggota dewan terhormat dalam masa 20 tahun karir politikku aku benar-benar tidak menerima satu senpun uang yang tidak sah ini pernyataanku sebenarnya!
Yoon Sung duduk di barisan wartawan tidak menerima satu sen pun? berapa besar uang satu senmu itu?
Lee : aku dengan tulus memohon pada semuanya pembelaan anggota konggres selesai.
Ketua minta semua anggota dewan mengambil suara tentang penahanan Lee Kyung Wan hasilnya 11 setuju penahanan dan 267 menolak penahanan jaksa Kim yang melihat dari ruang lain merasa geram.
Lee Jin Pyo juga menyaksikan dari tv kabel dan dia murka Jin Pyo menggenggam gelas whiskynya sampai pecah!
Lee Kyung Wan merasa menang surat penangkapannya dibatalkan semua menyalami dan bertepuk tangan hidup Korea Selatan hidup!
Lee : hari ini aku bisa sekali lagi menyatakan kalau hukum dan keadilan di Republik Korea Selatan masih ada.

Jaksa Kim keluar dari gedung dan memandangi Lee Kyung Wan, Lee berkata pada Kim bagaimana perasaanmu sekarang? apa rencanamu? bagaimana ini kerja begitu keras sampai ke gedung parlemen tapi tidak mendapat hasil apapun.
Lee : jangan membuang energimu mencari kesalahan pada orang-orang yang menyusun hukum dan konsentrasilah menangkap penjahat kau dibayar untuk menangkap penjahat iya kan?
dan juga mendapatkan bukti dengan cara ilegal aku tidak akan membiarkan masalah ini kuharap kau bersiap meninggalkan posisimu.
Lee Kyung Wan segera berdiskusi dengan Shim Jae Dong siapa pria tinggi langsing yang sudah merampas tasnya Shim Jae Dong tidak ingat kejadiannya cepat sekali tapi dia ingat waktu itu ada seorang pria yang marah karena anak-anak yang kelaparan.
Shim : dia bilang tidak mengerti kenapa kedua anak yang ada dalam program kesejahteraan tetap kelaparan tapi tidak tahu siapa namanya Lee Kyung Wan segera memerintah anak buahnya mencari tahu pria itu mungkin saja dia bisa menemukan siapa dibalik orang itu.

Yoon Sung masih marah dan gambar Lee Kyung Wan bersama anak-anak kelaparan juga kemenangan Lee membuatnya gagal menembak sasaran dengan tepat.Ki Joon menyombong karena sudah kena 9 sasaran saat aku di kondisi puncakku mengenai 9 sasaran itu tidak ada artinya.
Ki Joon : dokter Lee juga kena beberapa kan?
Yoon Sung : hanya kena satu.
Yoon Sung pergi dan Ki Joon berpikir Yoon Sung tidak pernah latihan menembak saat di Amerika apa kita perlu melatihnya? aku sedang senang.
Diluar Yoon Sung mendapat undangan dari Nana dia akan masak untuk Yoon Sung, Mi Jin dan Do Jin benar-benar menyenangkan melihat 4 anak tanpa orang tua makan bersama.
Yoon Sung sibuk mengambil ikan dari sushi dan baru memberikan nasinya untuk Do Jin dan Mi Jin Nana memukul Yoon Sung kenapa kau memukulku?
Nana : kau makan semua yang enak dan hanya menyisakan nasi untuk mereka
Mi Jin : kakak tidak seperti itu
Yoon Sung : masalahmu adalah kau itu suka memukul sebelum berpikir apa kau ini gangster atau apa?
Ternyata anak-anak itu tidak suka ikan mentah jadi Yoon Sung membantu mereka oh begitu kata Nana.Lalu mengalihkan rasa malunya dengan menawarkan makan pada kedua anak itu ayo makan sup kimchi ini dan juga telur gulung goreng Yoon Sung heran ternyata Nana bisa masak apa kau benar-benar membuatnya?
Nana senang enak kan? benar? apa itu tidak terasa seperti masakan rumahan ibumu? Yoon Sung terdiam dia belum pernah merasakan masakan ibunya.
Setelah makan keduanya naik ke atap untuk minum kopi Nana menikmati kopinya dan berkata kalau orang seperti Lee Kyung Wan apa mereka akan mengerti perasaan seperti ini? mereka tidak bisa mengerti iya kan?
Nana : karena dia tidak mengerti itulah sebabnya ia menggelapkan dana itu.
Yoon Sung pura-pura tidak mengerti apa maksudmu?
Nana : apa kau tidak melihat berita? itu ada dimana-mana!
Yoon Sung berkata akan pergi dulu Nana mengeluh dia bahkan tidak sempat mengucapkan hati-hati di jalan.
Jaksa Kim pergi menemui dokter hewan ternyata itu adalah temannya atau bisa dikatakan mantan pacarnya astaga.
Jin Sae Hee : bagaimana kau bisa menyerah hanya karena masalah kecil ini jaksa Kim Young Jo.
Kim : aku tidak menyerah aku hanya berpikir siapa yang bisa mengerti hatiku dan aku memikirkanmu.
Sae Hee : bukankah kita putus karena aku tidak mengerti hatimu? tapi kenapa kau masih datang? oh ya apa ada berita dari Nana?
Kim : ya bukankah bibinya ada di kantorku.
Sae Hee : Kim Young Jo kau ini terlalu baik itu mengkhawatirkan
Young Jo pergi.
Yoon Sung makan sendirian di rumahnya yang megah ia memikirkan lagi kemeriahan dan kehangatan di apartemen Nana lalu menelepon paman Shik Joon.
Shik Joon tanya kabar Yoon Sung, Yoon Sung berkata baik-baik saja lalu tanya apa artinya penyitaan dan lelang.
Shik Joon : apa kau pinjam uang dari bank?
Yoon Sung : mana mungkin? (Bank yang ngemis-ngemis agar Yoon Sung pinjam) sepertinya gadis yang kau minta aku menjaganya Nana pinjam uang.
Shik Joon tanya apa kehidupan Nana berat Yoon Sung membenarkan sepertinya begitu.
Shik Joon hanya minta Yoon Sung tetap menjaga Nana dia mengandalkan Yoon Sung.
Yoon Sung : paman,apa kau pernah kelaparan sebelumnya?
Shik joon : sudah beberapa kali itu adalah hal yang paling menyakitkan di dunia aku akan berpikir kenapa aku dilahirkan dan aku ingin membawa dunia yang kejam ini lalu membakarnya sama seperti mati ya seperti itu kenapa?
Yoon Sung : membiarkan anak-anak kelaparan itu jelas hal yang jahat ya kan?
Shik Joon marah-marah apa mereka juga benar-benar kejam tidak ada kata-kata untuk mengekspresikannya orang-orang seperti itu seharusnya diseret ke jembatan Gwanghwa dan ditarik oleh lima kuda!
Yoon Sung geli mendengar suara Shik Joon dia tiba-tiba merasa makan mie seafood dan acar buatannya dibandingkan dengan seorang ibu aku lebih merindukan bau harum nasi paman.

Keesokannya Shik Joon menghadap Jin Pyo, Jin Pyo menanyakan kabar Huy Lian, Shik Joon berkata ia sedih melihat Huy Lian kesakitan Jin Pyo memerintah untuk mengantar Huy Lian dengan baik dan kemudian kembali ke Korea ke Yoon Sung.
Shik Joon : bagaimana dengan anda kapten? apa saya pergi sendiri? dendam itu apa anda bisa menghentikannya?
Jin Pyo jelas tidak berniat menghentikannya saat akan meninggalkan kantor Jin Pyo, Shik Joon melihat foto di meja Jin Pyo dan berkata itu wanita yang ada di foto tapi Jin Pyo tidak menjawab dan membuang muka.
Kelompok lima berkumpul lagi mereka minta presiden Choi mengerti kalau setelah berkecimpung dalam dunia politik selama 20 tahun tidak mustahil hal seperti kemarin itu bisa terjadi Lee mengatakan kalau kemungkinan si jaksa muda itu membuat kesalahan dia akan bicara dengan anak itu.
Presiden Choi melarangnya tidak perlu kalau kantor jaksa bisa mengeluarkan surat perintah penahanan bukankah itu berarti ada alasan kuat untuk curiga?
Lee membela dirinya aku tidak bersalah presiden Choi tidak percaya apa kau benar-benar tidak bersalah? tentu saja kata Lee.
Presiden : senang mendengarnya jika setiap orang yang duduk disini ketahuan terlibat korupsi aku ingin dia dihukum oleh hukum tertinggi tidak masalah apakah itu keluargaku atau aku tidak ada pengecualian kuharap tidak seorangpun akan melupakan tujuan awal kita.

Setelah pertemuan itu empat sekawan keluar dan Lee ngomel apa dia jadi presiden dengan kekuatannya sendiri? menjadi bebek jinak yang belum juga setahun di posisi ini dia mungkin tidak ingin mengundang kritikan (Bebek jinak istilah politik Korea untuk seseorang yang tidak memiliki kekuatan eksekutif)
Anggota lain Chun Jae Man berkata jika dia tidak membungkuk maka dia akan hancur
Lee : jika dia jadi penghalang untuk rencana masa depan kita maka tidak ada pilihan lain selain menginjaknya tidak peduli siapa dia.
Lee bersumpah akan menghancurkan siapa saja yang ingin menghancurkan dirinya aku baru saja mendapat telepon dari Shim Jae Dong mereka bilang mereka sudah menemukan pria tinggi itu mereka mendekati dia sekarang.
Lee punya rencana untuk mengundang Mi Jin dan Do Jin sebagai anak yang membawa bunga dalam peluncuran bukunya untuk memancing pria itu.

Presiden Choi sedang sibuk di ruang kerjanya presiden sedang menghaluskan kayu Da Hye masuk ayah apa terjadi sesuatu lagi?
Presiden : putriku yang manis sudah kembali bagaimana sekolahmu?
Da Hye : tentu saja aku kembali aku meninggalkan kelas karena seperti ayah aku juga punya masalah ayah hanya perlu wangi kayu agar sakit kepalanya hilang.
Presiden : bagaimana dengan ayah? apa kayu itu obat?
Da Hye : siapapun itu aku benar-benar berharap dia tidak akan membuat ayah cemas lagi dia sudah memberikan ayah kerutan lagi
presiden kesal kerutan ayah ini salah satunya karena kau!
Da Hye merengek ayah apa aku bisa ganti guru? presiden tidak percaya lagi?
Da Hye berkata ada seseorang yang benar-benar bisa mengajar dengan baik dan dia sudah kerja di Blue House jadi tidak perlu menyelidiki latar belakangnya lebih menghemat waktu.
Presiden : jika orang tahu kalau putriku tidak bagus dalam belajar bagaimana aku menghadapi mereka?
Da Hye : semua tahu kalau aku hanya perlu guru yang bagus ya kan?
Da Hye langsung pergi presiden teriak hei kau harus membicarakan ini dengan ibumu anak nakal itu lalu presiden tersenyum terlihat memang sangat memanjakan putri kecil ini.
Paginya Yoon Sung melihat Nana jalan cepat ke arah Blue House Yoon Sung menekan klakson dan menepi kau terlambat? Nana senang dan ingin minta tumpangan.
Yoon Sung : kenapa aku harus memberikan tumpangan?
Nana : karena kau punya mobil?
Yoon Sung menolak karena tidak ingin orang salah paham kalau mereka datang bersama lari saja ok?
Dae su ddeng ddeng yi? apa artinya tapi kedengarannya lucu lalu Yoon Sung melarikan mobilnya membuat Nana kesal setengah mati orang menyebalkan itu benar-benar mengesalkan jika orang salah paham tentang kita aku juga rugi!
Di halaman Blue House nona Da Hye berdiri di depan pintu mobil Yoon Sung dan tidak membiarkan Yoon Sung keluar jawab cepat Jawab aku dulu
Yoon Sung : aku tidak mau!
Yoon Sung tidak peduli dan tetap membuka pintu mobilnya membuat Da Hye terjatuh ke tanah dokter Lee kau benar-benar kasar pada wanita!
Yoon Sung : wanita? siapa? kau? hahaha dia masih anak-anak buat Yoon Sung
Da Hye : aku bukan pria kan?
Yoon Sung : kau itu anak kecil
Da Hye : aku akan segera jadi orang dewasa aku benar-benar payah dalam bahasa inggris dan matematika tapi jika nilaiku membaik aku bisa kuliah dan ayahku mungkin akan memberimu hadiah besar.
Yoon Sung tidak tertarik Ki Joon menawarkan diri kau mau belajar apa? kalkulus? tentu saja tidak digubris Da Hye marah pada Yoon Sung kau bukan hanya punya otak jelek bahkan telingamu juga jelek apa kau baboon sehingga semua perlu diulang? jika kau tidak mau mengajarku maka kau harus kencan denganku.
Yoon Sung : hei anak kecil
Da Hye : aku bukan anak kecil
Yoon Sung : kau bukan tipeku apa kau mau kubelikan cermin setinggi badan?
Yoon Sung mendapat telepon dari kepala bagiannya apa? seorang hacker? ya aku mengerti Yoon Sung mengajak Ki Joon bergegas masuk.

Da Hye tetap berkeras untuk mendapatkan Yoon Sung sebagai gurunya ia pergi ke ibu negara Nana memberi nasihat Da Hye pria itu benar-benar berbahaya yah benar.
Da Hye : kakak bagaimana kau tahu kalau dia berbahaya?
Nana menemui Yoon Sung, tuan Lee Yoon Sung ibu negara ingin bertemu denganmu
Yoon Sung : ibu negara? aku ada kencan siang ini aku baru saja akan keluar.
Nana kaget kau ada kencan?
Yoon Sung membenarkan ya dengan seseorang yang harus kutemui setiap hari aku tidak tahan jika tidak bertemu dengannya sehari saja bye.
Nana tidak percaya dia memanfaatkan setiap menit dan detik hanya untuk kencan? hebat sekali Nana kesal sekali tapi dia tidak tahu siapa yang ditemui Yoon Sung.

Yoon Sung harus menjemput Shik Joon di bandara Incheon siang itu Yoon Sung memanggilnya paman, Shik Joon senang sekali Yoon Sung, Yoon Sung!
Shik Joon cerita kalau Hui Lian (istrinya) sudah meninggal Yoon Sung menghiburnya kuburkan dia dalam hatimu dan kita harus tetap hidup dengan baik Shik Joon kagum dengan penampilan Yoon Sung kau keren sekali!
Yoon Sung ketawa apa? seperti orang lain kan?
Yoon Sung mengajak paman ke apartemennya Shik Joon kagum dengan kemewahannya wow ini rumah atau istana?
Shik Joon kagum dengan apa saja di rumah Yoon Sung dan dengan senang hati membuat kopi.
Nana sedang membuat rangkaian bunga kertas dengan Mi Jin dan Do Jin lalu mengirim sms ke Yoon Sung kau tidak akan menggunakan tenaga asistenmu?Yoon Sung membalas apa kau mulai gila memikirkan uang?
Nana kesal lalu membalas Mi Jin dan Do Jin terpilih menjadi anak yang membawa bunga untuk acara publikasi kami sedang membuat bunga sekarang.
Sms kali ini membuat Yoon Sung ingin tahu anak pembawa bunga? kenapa mereka dipilih jadi pembawa bunga?
Paman Shik Joon datang membawa kopi Thailand dan Yoon Sung meminumnya paman kopimu nomor satu oh ini pahit sekali apa rasanya selalu sepahit ini?
Shik Joon heran bahkan seleramu juga sudah berubah
Yoon Sung : akhir-akhir ini aku selalu minum kopi yang dibuat seseorang
Shik Joon : seseorang membuatkan kopi untukmu?
Yoon Sung : ya
Yoon Sung minta bantuan paman untuk acara besok paman Shik Joon bersedia.
Paginya acara peluncuran buku itu diadakan di gedung besar dengan arsitektur modern empat sekawan hadir Chun Jae Man minta anak buahnya mengawasi Lee Kyung Wan dan Kim Jong Shik tidak tenang karena putranya jaksa Kim Young Jo juga hadir.
Tuan Kim minta putranya pergi saja kalau hanya akan membuat masalah disini jaksa Kim tanya bukankah ayah mengajarku untuk mengetahui musuhku? tentu saja aku harus mengetahui tentang musuhku
Tuan Kim : musuh?
Jaksa Kim tetap ingin mencari informasi dan pergi ayahnya kesal dan mengeluh anak ini tidak tahu apa-apa Chun Jae Man menghibur setelah masuk dalam kekacauan politik tentu saja kau akan jadi lebih berpolitik setelah mengalami kesulitan dalam hidup dia pasti akan mengerti.
Chun mengingatkan Lee hukum mungkin bisa bermanfaat untuknya tapi tidak opini publik Lee menenangkannya aku Lee Kyung Wan jangan cemas aku tidak akan dikalahkan hanya karena ini Lee mendapat laporan kalau Do Jin dan Mi Jin sudah tiba Lee ingin mencari informasi dari anak-anak itu Lee pergi.
Shik Joon sudah siap di posisinya ia menyamar sebagai pembersih jendela dengan ponsel yang disembunyikan dalam alat pembersih Shik Joon melambai ke seberang.
Ke arah Yoon Sung yang mengenakan baju casual berdiri dekat motornya Yoon Sung ini pintar memilih jurusan bukan kebetulan dia masuk jurusan IT sekarang sepertinya Yoon Sung sudah menjebol kamera keamanan di gedung itu agen rahasia yang juga ahli IT hebat.
Jaksa Kim bertemu Nana lagi jaksa Kim heran kenapa Nana kesini Nana datang mengantar Mi Jin dan Do Jin anak-anak yang terpilih sebagai pembawa bunga
Jaksa Kim : ya benar aku melihatnya di tv Kau kerja kan waktu itu di club?
Nana membenarkan Young Jo berkata kalau acara ini diadakan oleh Lee Kyung Wan untuk memperdaya publik
Nana tahu tapi meskipun dia bohong lagi dia tetap tidak bisa membohongi hatiku ya kan?
Jaksa Kim : kau benar-benar orang yang kuat nona Nana.
Keduanya masuk ke aula utama dan acara dimulai hari ini adalah hari peluncuran buku ke-6 tuan Lee Kyung Wan judulnya “Saat Negara menangis Aku terisak juga” kami sangat berterima kasih atas kehadiran anda semua diminta melihat ke layar besar dan melihat riwayat Lee Kyung Wan sejak kecil.
Lee berkata pada cucunya kau tidak bisa percaya apa saja yang ada di berita ok? berita itu palsu dan bermaksud menjatuhkan kakek.
Anak buah Lee membawa kedua anak itu pada cucu Lee kenal mereka.
Lee heran kau kenal mereka? Min Jun berkata tentu saja mereka pengemis dari kelas kami Mi Jin dan Do Jin marah tapi Min Jun berkata bukankah kalian mengambil banyak kupon waktu itu? hanya pengemis putus asa yang melakukan hal itu.
Lee minta Min Jun keluar Lee tanya siapa nama mereka dan tanya apa Do Jin tahu paman yang tinggi dan aneh itu?
Do Jin keceplosan bagaimana kau bisa mengatakan itu pada kakak tapi Mi Jin memintanya diam.
Lee senang jadi kalian memang mengenalnya nak dimana kakakmu itu sekarang? sebelum anak-anak itu menjawab Lee mendapat telepon ternyata dari Yoon Sung.

Yoon Sung : sepertinya kau mencariku apapun yang kau katakan mereka adalah teman cucumu apa kau tidak keterlaluan?
Lee marah : anak brengsek ini kau dimana? dimana kau sembunyi?
Yoon Sung : jangan cemas aku sendiri akan datang padamu.
Lee mengancam jika Yoon Sung tidak menepati janjinya dan muncul disini maka Lee tidak akan menjamin keselamatan anak-anak ini.

Yoon Sung benar-benar datang anak buah Lee memaksanya berlutut di depan Lee kau benar-benar datang cukup mengesankan Lee ingin tahu siapa Yoon Sung
Yoon Sung : aku? aku adalah orang yang benci melihat anak-anak kelaparan aku pengangguran.
Lee : apa kau yang mencuri uangku?
Yoon Sung : uangmu apanya? sejak kapan pajak jadi uangmu? bukankah itu jelas mencuri?
Lee : uang curian apa? apa kau pikir negeri ini panti asuhan? anak yang orang tuanya saja tidak tahu keberadaan mereka kenapa aku yang harus tanggung jawab? pajak rakyat jadi kenapa kalau aku mengambil sebagian? meskipun aku tidak mengambilnya orang lain akan melakukannya jadi demi negara dan rakyat akan ratusan kali lebih baik untukku menggunakan uang itu aku seharusnya dipuji sebagai pejuang yang sepenuh hati mendukung demokrasi!
Yoon Sung : ah sepenuh hati? kau hanya mengandalkan kekuatan yang kau miliki dan membusukkan pikiran dan tubuhmu.
Lee : kau masih muda dan kau berpikir untuk menjadi pahlawan bersaing denganku untuk melihat siapa yang lebih kuat tapi hukum masih berpihak padaku kenapa? karena aku memiliki kekuatan dan kau tidak itulah rasanya memiliki kekuatan itulah mengapa semua berlomba untuk mendapatkan kekuasaan kalian seperti makanan bagiku makanan.
Satu yang tidak diketahui Lee Kyung Wan ada perekam kecil di kacamata Yoon Sung semua kata-kata Lee direkam oleh Yoon Sung dan siap diupload kemana pun rekaman itu secara otomatis terkirim ke ponsel Shik Joon, Lee minta Yoon Sung di bereskan dan dia bersiap pidato untuk bukunya.
Lee Kyung Wan berdiri di mimbar dan mulai pidato saya pada usia 13 tahun saya berpartisipasi dalam gerakan 419 (gerakan 419 gerakan protes mahasiswa yang sukses di Korea) tapi.
Belum juga selesai pidato wajah Lee Kyung Wan muncul di layar besar semua kata-katanya yang ditujukan pada Yoon Sung di dengar oleh orang banyak  ini keren harusnya begini cara menangkap basah koruptor dan bukan di gedung itu saja berkat tangan dingin doktor dari MIT kita dia sudah menjebol sistem keamanan jaringan di Korea dan menyiarkan perkataan Lee ke seluruh negeri dimana pun ada layar komputer yang online pasti akan dengan mudah menyaksikan pidato Lee Kyung Wan good idea semua orang kelabakan terutama yang digedung segera matikan, matikan!
Jaksa Kim semangat sekali ia segera telepon untuk perintah penahanan bagi Lee Kyung Wan petugas Jang tuan Lee Kyung Wan mengakui semua kejahatannya secara publik tolong minta surat penahanan sekarang.
Yoon Sung sekarang harus mencari jalan untuk kabur dari dapur itu ia harus berhadapan dengan beberapa bodygurad dan seorang chef berbadan besar chef itu kuat sekali ia melempar Yoon Sung dan ingin mencincang Yoon Sung dengan pisau besarnya Yoon Sung melawannya dengan sendok keren aku pernah lihat orang berkelahi dengan garpu tapi baru kali ini dengan sendok.
Chun Jae Man (ayah Ji Hyun) memerintah anak buahnya untuk membawa Lee pergi terserah mau ke LN atau ke neraka jangan biarkan ini tidak terkendali cepat.
Yan Rong : baik Pak.
Yoon Sung melihat beberapa orang menyelamatkan Lee dan mengajaknya naik ke yacht tidak ada waktu lagi dan Yoon Sung menggunakan ranselnya sebagai penahan ia meluncur dari kawat di atas gedung sampai ke bawah keren.
Di atas yacht Yan Rong sudah mengeluarkan tali dan siap mencekik mati Lee Kyung Wan.
Yoon Sung tiba tepat waktu untuk membereskan Yan Rong dan kawan-kawan lalu berhadapan dengan Lee.
Yoon Sung mengarahkan pistol ke Lee Kyung Wan lalu siap membidik.
Yoon Sung menembakkan panah mainan/dart Yoon Sung dan Lee menghilang ketika patroli laut mendekati yacht itu
Yoon Sung dan Shik Joon menyamar jadi pengirim barang dan pergi ke departemen keadilan.
Yoon Sung tidak lupa mengontak pers dan memberi pesan kalau mereka pergi ke kantor departemen keadilan sekarang ada sesuatu yang menarik.
Ada kiriman untuk jaksa Kim, Young Jo bingung kotaknya besar apa ini? dan bergerak-gerak ketika dibuka tarra tuan Lee Kyung Wan ada di dalamnya tangan dilakban dan mulut disumbat.
Juga ada 3 kalung militer di lehernya mungkin milik beberapa orang rekan ayah Yoon Sung yang tidak ditangan presiden ini bagus jadi kalaupun Lee mungkin bisa diselamatkan oleh kroninya di kantor jaksa kalau media sudah ada disana pasti kroninya juga sulit menyelamatkan Lee.
Media puas sekali dan berkali-kali mengambil gambar Lee Kyung Wan dari berbagai posisi Lee masih marah dan berkata kalau penangkapan ini tidak sah dan lain-lain.
Jaksa Kim : semua sudah mendengar pengakuanmu kita akan lihat kalau hukum di Republik Korsel belum berakhir.
Di dalam truk Shik Joon gembira sekali ia berkata tidak heran Jin Pyo menjadi kapten dia benar-benar melatihmu dengan keras di Thailand lihat kau wosh, wosh mudah sekali Yoon Sung tidak terlalu gembira Shik Joon tanya tapi apa kapten setuju dengan tindakanmu?
Shik Joon : jika ia tahu dia tidak akan melepaskanmu ya kan?
Yoon Sung : aku tidak berencana membunuhnya kehancuran total itu adalah metodeku Yoon Sung membuang ponsel Shik Joon ke sungai dan menelepon Nana kau dimana?
Nana bersama kedua anak itu di taman tepi sungai Han ada apa? kau ingin aku jadi sopir lagi?Yoon Sung : buatkan kopi untukku aku akan memberikan dua stempel untukmu ayo kesini aku akan memberikan stempel kalau kau datang  jika tidak aku tidak akan memberikannya air mancur musik taman sungai Han ayo kesini saat Nana dan kedua anak itu tiba mereka melihat Yoon Sung menari di atas pancuran air.
Nana tidak percaya dan ketawa Yoon Sung teriak memanggil anak-anak ayo kesini ayo main bersama ini benar-benar asyik.
Mi Jin tidak mau aku tidak sedang ingin main nanti kalau aku besar aku harus pergi meninggalkan Korea Selatan semuanya palsu dan tidak ada orang dewasa yang bisa dipercaya Yoon Sung membujuknya jangan marah.
Nana : pertimbangkan pemikirannya juga dia benar-benar tidak ingin main hari ini.
Yoon Sung : tidak ada air mancur seperti ini di Amerika ini benar menyenangkan dan sangat nikmat.
Ayo, ayo Yoon Sung menarik mereka dan mau tidak mau semua jadi main air tapi tidak lama kedua anak itu jadi senang lagi.
Nana dan Yoon Sung duduk di pinggir air mancur sambil minum kopi mereka melihat kedua anak itu Yoon Sung memuji kopi Nana.
Nana : aku sebenarnya sedang kesal hari ini tapi saat melihat mereka gembira perasaanku jadi membaik.
Jaksa Kim memeriksa Lee Kyung Wan kenapa ada tag ini di lehermu?
Lee : ini bagaimana aku bisa tahu? dengar jika kau benar-benar jaksa tangkap orang yang sudah membuatku seperti ini!
Jaksa Kim : di Korea Selatan membuat anggota konggres seperti ini tentu saja kami akan menangkapnya tapi kenapa dia menculikmu dan mengirimmu ke kantor jaksa? aku lebih ingin tahu tentang ini.

Lee : aku bilang ada kemungkinan ayahmu mungkin akan menjadi seperti ini apa kau tahu?
Jaksa Kim : tolong jangan melecehkan ayahku.
Jaksa Kim minta penyelidik Jang Pil Jae dan Kim Mi Ok (Bibi Nana?) untuk menyelidiki pemilik tag name militer itu
penyelidik Kim berkata dia sudah memeriksanya tapi tidak bisa menemukan siapa pemilik tag name militer itu.
Yoon Sung dan Nana beserta kedua anak itu pulang ke apartemen Nana Yoon Sung menggendong Do Jin yang tertidur ia mengeluh karena air liur Do Jin kemana-mana air liurnya ada di seluruh badanku dia mengeluarkan air liur lagi!
Nana : sudah biasa kalau anak itu mengeluarkan air liur jika tidur.
Mereka mengantar kedua anak itu ke apartemen mereka sendiri dan Yoon Sung lari ke apartemen Nana dingin ayo!
Nana protes kau mau kemana?
Yoon Sung : ke rumahmu
Nana : kenapa harus ke rumah seorang gadis?
Yoon Sung : siapa yang seorang gadis? kau cuma tahu membantingku.
Jin Pyo melihat penangkapan Lee Kyung Wan dari tv dan marah apa sebenarnya yang dilakukan Yoon Sung?

Yoon Sung sendiri sudah ganti baju dengan seragam judo milik Nana dan sibuk memilah makanannya ia mencari daging dari sayurnya.
Ponsel Yoon sung berdering dari ayah Yoon Sung tidak mengangkatnya
Nana : kau tidak akan mengangkatnya?
Di bagian lain dunia Jin Pyo marah karena teleponnya tidak dijawab.
Nana mengira itu dari wanita, wanita itu lagi kan? kali ini siapa lagi? apa wanita itu tahu kalau kau seorang pria yang menyingkirkan semua sayur kalau sedang makan?
Yoon Sung : aku sudah melakukan banyak hal hari ini
Nana : seolah-olah kau sudah melakukan hal yang besar.
Yoon Sung : berikan tahu kalau tidak ada daging
Nana : tahu itu kacang-kacangan daging dari tanah.
Nana melihat tv dan berseru itu jaksa Kim Young Jo ada orang yang melakukan tugas besar seperti itu sementara yang lain hanya tahu pilih-pilih makanan.
Nana : lihatlah bagaimana orang lain lari kesana sini menangkap koruptor belajar dari itu ok? belajar.
Yoon Sung : apa benar-benar mengagumkan?
Nana : jelas dengan orang seperti jaksa Kim aku merasa sangat tenang.
Lalu media mulai minta pendapat masyarakat rakyat marah dan mereka berkata anggota parlemen sudah mulai korupsi mereka hanya mempertunjukkan sandiwara saja parlemen benar-benar melindungi pencuri-pencuri ini.
Aku pikir akan jauh lebih baik jika kongres dibubarkan saja siapa yang bisa benar-benar dipercaya di negeri ini?
city hunter yang membunuh penjahat seperti Lee Kyung Wan city hunter seharusnya diberikan medali.
Nana : city hunter? tidak jelek city hunter, city hunter yang mengirim penjahat ke kantor jaksa siapa dia ?
city hunternya cuek dan tetap memilih makanannya apa benar tidak ada yang tahu? bagaimana bisa hanya ada kimchi?
Nana : kenapa kau harus makan disini?
Yoon Sung : maaf.
Yoon Sung pulang dan Nana membawakan kimchi untuknya aku selalu mendapat kiriman dari bibi ambil saja nanti kalau kau ingin aku tidak akan memberikannya.
Yoon Sung menolak karena takut mobilnya bau kimchi Nana berkata kalau baunya tidak akan menyebar Nana mengucapkan terima kasih karena Yoon Sung sudah main dengan anak-anak bye.
Di mobil Yoon Sung menerima telepon dari ayahnya Jin Pyo marah hanya seperti itu? rencanamu untuk penghancuran total?
Jin Pyo : bagaimana kau bisa mempercayai jaksa untuk mengurusnya? jaksa penuntut adalah orang-orang yang sangat tidak memiliki kekuatan di hadapan politikus kuat.
Yoon Sung : tapi aku tetap ingin mempercayainya sekali.
Jin Pyo : percuma saja percaya strategi berpikirmu yang aneh itu akan menghantuimu kau seharusnya membunuh orang itu Yoon Sung tetap teguh hanya itu caranya membuat orang mengutuknya selamanya.
Yoon Sung pulang dan terkejut dengan tumpukan peralatan masak wah ini aku juga suka Yoon Sung bingung apa ini? peralatan dapur?
Shik Joon bahagia sekali Yoon Sung Korea Selatan benar-benar surga satu telepon saja maka mereka akan mengirimkan semuanya Shik Joon promosi penggorengan ini tidak lengket meskipun tidak memakai minyak panci ini bisa dipakai untuk memasak kubis dan kentang tanpa air ini hadiah Huy Lian seharusnya tinggal disini paman jadi ingat mendiang istrinya ini sayang sekali bagaimana hidup bisa seperti ini? Huy Lian!

Yoon Sung mengeluh aduh kepalaku apa kau bayar tagihannya? kartu siapa yang kau gunakan?
Shik Joon : bagaimana bisa? aku kan baru datang.
Yoon Sung : paman apa kau sudah gila? apa kau menikah denganku? credit cardnya jebol
Shik Joon : dasar anak nakal aku ingin memasakkan masakan ibu untukmu kenapa bicara seperti itu?
Shik Joon tanya apa Yoon Sung sudah menemui ibunya kudengar dia masih hidup Yoon Sung tidak peduli lalu kenapa kalau aku menemuinya dia lebih baik tanpa aku Shik Joon membujuk dia tetap saja ibumu darah lebih kental dari air Yoon Sung tidak mau mendengarnya.
Shik Joon menghela nafas anak itu lidahnya tajam tapi hatinya lembut Shik Joon mengamati foto lama itu wajah presiden Choi sudah disobek oleh Jin Pyo dan Shik Joon kenal dengan lokasinya ini distrik 8.
Bagian IT Blue House menghadap presiden dan berkata kalau hacker itu seperti hantu apapun yang kami lakukan kami tidak bisa melacak alamat IPnya.
Menteri : bahkan jika kami melacaknya itu berasal dari Blue House (ia memang dari situ) sepertinya dia membajak untuk senang-senang untuk mempermalukan kemajuan IT Korea Selatan bunuh saja kami pak presiden!

Ki joon : hacker itu mengambil kesempatan disaat aku tidak memperhatikannya ini karena aku mengabaikan tugasku saya bersedia mati untuk menteri presiden berkata saat ini memperkuat keamanan sudah cukup jangan cemas berlebihan yang paling penting adalah mengurus penggelapan pajak lagipula ini anggota parlemen yang membiarkan anak-anak kelaparan.
Presiden : kemarahan rakyat bisa dimengerti presiden ingin kesempatan ini diambil untuk menyadarkan semua pejabat negara anggota konggres Lee harus dihukum dengan berat sesuai undang-undang.

Setelah orang IT pergi presiden bersama tangan kanannya dan lapor ada tiga name tag militer di leher Lee Kyung Wan
presiden terkejut kalung nama militer?
Dia sudah menyelidiki mengenai militer itu tapi keberadaan mereka tidak diketahui sepertinya identitas mereka dihapus meskipun ada kesamaan diantara mereka yaitu sebagai mantan anggota tim khusus presiden ingin semua penyelidikan mengenai anggota militer itu dihalangi untuk sementara ini.
Paman Shik Joon mencari alamat ibu Yoon Sung dan ia menemukannya Shik Joon langsung menemui Yoon SungYoon Sung : apa lagi? setrika listrik dan satu set pisau dapur? apa kau juga pakai credit cardku? tapi biasanya aku dapat sms Shik Joon kesal bukan itu kukira aku sudah menemukan apa? tanya Yoon Sung.
Shik joon : ibumu aku sudah menemukan dimana dia Yoon Sung tidak tertarik siapa yang sudah kau temukan? ibu? ibu siapa? aku punya ibu?
Shik joon mohon Yoon sung jangan seperti ini Yoon Sung tidak punya waktu untuk mencari orang yang membuangnya aku sibuk sekali jadi tolong keluar.
Jadi Jin Pyo tidak terus terang dengan Yoon Sung, Shik Joon keluar tapi sebelumnya ia memberikan alamat ibu Yoon Sung carilah dia kalau kau sedang merasa senang.
Alamat : Seoul bagian Timur Laut no. 77-9.
Yoon Sung benar-benar mencari ibunya dan melihat saat ibunya kerja di resto kecil Yoon sung melihat ibunya dari jauh.
Ibu Yoon sung sibuk melayani pelanggan seorang pria mendekati Kyung Hee apa anda nyonya Lee Kyung Hee?
Kyung Hee membenarkan pria itu berkata ada yang ingin bertemu Kyung Hee
Kyung Hee : siapa?
Kyung Hee dibawa ke sebuah mobil dan ia terkejut saat melihat siapa di dalam mobil itu presiden Choi!
Kyung Hee tidak senang tapi ia patuh untuk masuk ke dalam mobil Yoon sung melihat ibunya masuk ke mobil tapi tidak tahu siapa orang di dalam mobil dan tidak terlalu curiga.
Yoon Sung berbalik dan kaget karena Lee Jin Pyo berdiri di tangga di belakangnya.

Credit : pelangidrama.net

Tidak ada komentar:

Posting Komentar