Yoon Sung terdiam menahan pedih melihat orang yang dicintainya sekarat aku selalu ingin mengucapkan terima kasih kenapa kau menahan peluru untukku? teriak Yoon Sung.Aku bersyukur bahwa aku yang tertembak kata-kata Nana terputus saat Nana kehilangan kesadaran matanya tertutup tak bergerak Kim Nana, Kim Nana panggil Yoon Sung panik.
Shik Joong datang dan melihat Yoon Sung yang memeluk Nana yang bersimbah darah dan tak bergerak sontak dia pun ikut panik Shik Joong pun menelepon Soo Hee dan mereka membawa Nana segera ke kliniknya.
Kim Jong Shik menggebrak meja sat mengetahui Shik Joong dan Nana berhasil kabur dia terkejut saat mendapatkan informasi bahwa City Hunter telah menyelinap ke kediamannya namun mereka tidak berhasil mengalahkan City Hunter.
Soo Hee langsung membukakan pintu saat Yoon Sung tiba sambil mengendong Nana, Soo Hee pun tak lupa untuk menutup kliniknya.
Soo Hee segera menyiapkan peralatan yang seadanya untuk membantu Nana, Nana yang tersadar dari pingsannya tersadar kini dia berada di klinik Soo Hee, Yoon Sung berada disampingnya dengan kecemasan yang luar biasa.
Luka tembakan lagi? tanya Soo Hee saat melihat luka Nana sebenarnya dia terlalu banyak kehilangan darah tekanan darah dan tedak jantungnya teralu lemah kita harus nengirimnya ke rumah sakit segera ucap Soo Hee yang sama-sama panik.
Nana langsung menolaknya sedang Yoon Sung diliputi kebingungan ini hanya klinik hewan bukan tempat untuk menyelamatkan manusia kau tahu pasti apa yang akan terjadi jika aku dikirim kerumah sakit jawab Nana sambil menahan sakit Soo Hee mencoba menjelaskan akan sulit menyelamatkan Nana karena tidak ada persediaan darah di kliniknya! Berikan kepadanya darahku ucap Yoon Sung tanpa berfikir panjang Yoon Sung golongan darah O sehingga merasa mampu mendonorkan darahnya apa kau juga dalam bahaya teriak Soo Hee mengingat Yoon Sung juga baru terluka.Yoon Sung tetap bersikukuh dia harus menyelamatkan nyawa Nana, Soo Hee menghela nafas panjang dan akhirnya luluh.
Yoon Sung memberikan darahnya kepada Nana keduanya terbaring bersampingan saling memandang Soo Hee mendatangi mereka dan mengatakan dia akan mengeluarkan peluru dari tubuh Nana dan memberinya obat bius.
Lee Yoon Sung lirih Nana sebelum tertidur jangan berkata apa-apa lagi itu hanya akan membuatmu lelah aku hanya ingin mengatakan jangan terlalu mencemaskan diriku aku cukup kuat ucap Nana lemah kesadaran Nana berangsur-angsur hilang Yoon Sung memegang tangan Nana.
Yoon Sung terus menjaga Nana yang tertidur Shik Joong pun tertidur tidak jauh dari Yoon Sung.
Yoon Sung terus memegang Nana yang terlihat pucat Shik Joong terbangun.
Dia menyuruh Yoon Sung untuk beristirahat karena Yoon Sung juga kehilangan darah untuk Nana dia orang yang bagaimana? ujar Yoon Sung.
Shik Joong bangkit dari tempat duduk dan mendongak melihat lampu yang di atasnya Shik Joong melihat benda kecil yang asing diantara lampu Shik Joong kaget bukan main saat menyadari benda apa itu sebuah alat penyadap Shik Joong berusaha memberitahu Yoon Sung dengan diam-diam dan menunjuk-nunjuk kearah lampu Yoon Sung yang keheranan dan bertanya ada apa langsung di suruh diam oleh Shik Joong.
Namun tetap diteguhkannya akan dendam Jin Pyo dan dia pun mengingat kembali saat sahabatnya tewas di dinginnya lautan sambil mengenggam kalung prajurit siapapun yang mengalangi balas dendamku aku akan membunuh mereka semua walaupun itu Yoon Sung.
Biksuni berkata agar Lee Kyung Hee segera pulang karena kesehatannya saat ini sedang tidak membaik.
Siapa? Nana? ucap Shik Joong bertanya balik sambil menahan kantuk bagimana bisa tidak punya rasa takut seperti gadis biasa di luar namun dia tidak mudah menyerah dan tidak peduli kepada tubuhnya sendiri? dia punya karakter yang kuat maka dari itu dia sanggup hidup sendiri jelas Shik Joong sambil terpejam walau tanpa diriku apa dia bisa hidup dengan baik? tanya Yoon Sung hidup harus berjalan terus aku takut aku tidak bisa melakukannya lagi (jauh dari Nana) ucap pelan Yoon Sung.
Keesokan harinya Yoon Sung membawa Nana kerumahnya membawa dengan cara membopongnya Nana heran kenapa tidak di bawa kerumah Nana? Yoon Sung beralasan Kim Jong Shik pasti tahu rumah Nana, Yoon Sung jelas mekhawatirkannya Yoon Sung menyuruh Nana untuk tidak bekerja untuk sementara waktu Shik Joong berinisiatif untuk menghubungi pihak pengawal Blue House berpura-pura sebagai paman Nana dan mengatakan bahwa Nana sakit.
Shik Joong menawarkan Nana makanan yang disukai Nana berikan semuanya dia menyukai semuanya sindir Yoon Sung ya kau harus merawat orang sakit lebih baik hardik Shik Joong apa kau tidak tahu berginilah caraku untuk merawatnya Yoon Sung meninggalkan mereka berdua untuk berganti pakaian.
Sontak Shik Joong merasa tidak enak bersama Nana sendirian Nana memandang Shik Joong waktu itu kenapa kau melakukannya? (merubah kesaksian 10 th yang lalu) tanya Nana lirih Shik Joong dengan tidak enak hati menjelaskan dulu aku di cekal karena judi dan saat Kim Jong Shik tahu itu dia menggunakan alasan tersebut Shik Joong benar-benar takut dipenjara lantas kenapa kau berbohong? Shik Joong benar-benar menyesal dan berjanji akan menebuskan dengan menangkap Kim Jong Shik.Bagaimana kau bisa mengenal Lee Yoon Sung? akhirnya Nana mampu bertanya setelah sempat tertunda saat di Thailand dia menyelamatkan nyawaku saat dia datang ke Korea Selatan aku memintanya untuk mencarimu jelas Shik Joong karena aku mencemaskanmu Shik Joong pergi karena ingin membuatkan makanan untuk Nana lalu Nana memikirkan perkataan Shik Joong barusan.
Shik Joong menghampiri Yoon Sung sedang melihat rekaman alat pelacaknya dia antara uang Kim Jong Shik sepertinya uangnya belum dipindahkan ujar Yoon Sung, Shik Joong masih tidak percaya jika uang 200 milyar won terismpan di kediaman Kim Jong Shik.Namun berganti rasa kesal saat mengingat Kim Jong Shik mengkorupsi dana sekolah ya dia menggunakan dana sekolah untuk kepentingan pribadi Shik Joong menganga karena benar-benar tidak habis pikir Shik Joong pun beralih ingin membaca majalah dan sedikit bersantai namun saat akan menyalakan lampu tombol lampu tidak berfungsi karena lampu tidak menyala.
Shik Joong bangkit dari tempat duduk dan mendongak melihat lampu yang di atasnya Shik Joong melihat benda kecil yang asing diantara lampu Shik Joong kaget bukan main saat menyadari benda apa itu sebuah alat penyadap Shik Joong berusaha memberitahu Yoon Sung dengan diam-diam dan menunjuk-nunjuk kearah lampu Yoon Sung yang keheranan dan bertanya ada apa langsung di suruh diam oleh Shik Joong.
Yoon Sung langsung mengarahkan padangan kearah yang ditunjuk Shik Joong dan tebelalak kaget saat menyadari selama ini mereka disadap.
Siapa lagi kalo bukan ulah ayahnya Jin Pyo, Yoon Sung langsung pergi menemui Jin Pyo sementara itu di tempat Jin PYo dia dan anak buahnya tahu kalau Kim Nana telah menghalangi Yoon Sung dari tembakan Jin Pyo tahu hubungan mereka lebih dari sekedar hubungan yang biasa saja.
Yoon Sung tiba di kediaman Jin PYo langkahnya tertahan saat mendengar suara Jin Pyo berbicara dengan anak buahnya aku mengatakan berulang kali jangan jatuh cinta kepada siapun ucap Jin Pyo kepada anak buahnya dan berinisiatif untuk menyingkirkan Nana dengan tangannya sendiri.
Siapa lagi kalo bukan ulah ayahnya Jin Pyo, Yoon Sung langsung pergi menemui Jin Pyo sementara itu di tempat Jin PYo dia dan anak buahnya tahu kalau Kim Nana telah menghalangi Yoon Sung dari tembakan Jin Pyo tahu hubungan mereka lebih dari sekedar hubungan yang biasa saja.
Yoon Sung tiba di kediaman Jin PYo langkahnya tertahan saat mendengar suara Jin Pyo berbicara dengan anak buahnya aku mengatakan berulang kali jangan jatuh cinta kepada siapun ucap Jin Pyo kepada anak buahnya dan berinisiatif untuk menyingkirkan Nana dengan tangannya sendiri.
Yoon Sung ingin menghambur masuk dan ditahannya lagi saat Jin Pyo menyebut nama ibunya anak buah Jin Pyo mengatakan sudah mencari kebanyak tempat namun tidak menemukan jejak ibu Yoon Sung walaupun kau harus mencari diseluruh negeri aku harus menemukannya sebelum Yoon Sung tahu ibunya menghilang perintah kepada anak buahnya tapi memberitahu dia bahwa Yoon Sung sudah meninggal apa tidak keterlaluan? mengetahui penyakitnya sudah goncangan hebat buat dia dan terpisah dari keluarganya karena 5 orang itu apa tidak menyedihkan? Jin Pyo langsung menahan dirinya untuk tidak mengatakan kalimat yang lemah seperti itu tidak menyadari Yoon Sung mendengar semuanya.
Saat aku mengambil dari ibunya aku telah melewati batas yang tidak bisa untuk kembali lagi ucap Jin Pyo sedang Yoon Sung seakan-akan mendapat hantaman yang berat bagaimana bisa anda bisa mengatakan kebohongan seperti itu sergah anak buah Jin Pyo, Yoon Sung perlahan maju mendatangi Jin Pyo kenapa? tanya Yoon Sung lirih matanya berkaca-kaca kenapa kau lakukan itu? karena ini takdir kita ujar Jin Pyo dingin karena hanya aku yang kembali selamat dari Nampo dan kau keturunan Mu Yeol.Yoon Sung memandang tajam Jin Pyo yang melanjutkan jika dulu dia tidak mengambil Yoon Sung mungkin kini Yoon Sung sudah menjalani kehidupan sebagaimana orang normal lainnya.
Namun setiap Jin Pyo melihat Yoon Sung dia teringat akan Mu Yeol yang tewas secara tragis dan mengingatkan dia akan dendamnnya kemarahan Yoon Sung tak tertahankan dia melempar barang Jin Pyo yang berada di meja Jin Pyo.
Kau berani mengambil seorang anak dari tangan ibunya dan bilang ini demi balas dendam? kau telah menghancurkan hidupku teriak Yoon Sung aku tidak ingin hidup seperti ini walaupun mati aku tidak akan memaafkan dirimu masih ada hal yang harus kita lakukan balas Jin Pyo tanpa peduli perasaan Yoon Sung aku akan balas dendam dengan caraku sendiri kini genderang perang pun berkobar diantara mereka Yoon Sung pun mengancam Jin Pyo untuk tidak menyentuh Shik Joong, Nana dan ibunya kalau tidak Jin Pyo akan berhadapan langsung dengan dirinya.
Kau berani mengambil seorang anak dari tangan ibunya dan bilang ini demi balas dendam? kau telah menghancurkan hidupku teriak Yoon Sung aku tidak ingin hidup seperti ini walaupun mati aku tidak akan memaafkan dirimu masih ada hal yang harus kita lakukan balas Jin Pyo tanpa peduli perasaan Yoon Sung aku akan balas dendam dengan caraku sendiri kini genderang perang pun berkobar diantara mereka Yoon Sung pun mengancam Jin Pyo untuk tidak menyentuh Shik Joong, Nana dan ibunya kalau tidak Jin Pyo akan berhadapan langsung dengan dirinya.
Yoon Sung kembali kerumahnya namun tidak jadi masuk dan terduduk lemas di depan pintu memikirkan kembali saat-saat bertemu dengan ibunya untuk pertama kalinya saat dia mengetahui ibunya yang terkena penyakit leukemia Yoon Sung sedih luar biasa.
Nana bersiap untuk kembali kerumahnya dan berpapasan dengan Yoon Sung.
Nana mengutarakan niatnya untuk pergi aku harap kau tidak berhenti bekerja dari Blue House karena diriku aku tahu kau menyukai bekerja disana kali ini aku benar-benar akan menghilang dari hidupnya ucap Nana parau dan berjanji tidak akan mengenal Yoon Sung lagi kini Nana sudah melunasi hutangnya karena pernah ditolong Yoon Sung.
Yoon Sung langsung menahan tangan Nana saat hendak akan pergi Yoon Sung yang sedang bersedih tidak sanggup untuk kehilangan Nana lagi aku mohon jangan pergi.
Nana tetap berjalan pergi Yoon Sung berbalik dan memeluk Nana dari belakang Nana benar-benar tidak menyangkanya dia berkaca-kaca menahan tangis.
Nana tetap berjalan pergi Yoon Sung berbalik dan memeluk Nana dari belakang Nana benar-benar tidak menyangkanya dia berkaca-kaca menahan tangis.
Namun tetap diteguhkannya akan dendam Jin Pyo dan dia pun mengingat kembali saat sahabatnya tewas di dinginnya lautan sambil mengenggam kalung prajurit siapapun yang mengalangi balas dendamku aku akan membunuh mereka semua walaupun itu Yoon Sung.
Kim Jong Shik masuk ke dalam ruangannya yang berisikan uang 200 milyar won jika City Hunter masuk ke ruangan ini harusnya dia juga melihat uang ini juga sangat mengkhawatirkan gumam Kim Jong Shik keluar dari ruangan itu.Mark, mark panggil Kim Jong Shik memagil anak buahnya anak buah Kim Yong Shik masuk apakah kau mengingat orang yang masuk ke mari waktu itu? tanya Kim Jong Shik aku mengingatnya dengan sangat jelas ujar Mark anak buah Kim Jong Shik, Kim Nana dan Bi Man Deok coba cari mereka lagi ujar Kim Jong Shik sekarang kita tidak tahu benar keberadaan Bi Man Deok ujar Mark, Kim Nana dia adalah pengawal di Blue House lanjut Mark apa? pengawal Blue House? pastikan Kim Jong Shik terkejut.
Kim Nana yang sedang berada di rumah Yoon Sung mencoba melihat luka tembaknya yang masih basah dan tertutupi perban.
Kita harus mengganti perbannya jika kau tidak ingin itu meningalkan bekas ujar Yoon Sung menghampiri Nana dan membantunya mengganti perban bagaiman kau tahu caranya? tanya Nana aku belajar karena aku harus bertahan hidup ujar Yoon Sung lalu bagaimana kau hidup? setelah kau kemari selain Bi Man Deok apa kau memiliki teman lain? tanya Nana tentu saja aku punya.
Seorang anak yang terlihat sepertimu ujar Yoon Sung benarkah? tanya Nana dia sangat kuat makannya sangat banyak dan yang paling penting dia sangat senang ketika aku menyentuhnya canda Yoon Sung uh sulit dipercaya aku memang makan sangat banyak dan kuat tapi aku tidak suka dipegang ujar Nana tentu saja kecuali dalam keadaan ini ujar Nana, Yoon Sung tertawa mendengarnya.
Nana lalu bertanya tentang ibu Yoon Sung, Yoon Sung menjawab kalau sampai detik ini dia belum berhasil menemukan ibunya jika suatu hari kau melakukan tindakan ini lagi kau akan mati ditanganku sendiri ujar Yoon Sung apa itu yang harus kau katakan pada orang yang sudah menyelamatkan hidupmu? tanya Nana kesal.
Yoon Sung berkata pada Nana untuk tetap tinggal dirumahnya karena kemungkinan Kim Jong Shik mencari Nana dan Bi Man Deok, Nana mengatakan kalau dia mendengar dari Bi Man Deok kalau Kim Jong Shik menyembunyikan uang sebanyak dua ratus milyar won di dalam rumahnya Nana meminta pada Yoon Sung agar dia bisa ikut membantu Yoon Sung untuk balas dendam pada Kim Jong Shik.
Nana menghampiri Yoon Sung yang sedang berada di ruang kerjanya ya tuhan sangat susah mencoba mandi dengan satu tangan ujar Yoon Sung apa yang sedang kau lakukan? tanya Nana apa ini laporan keuangan milik yayasan Myeong Mun? tanya Nana lagi Nana mengajukan diri untuk membantu Yoon Sung, Nana berkata kalau dia akan berusaha membantu Yoon Sung untuk mencari ibunya karena Nana terus mendesak Yoon Sung akhirnya mengijinkan Nana untuk membantunya.
Shin Eun Ah dan Go Ki Joon sedang minum kopi bersama Eun Ah menanyakan pada Ki Joon penyebab dari keluarnya Yoon Sung, Shin Eun ah berkata pada Ki Joon kalau bisa saja ada hubungan antara Yoon Sung dan Nana tapi Ki Joon menyangkalnya dan berkata kalau Lee Yoon Sung memiliki standar yang tinggi Shin Eun Ah malah menduga kalau Yoon Sung sebenarnya menyukainya Ki Joon yang mendengarnya cemburu tiba-tiba atasan Ki Joon datang dan mengajak Ki Joon untuk mengunjungi rumah Yoon Sung.
Atasan Ki Joon, Ki Joon dan Eun Ah mengunjungi rumah Yoon Sung dan ternganga melihat rumah Yoon Sung mereka memencet bel dan Yoon Sung menjawabnya Yoon Sung terkejut melihat kehadiran mereka dan menyuruh Nana untuk sembunyi dan Shik Joong untuk berakting biasa.
Atasan Ki Joon, Ki Joon dan Eun Ah masih ternganga melihat rumah Yoon Sung da apa kalian kemari? tanya Yoon Sung atasan Ki Joon masih mencoba untuk membujuk Lee Yoon Sung untuk kembali bekerja di Blue House tapi Yoon Sung tetap tidak merubah keputusannya Shik Joong menghampiri mereka dengan membawa buah-buahan yang sudah dipotong ketika dia melihat Shin Eun Ah, Shik joong benar-benar menyukai Shin Eun Ah.Dokter Lee aku mohon kembalilah jika Nana tidak kembali maka aku akan menjadi instrukturmu ujar Shin Eun Ah hey lalu aku akan berlatih dengan siapa? tanya Ki joon sebal.
Shin Eun Ah memuji rumah Lee yoon Sung dan meminta ijin untuk melihat-lihat rumahnya.
Belum sempat Yoon Sung mencegah Eun Ah sudah pergi terlebih dahulu akhirnya Yoon Sung mengejarnya Shin Eun Ah masuk ke dalam ruangan tempat Nana juga berada dia mengajak Eun Ah untuk keluar dan melihat kamar mandi Yoon Sung yang dikatakan Yoon Sung sebagai tempat terbaik di rumahnya.
Yoon Sung meninggalkan Nana sambil tersenyum dan berkedip genit pada Nana, Nana sebal melihat kelakuan Eun Ah yang genit menurutnya.
Shik Joong memberikan bekal makanan pada teman-teman kerja Yoon Sung.
Shik Joong memberikan bungkusan makanan yang paling besar kepada Shin Eun Ah, Ki Joon yang melihatnya menjadi cemburu Shik Joong berkata kalau dia akan berusaha membujuk Yoon Sung agar mau kembali ke pekerjaannya di Blue House.
Jin Pyo sedang berada di rumahnya dan menerima laporan dari anak buahnya tentang dana yang disembunyikan oleh Kim Jong Shik uang 200 milyar won yang disembunyikan oleh Kim Jong Shik kau katakan bahwa Yoon Sung telah menaruh pelacaknya? ujar Jin Pyo.
Kita akan mendapatkannya ketika mereka akan memindahkannya ujar Jin Pyo lagi mengapa kita harus mendapatkan uang tersebut? bukankah kita melakukan ini bukan untuk uang? tanya anak buah Jin Pyo, Jin Pyo merencanakan untuk mengirim uang yang telah dicuri oleh Kim Jong Shik yang tidak lain adalah ayah dari jaksa Kim Young Joo kepada jaksa Young Joo sendiri Jin Pyo menambahkan jika Young Joo pasti akan menutupi semua tindakan yang ayahnya lakukan.
Di Rumah Yoon Sung, Nana, dan Shik Joong berkumpul dan menyusun strategi.
Ayahku pasti sudah tahu tentang keberadaan uang 200 milyar won ini dia tidak akan berdiam diri dan ini akan menjadi suatu masalah ujar Yoon Sung apa kau dan ketua akan terus seperti ini? tanya Shik Joong.
Seperti apa ayah Lee Yoon Sung itu? mengapa tidak tinggal bersama dengan bibi? apakah dia tahu kalau kau adalah City Hunter? selidik Nana, Yoon Sung dan Shik Joong hanya terdiam mendengar pertanyaan Nana, Nana yang tidak mendapatkan jawaban menjadi curiga.
Ya dia tahu tapi akhir-akhir ini terjadi sedikit perselisihan pendapat dan ini sedikit melelahkan jawab Shik Joong apakah orang yang membunuh Lee Kyung Wan di rumah sakit adalah ayahmu? tanya Nana, Yoon Sung hanya terdiam Nana dapat menyimpulkan sendiri dari diamnya Yoon Sung, Nana terkejut Yoon Sung jadi uang tersebut tidak akan ditransfer bukan? ujar Shik Joong mengalihkan perhatian seharusnya akan ada beberapa tindakan yang dilakukan besok sebelum itu terjadi kita harus mengamati gerak-gerik dari Kim Jong Shik ujar Yoon Sung memasang penyadap ini tidak akan mudah ujar Shik Joong.
Di kampus hampir seluruh mahasiswa melakukan unjuk rasa agar biaya pendidikan tidak menjadi terlalu mahal Kim Jong Shik datang menghampiri para unjuk rasa dan berakting menyatakan kalau dia akan melakukan hal yang terbaik yang dia bisa tolong hentikan demonstrasi ini ujar Kim Jong Shik.
Tidak kami menghargai usahamu ketua tapi pemerintah tidak menanggapi ini sangat menyedihkan pertama kita harus mendapatkan pemerintah untuk membuat janji lebih dahulu ujar ketua demonstran jika itu yang kalian inginkan aku tidak bisa menghentikannya lakukanlah dan jaga kesehatan kalian ujar Kim Jong Shik sambil meninggalka tempat demonstrasi setelah meninggalkan tempat demonstrasi.
Belum sempat Yoon Sung mencegah Eun Ah sudah pergi terlebih dahulu akhirnya Yoon Sung mengejarnya Shin Eun Ah masuk ke dalam ruangan tempat Nana juga berada dia mengajak Eun Ah untuk keluar dan melihat kamar mandi Yoon Sung yang dikatakan Yoon Sung sebagai tempat terbaik di rumahnya.
Yoon Sung meninggalkan Nana sambil tersenyum dan berkedip genit pada Nana, Nana sebal melihat kelakuan Eun Ah yang genit menurutnya.
Shik Joong memberikan bekal makanan pada teman-teman kerja Yoon Sung.
Shik Joong memberikan bungkusan makanan yang paling besar kepada Shin Eun Ah, Ki Joon yang melihatnya menjadi cemburu Shik Joong berkata kalau dia akan berusaha membujuk Yoon Sung agar mau kembali ke pekerjaannya di Blue House.
Jin Pyo sedang berada di rumahnya dan menerima laporan dari anak buahnya tentang dana yang disembunyikan oleh Kim Jong Shik uang 200 milyar won yang disembunyikan oleh Kim Jong Shik kau katakan bahwa Yoon Sung telah menaruh pelacaknya? ujar Jin Pyo.
Kita akan mendapatkannya ketika mereka akan memindahkannya ujar Jin Pyo lagi mengapa kita harus mendapatkan uang tersebut? bukankah kita melakukan ini bukan untuk uang? tanya anak buah Jin Pyo, Jin Pyo merencanakan untuk mengirim uang yang telah dicuri oleh Kim Jong Shik yang tidak lain adalah ayah dari jaksa Kim Young Joo kepada jaksa Young Joo sendiri Jin Pyo menambahkan jika Young Joo pasti akan menutupi semua tindakan yang ayahnya lakukan.
Di Rumah Yoon Sung, Nana, dan Shik Joong berkumpul dan menyusun strategi.
Ayahku pasti sudah tahu tentang keberadaan uang 200 milyar won ini dia tidak akan berdiam diri dan ini akan menjadi suatu masalah ujar Yoon Sung apa kau dan ketua akan terus seperti ini? tanya Shik Joong.
Seperti apa ayah Lee Yoon Sung itu? mengapa tidak tinggal bersama dengan bibi? apakah dia tahu kalau kau adalah City Hunter? selidik Nana, Yoon Sung dan Shik Joong hanya terdiam mendengar pertanyaan Nana, Nana yang tidak mendapatkan jawaban menjadi curiga.
Ya dia tahu tapi akhir-akhir ini terjadi sedikit perselisihan pendapat dan ini sedikit melelahkan jawab Shik Joong apakah orang yang membunuh Lee Kyung Wan di rumah sakit adalah ayahmu? tanya Nana, Yoon Sung hanya terdiam Nana dapat menyimpulkan sendiri dari diamnya Yoon Sung, Nana terkejut Yoon Sung jadi uang tersebut tidak akan ditransfer bukan? ujar Shik Joong mengalihkan perhatian seharusnya akan ada beberapa tindakan yang dilakukan besok sebelum itu terjadi kita harus mengamati gerak-gerik dari Kim Jong Shik ujar Yoon Sung memasang penyadap ini tidak akan mudah ujar Shik Joong.
Di kampus hampir seluruh mahasiswa melakukan unjuk rasa agar biaya pendidikan tidak menjadi terlalu mahal Kim Jong Shik datang menghampiri para unjuk rasa dan berakting menyatakan kalau dia akan melakukan hal yang terbaik yang dia bisa tolong hentikan demonstrasi ini ujar Kim Jong Shik.
Tidak kami menghargai usahamu ketua tapi pemerintah tidak menanggapi ini sangat menyedihkan pertama kita harus mendapatkan pemerintah untuk membuat janji lebih dahulu ujar ketua demonstran jika itu yang kalian inginkan aku tidak bisa menghentikannya lakukanlah dan jaga kesehatan kalian ujar Kim Jong Shik sambil meninggalka tempat demonstrasi setelah meninggalkan tempat demonstrasi.
Kim Jong Shik berbicara pada anak buahnya.Bersekolah di universitas terbaik di Korea dan belum-belum mereka sudah mengeluhkan biaya kuliah yang mahal? walaupun mereka semua tidak mau lagi sekolah disini masih banyak orang yang mengantri untuk mendaftar ke universitas ini dalam kasus ini masyarkat kita dikendalikan oleh yang kaya dan berkuasa ujar Kim Jong Shik senang.
Jangan katakan kalau ketua kita ini sakit jiwa ujar salah satu petugas bagaimana bisa dia menelpon kita setiap hari? hari ini dia berkata kalau telponnya disadap besok dia akan berkata kalau ada kamera tersembunyi yang mengawasinya lanjut petugas tersebut membicaraka Kim Jong Shik dengan jengkel pasti ada seseorang yang sedang mencoba mengawasinya ujar petugas satunya benar akhirnya kita tetap akan mendapatkan uang lebih ujar petugas tersebut.
Tanpa mereka sadari pembicaraan mereka didengar oleh Yoon Sung dia benar-benar mempersiapkan segalanya gumam Yoon Sung.
Kim Jong Shik yang berada di kantornya menemukan kabel telepon yang copot siapa yang mencopot kabel telepon ini? ujar Kim Jong Shik aku sudah mengatakan padamu sebelumnya bahwa seorang pelayan ceroboh makanya dia melakukan itu ujar sekretaris Kim anak buah Kim Jong Shik bodoh pecat dia segera bentak Kim Jong Shik marah.
Kim Jong Shik segera menyuruh petugas yang disuruhnya untuk memeriksa ruangannya untuk lebih hati-hati dan tidak ceroboh Kim Jong Shik merasakan sakit pada giginya dan menyuruh sekretarisnya untuk membuat janji dengan dokter gigi.
Aku dari U-City Dental Equipment company aku membawa dua buah gigi palsu dan alatnya ujar Yoon Sung menyamar menjadi kurir pengantar gigi palsu yang akan digunakan oleh Kim Jong Shik.
Ketika Yoon Sung akan pergi dia berpapasan dengan Kim Jong Shik dengan sopan Yoon Sung menyuruh Kim Jong Shik untuk berjalan lebih dahulu.
Yoon Sung melihat kepergian Kim Jong Shik sambil tersenyum licik.
Didalam ruang dokter gigi Kim Jong Shik diberikan gigi palsu yang tadi diantar oleh Yoon Sung yang sudah diberikan penyadap pada gigi palsu tersebut.
Kim Jong Shik memuji dokter gigi tersebut atas kerjanya yang bagus.
Sekretaris Kim Jong shik memberitahu bahawa ada seseorang yang ingin bertemu dan ingin menyumbangkan uangnya untuk membantu dana pendidikan dan orang tersebut ingin bertemu Kim Jong Shik secara pribadi Kim Jong Shik sedikit terkejut.
Di sebuah tempat Lee Kyung Hee meminta ijin kepada salah satu biksuni (ini tempat vihara mungkin soalnya ada biksunya) untuk keluar sebentar karena ada urusan yang harus diselesaikan di Seoul.
Di kantor jaksa Young Joo menyuruh Jang Pil Jae untuk mencari Lee kyung Hee yang menghilang.
Jang Pil jae mengatakan kalau mencari Lee Kyun Hee akan sangat sulit karena Lee Kyung Hee tidak memiliki saudara atau siapapun yang daat di hubungi jaksa Young Jo berkata kalau Lee Kyung Hee pernah mengatakan kalau suaminya pernah menjadi pengawal presiden jaksa Young Joo akhirnya mencari data-data dari Park Mu Yeol tapi tidak satu dokumenpun ditemukan oleh jaksa Young Joo.
Di perjalanan Yoon Sung mendapatkan pesan dari Kim Nana agar Yoon Sung mampir ke klinik milik So Hee untuk mengambil pakaiannya yang tertinggal.
Ketika sampai di klinik milik So Hee, Yoon Sung mendapati orang kepercayaan Kim Jong Shik yang sedang mencari Kim Nana.
Yoon Sung akhirnya pergi dari klinik So Hee dan membelikan Nana pakaian baru pakaian seperti apa yang kau cari? tanya salah satu pelayan yang penting nyaman dipakai ujar Yoon Sung, Yoon Sung akhirnya mengambil beberapa pakaian wanita dan membuat pelayan tersebut kebingungan karena dia beranggapan kalau Yoon Sung mencari pakaian pria tapi malah mengambil pakaian wanita.
Di Rumah Yoon Sung, Nana kaget melihat banyaknya baju yang dibelikan Yoon Sung untuknya bagaimana aku bisa menggunakan pakaian seperti ini di rumah tanya Nana aku tidak tahu tinggal pakai saja ucap Yoon Sung santai Nana bertanya pada Yoon Sung kenapa ia tidak mengambil bajunya yang ada di klinik milik So Hee.
Yoon Sung menjawab kalau orang-orang Kim Jong Shik mulai mencarinya di klinik So Hee pakailah itu hey aku spesial memilihkan baju itu untukkmu agar dapat menutupi luka tembakmu ujar Yoon Sung, Yoon Sung kalau kau seperti ini kau mirip sekali dengan paman berkaki panjangku.Oh ya kau tahu kalau sebenarnya dia adalah jaksa Kim Young Jo aku baru mengetahuinya aku sangat terkejut mengetahuinya jika kita memberitahunya tentang ini apakah dia akan membantu kita? tanya Nana aish bagaiman kita bisa memberitahunya kalau sekarang saja dia sedang melacakku.Kau bukan Kim Nana tapi beruang Nana ucap Yoon Sung kesal bagaiman kau bisa membantu kalau kau saja tidak bisa memberikan pendapat yang bagus? ujar Yoon Sung semua orang pasti pernah melakukan kesalahan ujar Nana.
Shik Joong datang mengahampiri mereka berdua sambil membawa sesuatu.
Yoon Sung apakah kau menggunakan ini? ini bukan sabun tapi sampo? Nana apakah kau ingin menggunakan ini? tanya Shik Joong aku sebenarnya ingin menggunakannya karena bahuku cedera aku tidak bisa mencuci rambutku? ujar Nana aku akan membantumu untuk mencuci rambutmu ayo ajak Shik Joong.
Paman kenapa kau membantunya untuk mencuci rambut? bentak Yoon Sung tiba-tiba lalu kau yang akan membantunya mencuci rambutnya? ujar Shik Joong kaget iya aku akan melakukannya.Berikan padaku ujar Yoon Sung lalu kenapa kau berteriak padaku membuatku takut saja ujar Shik Joong, Nana yang melihat kelakuan keduanya hanya tersenyum.
Yoon Sung membantu Nana untuk mencuci rambutnya.
Ini benar- benar.
Setelah lama hidup aku belum pernah sama sekali melakukan ini ujar Yoon Sung tersenyum.
Cuci bagian ini juga ujar Nana menunjukkan bagian rambutnya yang belum terkena sabun.
Kim Nana menggoda Yoon Sung dengan memberikan busa sampo ke Yoon sung, Yoon Sung yang tidak terima membalas Nana.
Mereka main sabun dengan senang.
Yoon Sung sedang berada di ruang kerjanya lalu Kim Nana menghampirinya aku dengar kau memasang alat pendengar rahasia ke Kim Jong Shik? tanya Nana ya aku memasangnya di dalam tubuhnya ujar Yoon Sung aku juga ingin mendengarkan ujat Nana mendekat.
Di kantor Kim Jong Shik orang yang ingin memberikan bantuan dana pendidikan adalah Lee Kyung Hee, Lee Kyung Hee menyerahkan tabungannya tapi dengan syarat dia tidak ingin namanya disebut.
Kim Jong Shik kaget mengetahui bahwa dana yang diberikan Lee Kyung Hee sebanyak satu milyar won Yoon Sung yang mendengarkan itu di rumah sangat kaget mengetahui bahwa orang yang menemui Kim Jong Shik adalah ibunya Yoon Sung segera pergi menyusulnya dan Kim Nana heran apa yang terjadi dengan Yoon Sung yang tiba-tiba pergi begitu saja.
Setelah kepergian ibu Yoon Sung, Kim Jong Shik tersenyum dan memasukan buku tabungan Lee Kyung Hee ke dalam kantong jasnya dia segera mengambil uang dari brankasnya.Sekeraris Kim Jong Shik menghampiri Kim Jong Shik dia sudah pergi dana pendidikan yang disumbangkan oleh seorang yang tidak ingin disebut namanya tidak perlu dilaporakan olah departemen keuangankan? ujar sekertaris Kim Jong Shik, Kim Jong Shik melemparinya beberapa gepok uang.
Yoon Sung mencari Lee Kyung Hee tapi mereka tidak bertemu walaupun berpapasan mereka saling tidak mengetahui.
Lee Yoon Sung pulang ke rumah dengan sedih.
Nana dan Shik Joong yang menunggunya bertanya apakah Yoon Sung berhasil menemukan ibunya Yoon Sung menjawab kalau dia tidak menemukan ibunya Shik Joong menenangkan Yoon Sung, Yoon Sung meninggalkan Nana dan Shik Joon sendiri kita akan menangkap Kim Jong Shik dan mendapatkan 200 miliyar won tersebut aku tinggal dulu ujar Yoon Sung aku dapat melihat kehilangannya ujar Kim Nana walaupun dia tidak pernah mengatakannya dia sangat menyayangi ibunya.Ketika wanita yang membesarkannya meninggal Muong Suri dia hampir menjadi gila ujar Shik Joong dapatkah kau memberitahuku apa yang terjadi? tanya Nana maaf aku tidak bisa memberitahumu biar dia saja yang memberitahumu ujar Shik Joong.
Kim Jing shik bersama istrinya berbelanja dengan menggunakan uang cash.
Yoon Sung yang mengawasinya pura-pura berbelanja juga dan meminta ijin kepada pelayan untuk mengambil beberapa gambar Yoon Sung mengambil gambar tepat pada Kim Jong Shik, Kim Jong Shik mengatakan pada anak buahnya untuk menyiapkan kontainer untukknya Yoon Sung yang mendengar perkataan Kim Jong Shik segera berfikir untuk apa kontainer tersebut digunakan.
Di kantor jaksa young Joo sedang meneliti tentang dana pendidikan yang hilang sebanyak 200 milyar won dia heran kemana uang tersebut dia lalu menduga bahwa ayahnya yang telah mengambilnya Young Joo segera pergi.
Kim Jong shik mengemasi uangnya ke dalam kardus jaksa Young Joo masuk ke ruangan ayahnya dan terkejut melihat apa yang sedang dilakukan oleh ayahnya.
Ayah ada apa ini? tanya Young Joo sambil melihat kardus-kardus yang berisikan uang bukankah kau berkata padaku kalau kau tidak terkait denga kasus korupsi? ujar Young Joo apakah ini uang pandidikan yang sebanyak 200 milyar won? tanya Young Joo lagi Kim Jong Shik tidak berkata apapun Young Joo meminta ayahnya untuk mengembalikan uang tersebut tapi Kim Jong Shik tidak mau Young Joo berkata kalau dia tidak akan membantu ayahnya lagi.
Kim Jing shik bersama istrinya berbelanja dengan menggunakan uang cash.
Yoon Sung yang mengawasinya pura-pura berbelanja juga dan meminta ijin kepada pelayan untuk mengambil beberapa gambar Yoon Sung mengambil gambar tepat pada Kim Jong Shik, Kim Jong Shik mengatakan pada anak buahnya untuk menyiapkan kontainer untukknya Yoon Sung yang mendengar perkataan Kim Jong Shik segera berfikir untuk apa kontainer tersebut digunakan.
Di kantor jaksa young Joo sedang meneliti tentang dana pendidikan yang hilang sebanyak 200 milyar won dia heran kemana uang tersebut dia lalu menduga bahwa ayahnya yang telah mengambilnya Young Joo segera pergi.
Kim Jong shik mengemasi uangnya ke dalam kardus jaksa Young Joo masuk ke ruangan ayahnya dan terkejut melihat apa yang sedang dilakukan oleh ayahnya.
Ayah ada apa ini? tanya Young Joo sambil melihat kardus-kardus yang berisikan uang bukankah kau berkata padaku kalau kau tidak terkait denga kasus korupsi? ujar Young Joo apakah ini uang pandidikan yang sebanyak 200 milyar won? tanya Young Joo lagi Kim Jong Shik tidak berkata apapun Young Joo meminta ayahnya untuk mengembalikan uang tersebut tapi Kim Jong Shik tidak mau Young Joo berkata kalau dia tidak akan membantu ayahnya lagi.
Di ruang kerja Yoon Sung sedang mendengarkan pembicaraan antara Young Joo dan Kim Jong Shik, Nana datang mengahampiri dan memberikan kopi untuk Yoon Sung, Nana mencoba mengambil headset milik Yoon Sung untuk mendengarkan percakapan Kim Jong Shik.
Tapi Yoon Sung menolak dan menyuruh Nana untuk pergi istirahat mendengar percakapan Kim Jong Shik dan Young Joo ini adalah awal kesengsaranmu dan aku akan melihatnya ujar Yoon Sung besok adalah harinya.
Yoon Sung, Nana dan Shik Joong sedang mengamati kontainer yang mengangkut uang 200 milyar di dalam kontainer itu berisi uang ujar Yoon Sung apa yang kita lakukan setelah mendaptkan uang tersebut? tanya Nana kita akan mengembalikan uang tersebut pada orang tua dan murid-murid ujar Yoon Sung jika kita dapat membawa uangnya ayahku akan datang kepadaku untuk mengambilnya tidak peduli apapun kita harus melindunginya ujar Yoon Sung.
Mereka mengikutinya dan memasukkan gas yang dapat membuat orang tidak sadarkan diri ke masing-masing mobil yang mengikutinya ketika bagian Shik Joong dia tidak berhasil melakukannya dia dikejar oleh anak buah Kim Jong Shik, Nana dengan sigap menghajar orang yang mengajar Shik Joong, Shik Joong yang melihat Nana benar-benar terkesan Yoon Sung yang melihatnya hanya tersenyum.
Yoon Sung, Nana dan Shik Joong membuka kontainer tersebut dan melihat isinya uang mereka semua terutama Nana dan Shik Joong terbelalak tidak percaya dengan apa yang mereka lihat.
Yoon Sung membawa kontainer tersebut.
Benar saja dugaan Yoon Sung.
Jin Pyo dan anak buahnya mengikuti Yoon Sung dan berusaha menghentikan laju kendaraan Yoon Sung.
Yoon Sung segera menghubungi Shik Joong yang mengendarai mobil bersama Nana untuk menghalau Jin Pyo dan anak buahnya.
Shik Joong berhasil menghalau mobil Jin Pyo dan membuatnya kehilangan Yoon Sung.
Jin Pyo berusaha untuk terus mengejar Yoon Sung dan mereka berhenti dan menghalau kontainer yang dikendarai Yoon Sung.
Yoon Sung turun aku harus mengambil uang tersebut ujar Jin Pyo apa yang akan kau lakukan dengan uang ini? tanya Yoon Sung.
Aku akan menggunakan uang ini untuk menghabisi jaksa Young Jo ucap Jin Pyo.
Aku berencana mengembalikan uang ini kepaa pemilik seharusnya dan lalu melanjutkan balas dendam ke Kim Jong Shik ujar Yoon Sung.
Apa kau akan melawanku hingga akhir? ujar Jin Pyo mulai marah aku memperingatkanmu ujar Yoon Sung.
Jin Pyo lalu mengambil alih kontainer yang telah dikendarai Yoon Sung dan pergi.
Mereka berhenti di sebuah terowongan dan terkejut kalau ternyata mereka telah ditipu oleh Yoon Sung dan kawanannya dia berani membohongiku gumam Jin Pyo marah.
Di ruang kerja Kim Jong Shik dia mendapat kabar dari anak buahnya bahwa kontainer yang mengangkut bukunya hilang di curi Kim Jong Shik kaget dan marah mendengarnya kau pikir semua itu buku? bentak Kim Jong Shik marah (berarti anak buah Kim Jong Shik gak tahu dong kalau itu semua isinya uang)
Di kontainer sebenarnya shik Joong mengganti plat dari kontainer tersebut lalu masuk ke dalam kontainer tersebut Shik Joong yang melihat banyak uang di dalam tidak percaya dan berusaha duduk di atasnya dan menghamburkan uang tersebut ke udara Nana dan Yoon Sung yang melihatnya tersenyum Yoon Sung and the gank membagi uang tersebut menjadi satu kardus kecil untuk diberikan kepada mereka yang seharusnya mendapatkannya.
Banyak siswa yang mendapatkan uang tersebut di dalamnya terdapat surat dari City Hunter yang isinya untuk membantu meringankan biaya pendidikan.
Ketua Kim Jong Shik telah menggelapkan uang ini dan sekarang aku mengembalikannya pada kalian City Hunter ketika semua siswa mulai bicara tentang uang yang diberikan oleh City Hunter seorang mahasiswa perempuan menelpon ibunya dan bertanya apakah sudah ada kiriman dari City Hunter untukknya gadis itu adalah mahasiswa yang ditemui oleh Yoon Sung ketika sedang mengantar Da Hye berkeliling universitas yang sedang memperlakukan ibu kantinnya dengan semena-mena.
Shik Joong menyuruh Yoon Sung dan Nana berbelanja Shik Joong akan memasak banyak makanan untuk merayakan keberhasilan rencana mereka aku suka ayan goreng ayam, ayam ayo kita beli ujar Nana kau benar-benar penyuka ayam sejati ujar Yoon Sung tertawa.
Mereka berdua pergi ke supermarket membeli banyak makanan ketika sampai di sebuah keranjang wortel Nana berhenti dan mengambilnya kau akan mengambil itu? tanya Yoon Sung melihat Nana mengambil wortel ya rasanya enak jika dicampur dengan sayuran lain ujar Nana.
Jangan ambil itu aku tidak suka sambil melempar wortel kembali ke keranjangnya selain daging kau juga harus banyak makan sayuran untuk memenuhi vitamin yang dibutuhkan tubuhmu seperti vitamin ABCDEFG ujar Nana tapi Yoon sung tetap menolaknya akhirnya Nana mengambil tomat ketika berada di keranjang tomat ada pelayan yang menyuuh Nana merasakan tomat yang telah dipotong.
Pasangan pengantin harus mencoba ini ujar pelayan tersebut ah kami bukan ujar Nana malu ketika mereka akan pulang tomat yang berada di keranjang Yoon Sung jatuh berceceran Nana mengambilnya sampai keluar dari supermarket Yoon Sung yang akan menghampiri Nana.
Tiba-tiba pintu dipermarket tidak bisa terbuka.
Suara motor terdengar dan membuat Yoon Sung panik yang melihat Nana sendirian di parkiran yang gelap.
Ketika motor tersebut mulai mendekat Yoon Sung melihat bahwa itu adalah ayahnya yang akan mencoba membunuh Nana, Yoon Sung terperanjat.
Di ruang kerja Kim Jong Shik dia mendapat kabar dari anak buahnya bahwa kontainer yang mengangkut bukunya hilang di curi Kim Jong Shik kaget dan marah mendengarnya kau pikir semua itu buku? bentak Kim Jong Shik marah (berarti anak buah Kim Jong Shik gak tahu dong kalau itu semua isinya uang)
Di kontainer sebenarnya shik Joong mengganti plat dari kontainer tersebut lalu masuk ke dalam kontainer tersebut Shik Joong yang melihat banyak uang di dalam tidak percaya dan berusaha duduk di atasnya dan menghamburkan uang tersebut ke udara Nana dan Yoon Sung yang melihatnya tersenyum Yoon Sung and the gank membagi uang tersebut menjadi satu kardus kecil untuk diberikan kepada mereka yang seharusnya mendapatkannya.
Banyak siswa yang mendapatkan uang tersebut di dalamnya terdapat surat dari City Hunter yang isinya untuk membantu meringankan biaya pendidikan.
Ketua Kim Jong Shik telah menggelapkan uang ini dan sekarang aku mengembalikannya pada kalian City Hunter ketika semua siswa mulai bicara tentang uang yang diberikan oleh City Hunter seorang mahasiswa perempuan menelpon ibunya dan bertanya apakah sudah ada kiriman dari City Hunter untukknya gadis itu adalah mahasiswa yang ditemui oleh Yoon Sung ketika sedang mengantar Da Hye berkeliling universitas yang sedang memperlakukan ibu kantinnya dengan semena-mena.
Shik Joong menyuruh Yoon Sung dan Nana berbelanja Shik Joong akan memasak banyak makanan untuk merayakan keberhasilan rencana mereka aku suka ayan goreng ayam, ayam ayo kita beli ujar Nana kau benar-benar penyuka ayam sejati ujar Yoon Sung tertawa.
Mereka berdua pergi ke supermarket membeli banyak makanan ketika sampai di sebuah keranjang wortel Nana berhenti dan mengambilnya kau akan mengambil itu? tanya Yoon Sung melihat Nana mengambil wortel ya rasanya enak jika dicampur dengan sayuran lain ujar Nana.
Jangan ambil itu aku tidak suka sambil melempar wortel kembali ke keranjangnya selain daging kau juga harus banyak makan sayuran untuk memenuhi vitamin yang dibutuhkan tubuhmu seperti vitamin ABCDEFG ujar Nana tapi Yoon sung tetap menolaknya akhirnya Nana mengambil tomat ketika berada di keranjang tomat ada pelayan yang menyuuh Nana merasakan tomat yang telah dipotong.
Pasangan pengantin harus mencoba ini ujar pelayan tersebut ah kami bukan ujar Nana malu ketika mereka akan pulang tomat yang berada di keranjang Yoon Sung jatuh berceceran Nana mengambilnya sampai keluar dari supermarket Yoon Sung yang akan menghampiri Nana.
Tiba-tiba pintu dipermarket tidak bisa terbuka.
Suara motor terdengar dan membuat Yoon Sung panik yang melihat Nana sendirian di parkiran yang gelap.
Ketika motor tersebut mulai mendekat Yoon Sung melihat bahwa itu adalah ayahnya yang akan mencoba membunuh Nana, Yoon Sung terperanjat.





























































































































Tidak ada komentar:
Posting Komentar